Bahas Perlindungan WNI, Menlu Retno Kunjungi Malaysia

Adhitya Himawan

Sabtu, 18 Maret 2017 | 15:22 WIB
Bahas Perlindungan WNI, Menlu Retno Kunjungi Malaysia
Menteri Luar Negeri Retno Marsudi menerima kedatangan Menteri Luar Negeri Dan Pembangunan Internasional Prancis, Jean Marc Ayrault di Jakarta, Selasa (28/2). [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Menteri Luar Negeri Retno Marsudi berkunjung ke Penang dan Johor di Malaysia pada 15-18 Maret 2017 dengan misi utama meningkatkan perlindungan warga negara Indonesia (WNI) pada kedua wilayah di Malaysia tersebut.

Kunjungan tersebut merupakan pertama seorang Menteri Luar Negeri Indonesia ke Penang dan Johor sejak 1969, seperti disampaikan dalam keterangan pers Kementerian Luar Negeri yang diterima di Jakarta, Sabtu (18/3/2017).

Dalam misi tersebut Menlu Retno mendatangi tempat-tempat tenaga kerja Indonesia (TKI), mengunjungi penampungan (shelter) bagi WNI bermasalah yang dikelola KJRI Penang dan KJRI Johor Bahru, meluncurkan inovasi-inovasi pelayanan publik yang diprakarsai kedua Perwakilan RI dan melakukan pertemuan dengan Menteri Besar Penang.

Di Johor dan Penang, Menlu berkunjung ke tengah perkebunan kelapa sawit untuk berdialog dengan para TKI serta pihak manajemen perusahaan yang mempekerjakan para TKI.

Menlu RI juga berkunjung ke industri padat teknologi, Plexus Riverside yang sebagian besar tenaga kerjanya adalah pekerja perempuan dari Indonesia.

Dari pertemuan-pertemuan dengan para TKI tersebut, Menlu Retno mencatat sejumlah masalah yang dihadapi para TKI baik masalah yang dihadapi di Malaysia maupun di Indonesia.

"Masalah yang ada di Malaysia telah saya mintakan kepada manajemen untuk diselesaikan dan akan saya sampaikan juga kepada Pemerintah Malaysia. Sementara masalah yang ada di hulu, telah saya komunikasikan kepada menteri terkait untuk dicarikan penyelesaiannya," ujar Menlu Retno seusai pertemuan dengan para TKI.

Sementara itu, beberapa inovasi pelayanan bagi WNI yang diluncurkan di Malaysia, antara lain Pemantauan Proses Pembuatan Paspor Secara Daring dan Pencanangan Kebijakan Non-Tunai dalam Pembayaran Pelayanan di KJRI Penang.

baca juga

Di KJRI Johor Bahru, Menlu meluncurkan Indonesian Community Center yang menyediakan fasilitas klinik bagi TKI dan sekaligus menjadi Pusat Pelatihan Keterampilan bagi TKI.

"Inovasi pelayanan publik di Perwakilan RI adalah suatu keharusan. Saya telah minta kedua Perwakilan RI untuk menyiapkan inovasi lainnya dalam enam bulan ke depan, termasuk sistem pendaftaran pembuatan paspor secara online dan pelaksanaan program jemput bola pelayanan keimigrasian dan konsuler ke sentra-sentra TKI," ucap dia.

Di Penang, Menlu juga melakukan pertemuan dengan Menteri Besar Penang, Tun Dato Seri Utama Haji Abdul Rahman, di Puri Seri Mutiara, Penang.

Dalam pertemuan tersebut Menlu Retno menitipkan pesan-pesan perlindungan WNI kepada Menteri Besar Penang, yang menanggapi positif kunjungan Menlu RI sebagai bentuk perhatian Pemerintah Indonesia kepada warganya di Malaysia.

Menteri Besar Penang juga menyampaikan terima kasih atas kontribusi penting TKI bagi pembangunan di Malaysia. Untuk itu, dia sangat menyesalkan bila masih ada beberapa majikan atau perusahaan Malaysia yang memperlakukan pekerja Indonesia dengan tidak baik.

Berdasarkan data dari Kemlu RI, terdapat sekitar 360 ribu WNI di wilayah kerja KJRI Johor Bahru dan sekitar 80 ribu WNI di wilayah kerja KJRI Penang. Sebagian besar dari TKI tersebut bekerja di sektor perkebunan kelapa sawit, konstruksi dan manufaktur. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Menlu Retno Temui TKI di Ladang Sawit Malaysia

Menlu Retno Temui TKI di Ladang Sawit Malaysia

News | Kamis, 16 Maret 2017 | 00:03 WIB

Malaysia Putuskan Balsam Jenazah Kim Jong Nam agar Awet

Malaysia Putuskan Balsam Jenazah Kim Jong Nam agar Awet

News | Selasa, 14 Maret 2017 | 15:45 WIB

Raja Bomoh, Dukun Malaysia Gelar Ritual Tangkal Rudal Korea Utara

Raja Bomoh, Dukun Malaysia Gelar Ritual Tangkal Rudal Korea Utara

News | Selasa, 14 Maret 2017 | 19:35 WIB

Malaysia-Korut Akan Berunding soal WNM yang Terdampar di Pyongyan

Malaysia-Korut Akan Berunding soal WNM yang Terdampar di Pyongyan

News | Minggu, 12 Maret 2017 | 05:01 WIB

Malaysia Serukan Salat Hajat untuk Doakan Warganya di Korea Utara

Malaysia Serukan Salat Hajat untuk Doakan Warganya di Korea Utara

News | Kamis, 09 Maret 2017 | 10:31 WIB

40 TKI Bermasalah Kembali Dideportasi Dari Malaysia

40 TKI Bermasalah Kembali Dideportasi Dari Malaysia

News | Kamis, 09 Maret 2017 | 06:31 WIB

PBB Minta Korea Utara dan Malaysia Tak Bersitegang

PBB Minta Korea Utara dan Malaysia Tak Bersitegang

News | Rabu, 08 Maret 2017 | 06:20 WIB

Bendera Diturunkan, Kedubes Malaysia di Korut Bakar Dokumen

Bendera Diturunkan, Kedubes Malaysia di Korut Bakar Dokumen

News | Selasa, 07 Maret 2017 | 18:01 WIB

Malaysia Tak Punya Dana, Nasib 495 TKI Ilegal Terkatung-katung

Malaysia Tak Punya Dana, Nasib 495 TKI Ilegal Terkatung-katung

News | Selasa, 07 Maret 2017 | 15:58 WIB

Malaysia Tangkap Warga Indonesia yang Berniat Serang Raja Salman

Malaysia Tangkap Warga Indonesia yang Berniat Serang Raja Salman

News | Selasa, 07 Maret 2017 | 15:32 WIB

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×