Satpol PP Belum Berani Copot Spanduk Provokatif Ini, Kenapa?

Reza Gunadha, Welly Hidayat

Rabu, 15 Maret 2017 | 13:55 WIB
Satpol PP Belum Berani Copot Spanduk Provokatif Ini, Kenapa?
Spanduk provokatif yang terpajang di Masjid Jami Nurul Islam, Jalan Pondok Randu, RT4/RW2, Duri Kosambi, Cengkareng, Rabu (15/3/2017). [Suara.com/Welly Hidayat]

Suara.com - Petugas gabungan dari Panitia Pengawas Pemilihan Umum (Panwaslu) dan Satuan Polisi Pamong Raja (Satpol PP) Jakarta Barat, menyisir spanduk-spanduk yang dianggap provokatif di wilayah KEcamatan Cengkareng, Rabu (15/3/2017).

Setelah banyak penyitaan, tapi setidaknya ada satu spanduk seperti itu yang berani dicopot oleh petugas gabungan. Spanduk itu yang terpajang di Masjid Jami Nurul Islam, Jalan Pondok Randu, RT4/RW2, Duri Kosambi, Cengkareng.

Ketua Panwaslu Jakbar Puadi mengatakan, spanduk itu hendak dicopot lantaran berisi tulisan “Jemaah Masjid Ini Tidak Mensalatkan Jenazah Pendukung dan Pembela Penista Al Quran.”

"Belum bisa diturunkan. Nanti pengurus masjidnya dilobi dulu. Nanti akan musyawarah dulu sehabis salat Magrib," kata Puadi dilokasi.

Petugas gabungan sempat berkomunikasi dengan satu anggota masjid, untuk meminta izin masuk serta menurunkan spanduk provokatif yang terindikasi erat terkait putaran kedua Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI Jakarta tersebut. Namun, pengurus masjid itu bergeming.

Anggota masjid Jami Nurul Islam Khosasih (42), kepada Suara.com, mengatakan petugas gabungan tidak bisa begitu saja memasuki masjid dan menurunkan spanduk tersebut.

" Ya, tunggu dulu musyawarah pengurus masjid. Saya hanya anggota, tidak berwenang memberikan izin. Pengurus inti baru ada ketika salat Magrib," kata Khosasih.

Sebelumnya, aksi petugas gabungan menurunkan spanduk provokatif juga sempat menuai keributan. Insiden itu terjadi saat petugas menurunkan spanduk-spanduk provokatif di RW 4 Cengkareng Barat.

baca juga

Ada tiga spanduk yang diturunkan oleh petugas gabungan. Dua di antaranya spanduk Calon Gubernur dan Calon Wakil Gubernur DKI nomor urut tiga Anies Baswedan-Sandiaga Uno. Sementara satu spanduk lainnya bertuliskan “pilih pemimpin muslim”.

Saat asyik menurunkan tiga spanduk yang terpajang di pos ronda, Ketua RW 4 Ali Yosrani datang dan memprotes aksi petugas gabungan.

"Pak kenapa diturunkan. Ini pakai duit pak buatnya (Spanduk)," kata Ali sembari teriak.

Ali juga mengatakan, spanduk-spanduk itu tidak mencerminkan propaganda hitam.

"Ini bukan spanduk yang berisi tulisan provokatif kok pak, kenapa dicopot," ujar Ali.

Namun, kemarahan Ali cepat diredakan anggota kepolisian. Insiden itu juga sempat mengundang banyak perhatian warga sekitar, namun tidak sampai menimbulkan kericuhan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Spanduk 'Pilih Pemimpin Muslim' Dicopot, Pak RW Murka

Spanduk 'Pilih Pemimpin Muslim' Dicopot, Pak RW Murka

News | Rabu, 15 Maret 2017 | 13:36 WIB

Ada Spanduk Larangan Menyalatkan Jenazah Pro Ahok, Sandi Prihatin

Ada Spanduk Larangan Menyalatkan Jenazah Pro Ahok, Sandi Prihatin

News | Minggu, 26 Februari 2017 | 12:01 WIB

Plt Gubernur DKI Minta Satpol PP Turunkan Spanduk Penolakan Ahok

Plt Gubernur DKI Minta Satpol PP Turunkan Spanduk Penolakan Ahok

News | Minggu, 13 November 2016 | 10:59 WIB

Kasus Tanah Cengkareng, Djarot Penuhi Panggilan Bareskrim

Kasus Tanah Cengkareng, Djarot Penuhi Panggilan Bareskrim

News | Jum'at, 22 Juli 2016 | 10:46 WIB

Kejagung Serahkan Kasus Tanah Cengkareng ke Bareskrim

Kejagung Serahkan Kasus Tanah Cengkareng ke Bareskrim

News | Kamis, 21 Juli 2016 | 17:37 WIB

Bareskrim Polri Periksa 20 Saksi Terkait Lahan Cengkareng Barat

Bareskrim Polri Periksa 20 Saksi Terkait Lahan Cengkareng Barat

News | Rabu, 20 Juli 2016 | 20:58 WIB

Susul Ahok, Djarot Diperiksa Bareskrim Jumat Nanti, Kok Bisa?

Susul Ahok, Djarot Diperiksa Bareskrim Jumat Nanti, Kok Bisa?

News | Rabu, 20 Juli 2016 | 19:07 WIB

Terkini

Di Balik Drakor Pinocchio: Membeda Cermin Buram Industri Media Masa Kini

Di Balik Drakor Pinocchio: Membeda Cermin Buram Industri Media Masa Kini

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 06:20 WIB

Literasi Keuangan Penting di Era Digital, Bukan Sekadar Tahu Cara Mengelola Uang

Literasi Keuangan Penting di Era Digital, Bukan Sekadar Tahu Cara Mengelola Uang

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 06:08 WIB

Ratas Ekonomi di Istana, PMI Manufaktur Indonesia Tembus Level 54,0

Ratas Ekonomi di Istana, PMI Manufaktur Indonesia Tembus Level 54,0

Foto | Selasa, 03 November 2026 | 06:00 WIB

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:42 WIB

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Bola | Senin, 02 November 2026 | 23:25 WIB

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:05 WIB

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Sumsel | Senin, 02 November 2026 | 23:02 WIB

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Jabar | Senin, 02 November 2026 | 22:57 WIB

×