Kata Vlogger yang Bikin "Kissing Prank" dengan Pembunuh Jong Nam

Ruben Setiawan | Suara.com

Senin, 06 Maret 2017 | 20:55 WIB
Kata Vlogger yang Bikin "Kissing Prank" dengan Pembunuh Jong Nam
Vlogger Vietnam dalam video "kissing prank" dengan Doan Thi Huong. (Youtube)

Suara.com - Salah satu tersangka pembunuh Kim Jong Nam, kakak tiri pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un, merupakan perempuan warga negara Vietnam. Hingga kini, hanya sedikit informasi yang muncul soal sosok perempuan bernama Doan Thi Huong itu. Selain pengakuan dari pihak keluarga yang dimuat di sejumlah media, seorang kenalan mengungkap serba sedikit soal Doan.

Quang Bek, nama kenalan Doan itu. Vlogger asal Vietnam itu pernah membuat sebuah video “prank” yang menampilkan Doan.

Dalam video yang diunggah bulan April 2016 tersebut, Quang Bek mengerjai sejumlah perempuan muda, termasuk Doan. Mereka, yang gagal memenuhi tantangan Quang, diharuskan mencium dirinya.

Kepada Suara.com, Quang mengaku mengenal Doan secara pribadi. Menurutnya, Doan adalah perempuan yang halus. Ia tidak percaya perempuan seperti Doan tega membunuh Kim Jong Nam.

“Ia perempuan yang lembut. Saya tidak percaya (dia membunuh Kim Jong Nam),” kata Quang lewat pesan singkat.



Quang nampaknya percaya dengan pengakuan Doan kepada polisi Diraja Malaysia, bahwa ia mengira ikut serta dalam acara televisi.

“Seseorang menjebaknya, ia tidak bersalah, ia bilang ia ikut acara “reality show” di televisi, mengerjai orang-orang,” sambung Quang.



Quang terakhir kali bertatap muka dengan Doan sekitar 5 atau 6 bulan silam. Namun, ia mengaku bertukar pesan via “chatting” dengan Doan 3 bulan yang lalu. Ketika itu, Doan mengajak Quang pergi ke Hero Bar, sebuah klub di Hanoi, Vietnam.

“(Ia) mengundang saya untuk pergi ke klub,” kenang Quang.



Kendati dekat dengan Doan, Quang mengaku tak pernah mengencani gadis itu. Lebih jauh, Quang menyebut bahwa Doan amat suka dengan musik KPop, juga masakan dari Negeri Ginseng.

Uniknya, menurut Quang, Doan juga pernah bertemu dengan banyak orang Korea. Namun, dirinya tidak menyebut, Korea Selatan atau Korea Utara.

Pengakuan Quang mengingatkan pada pengakuan Siti Aisyah, tersangka pembunuh Kim Jong Nam asal Banten. Siti, kepada polisi beberapa waktu yang lalu, mengaku disuruh membalurkan cairan tak dikenal oleh orang-orang berwajah mirip orang Jepang atau Korea.



Seperti diketahui, polisi Malaysia memastikan bahwa Kim Jong Nam tewas akibat racun VX dosis tinggi. Racun tersebut, dibalurkan di wajahnya, oleh dua orang perempuan, yakni Doan dan Siti, saat kakak tiri Kim Jong Un itu berada di Bandara Internasional Kuala Lumpur, 13 Februari yang lalu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Sosok Siti Aisyah, Biang Kerok Ratusan Mahasiswa IPB Terjerat Pinjol

Sosok Siti Aisyah, Biang Kerok Ratusan Mahasiswa IPB Terjerat Pinjol

News | Sabtu, 19 November 2022 | 18:11 WIB

Tuntut Permintaan Maaf, Sejumlah Massa Geruduk Kedubes India

Tuntut Permintaan Maaf, Sejumlah Massa Geruduk Kedubes India

Foto | Jum'at, 10 Juni 2022 | 16:13 WIB

Terkini

Diduga Ada Jual Beli, KPRP Usul Jalur Kuota Khusus di Rekrutmen Polri Dihapuskan

Diduga Ada Jual Beli, KPRP Usul Jalur Kuota Khusus di Rekrutmen Polri Dihapuskan

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:31 WIB

Tanggapi Reformasi Polri, Sahroni Usul Jabatan Polisi di Lembaga Sipil Dibatasi Maksimal 3 Tahun

Tanggapi Reformasi Polri, Sahroni Usul Jabatan Polisi di Lembaga Sipil Dibatasi Maksimal 3 Tahun

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:20 WIB

Bobol 7 Gereja di Jateng, Pencuri Ini Keok Usai Jualan Hasil Curian di Medsos

Bobol 7 Gereja di Jateng, Pencuri Ini Keok Usai Jualan Hasil Curian di Medsos

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:20 WIB

Dukung Rekomendasi Reformasi Polri, Abdullah Tegaskan Polri Tetap di Bawah Presiden

Dukung Rekomendasi Reformasi Polri, Abdullah Tegaskan Polri Tetap di Bawah Presiden

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:17 WIB

Program SMK 4 Tahun dan SMK Go Global Mulai Berjalan, Ini Jurusan yang Jadi Prioritas

Program SMK 4 Tahun dan SMK Go Global Mulai Berjalan, Ini Jurusan yang Jadi Prioritas

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:14 WIB

Sowan ke MUI, KSP Dudung Siap Lapor Aspirasi Ulama ke Presiden Prabowo

Sowan ke MUI, KSP Dudung Siap Lapor Aspirasi Ulama ke Presiden Prabowo

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:07 WIB

KPK Telusuri Dugaan Aliran Uang Kasus DJKA ke Eks Menhub Budi Karya Sumadi

KPK Telusuri Dugaan Aliran Uang Kasus DJKA ke Eks Menhub Budi Karya Sumadi

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:02 WIB

Sebar Propaganda Lewat Medsos, Densus 88 Tangkap 8 Terduga Teroris Jaringan JAD di Sulteng!

Sebar Propaganda Lewat Medsos, Densus 88 Tangkap 8 Terduga Teroris Jaringan JAD di Sulteng!

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 15:57 WIB

PRT Bakal Disertifikasi, Wamen PPPA Veronica Tan Siapkan Skema Pelatihan agar Hak Pekerja Terpenuhi

PRT Bakal Disertifikasi, Wamen PPPA Veronica Tan Siapkan Skema Pelatihan agar Hak Pekerja Terpenuhi

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 15:56 WIB

Aplikasi ShopeePay Perkenalkan Kampanye Terbaru Pasti Gratis Kirim Uang ke Bank dan E-Wallet

Aplikasi ShopeePay Perkenalkan Kampanye Terbaru Pasti Gratis Kirim Uang ke Bank dan E-Wallet

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 15:50 WIB