Ahok Protes Jaksa Bacakan BAP Saksi yang Sudah Meninggal

Pebriansyah Ariefana, Dwi Bowo Raharjo

Selasa, 07 Maret 2017 | 10:38 WIB
Ahok Protes Jaksa Bacakan BAP Saksi yang Sudah Meninggal
Gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). (suara.com/Dwi Bowo Raharjo)

Suara.com - Terdakwa dugaan penodaan agama, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) protes di ruang sidang kasusnya. Lantaran Jaksa Penuntut Umum membacakan berita acara pemeriksaan (BAP) Nandi Naksabandi, saksi pelapor yang sudah meninggal Desember lalu.

"Sesuai BAP ada permohonan penuntut umum membacakan saksi yang diberkas saksi yang meninggal dunia," ujar Dwiarso dalam persidangan di Auditorium Kementerian Pertanian, Ragunan, Jakarta Selatan, Selasa (7/3/2017).

Di hadapan ketua majelis hakim, JPU Ali Mukartono mengatakan JPU baru mendapat surat kematian Nandi. Sebelumnya JPU hanya mendapat informasi dari pemberitaan berbagai media.

Dalam BAP Nandi, dia menjelaskan tidak menyaksikan saat Ahok mengutip surat Al Maidah ayat 51 di Pulau Pramuka, Kepulauan Seribu pada 27 September 2016.

"Tapi hal itu (pidato Ahok) saya ketahui dari pemberitaan TV7. Selain melihat disiaran TV saya juga melihat di Youtube," kata Nandi dalam BAP-nya.

Setelah Ahok mengutip surat Al Maidah, dalam BAP Nandi mengatakan banyak masyarakat khususnya umat Islam yang tersinggung dan marah.

"Menurut saya kata-kata berbunyi 'jangan mau dibohongi pakai surat Al Maidah macam-macam', itu dapat dipahami ulama dan ustad telah membohongi umat muslim. Sehingga yang dilakukan Ahok penghinaan atau penodana agama Islam," katanya.

Dalam keterangan tambahan Nandi, lelaki yang meninggal di usia 61 tahun itu meminta Ahok diperlakukan sama di mata hukum.

Setelah seluruh jawaban BAP dibacakan JPU, ketua majelis hakim memberikan kesempatan untuk Ahok memberikan tanggapan atas BAP tersebut. Kemudian Ahok pun menyampaikan keberatannya.

baca juga

Meski menyampaikan keberatan, Ahok juga sempat mendoakan almarhum Nandi.

"Saya keberatan dituduh melakukan penodan agama. Karena saksi sudah meninggal saya doakan dilampangkan jalan kuburnya," kata Ahok.

Sidang ke-13 ini dengan agenda mendengarkan keterangan toga saksi meringankan yang dihadirkan pihak Ahok. Mereka adalah politisi Partai Golkar DKI Jakarta yang hadir dalam kunjungan kerja Ahok ke Kepulauan Seribu pada 27 September 2016, Bambang Waluyo Djojohadikusumo; kakak angkat Ahok, Andi Analta Amier dan Eko Cahyono.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jaksa Protes Politisi Golkar Jadi Saksi Meringankan Ahok

Jaksa Protes Politisi Golkar Jadi Saksi Meringankan Ahok

News | Selasa, 07 Maret 2017 | 10:24 WIB

Kuasa Hukum Ahok Bawa Saksi Luar Biasa di Sidang Ke-13

Kuasa Hukum Ahok Bawa Saksi Luar Biasa di Sidang Ke-13

News | Selasa, 07 Maret 2017 | 08:57 WIB

Ahok Akan Pindahkan Warga Tambak dan Manggarai ke Rusun

Ahok Akan Pindahkan Warga Tambak dan Manggarai ke Rusun

News | Selasa, 07 Maret 2017 | 08:29 WIB

Jalani Sidang Ke-13, Begini Strategi Ahok

Jalani Sidang Ke-13, Begini Strategi Ahok

News | Selasa, 07 Maret 2017 | 07:02 WIB

Kembali Nonaktif, Ahok Belum Pikirkan Kampanye, Ini Alasannya

Kembali Nonaktif, Ahok Belum Pikirkan Kampanye, Ini Alasannya

News | Senin, 06 Maret 2017 | 23:58 WIB

Bikin Cuitan Pro Penista Agama Perlu Diludahi, Dhani Diajak Duel

Bikin Cuitan Pro Penista Agama Perlu Diludahi, Dhani Diajak Duel

News | Selasa, 07 Maret 2017 | 06:15 WIB

Kembali Jadi Plt, Sumarsono Dititipi 9 Tugas oleh Ahok

Kembali Jadi Plt, Sumarsono Dititipi 9 Tugas oleh Ahok

News | Senin, 06 Maret 2017 | 22:56 WIB

Pesan-pesan Ahok Saat Serahkan Jabatan ke Sumarsono

Pesan-pesan Ahok Saat Serahkan Jabatan ke Sumarsono

News | Senin, 06 Maret 2017 | 21:04 WIB

Petinggi PKB Dampingi Ahok Tinjau Proyek Masjid, Tanda Apa Ini?

Petinggi PKB Dampingi Ahok Tinjau Proyek Masjid, Tanda Apa Ini?

News | Senin, 06 Maret 2017 | 18:32 WIB

Ahok Ketemu SBY di Nikahan Anak Konglomerat, Syarief: Tak Sengaja

Ahok Ketemu SBY di Nikahan Anak Konglomerat, Syarief: Tak Sengaja

News | Senin, 06 Maret 2017 | 19:20 WIB

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×