Ketua KPU di Rapat Ahok-Djarot, Kubu Anies-Sandi Minta Penjelasan

Dythia Novianty, Dian Rosmala

Minggu, 12 Maret 2017 | 11:53 WIB
Ketua KPU di Rapat Ahok-Djarot, Kubu Anies-Sandi Minta Penjelasan
Wakil Ketua Badan Pemenangan Pemilu PDIP DKI Jakarta, Gembong Warsono bersama Ketua DPD Gerindra DKI Muhammad Taufik. (suara.com/Dwi Bowo Raharjo)

Suara.com - Kehadiran Ketua Komisi Pemilihan Umum DKI Jakarta, Sumarno serta Ketua Badan Pengawas Pemilu DKI Jakarta Mimah Susanti dalam rapat internal tim pemenangan Basuki Tjahja Puranama (Ahok)-Djarot Saiful Hidayat pada Kamis (9/3/2017), berujung pada kecurigaan atas independensi kedua lembaga tersebut.

Menanggapi hal itu, wakil ketua tim pemenangan pasangan calon nomor urut tiga Anies Baswedan-Sandiaga Uno, Muhammad Taufik mengatakan bahwa pada dasarnya pertemuan tersebut wajar-wajar saja apabila berlangsung terbuka dan dapat diliput media.

Namun, karena pertemuan tersebut berlangsung tertutup, maka wajar pula jika publik mempertanyakan kejujuran kedua lembaga itu dalam mengelola jalannya proses Pilkada.

"Dia (Sumarno) harus sampaikan ke publik. Itu pertemuan sebenarnya pertemuan biasa saja kalau kemudian menjadi terbuka gitu loh. Karena ini tertutup, dia harus sampaikan ke publik supaya jangan kemudian publik punya pretensi yang jelek," kata Taufik di Jakarta, Minggu (12/3/2017).

Ia melanjutkan, tidak ada larangan bagi pasangan calon untuk mengundang pejabat penyelenggara Pilkada. Namun pejabat tersebut harus bisa melihat potensi kegaduhan yang disebabkan atas undangan tersebut.

"Boleh kok (mengundang penyelenggara Pilkada). Asal terbuka, jadi orang nggak curiga kan. Ngapain sih (tertutup)?" ujar Taufik.

Wakil ketua DPRD DKI Jakarta itu mengimbau kepada KPU dan Bawaslu DKI Jakarta agar secepatnya melakukan konfrensi pers. Hal ini penting untuk menghentikan polemik di masyarakat.

"Jadi harus dibuat secara jujur. Dia mesti sampaikan kepada masyarakat bahwa pertemuan itu pertemuan apa. Karena ini mengganggu kredibilatas KPU dan Bawslu DKI. Nantinya orang nggak akan percaya gitu," tutur Taufik.

Lebih lanjut, dia mengakui, pihaknya pun juga pernah mengundang KPU DKI untuk meminta penjelasan terkait Daftar Pemilih Tetap. Namun, pertemuan itu berlangsung terbuka.

baca juga

"Kita pernah ngundang KPU memberi pemaparan DPT. Kan kita dulu, temuan DPT kita ada yang belum valid. Nanti mungkin minggu depan kita juga akan undang lagi, karena DPT yang terakhir yang dipakai, untuk kita sisir masih ada yang menurut saya tidak valid," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Sindir Anies-Sandi, Ruhut: Kampanye Ahok Tak Perlu 'Penampakan'

Sindir Anies-Sandi, Ruhut: Kampanye Ahok Tak Perlu 'Penampakan'

News | Kamis, 09 Maret 2017 | 12:01 WIB

Sempat Terbelah, Kahmi Jaya Satukan Dukungan untuk Anies-Sandi

Sempat Terbelah, Kahmi Jaya Satukan Dukungan untuk Anies-Sandi

News | Kamis, 09 Maret 2017 | 06:31 WIB

Beda Ahok dan Anies Jalani Hari Pertama Kampanye

Beda Ahok dan Anies Jalani Hari Pertama Kampanye

Video | Selasa, 07 Maret 2017 | 19:31 WIB

Anies-Sandi Akan Cabut KJP Jika Menang Pilkada?

Anies-Sandi Akan Cabut KJP Jika Menang Pilkada?

News | Minggu, 05 Maret 2017 | 23:11 WIB

Coblos Ahok saat Pilkada, Ijazah Anak Ibu Ini Ditahan Sekolah

Coblos Ahok saat Pilkada, Ijazah Anak Ibu Ini Ditahan Sekolah

News | Senin, 06 Maret 2017 | 08:00 WIB

Terkini

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:11 WIB

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:02 WIB

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Bola | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:55 WIB

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:42 WIB

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:26 WIB

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:53 WIB

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:52 WIB

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:46 WIB

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:42 WIB

×