Sandiaga Dilaporkan Teman Terkait Penggelapan Rp7 Miliar

Tomi Tresnady

Selasa, 21 Maret 2017 | 00:31 WIB
Sandiaga Dilaporkan Teman Terkait Penggelapan Rp7 Miliar
Ketua DPW PPP DKI Jakarta, H. Lulung, mendeklarasikan dukungan pada pasangan Anies Baswedan-Sandiaga Uno pada putaran kedua Pilkada DKI Jakarta 2017 di Jalan I Gusti Ngurah Rai, Buaran II Klender, Jakarta, Minggu (12/3/2017). [Suara.com/Dian Rosmala]

Suara.com - Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta nomor 3, Sandiaga Uno mengatakan dirinya yakin tidak melanggar hukum dalam menjalankan kegiatan usahanya.

Pernyataan tersebut disampaikan di Jakarta, Senin (20/3/2017) terkait pemanggilan Polda Metro Jaya kepada calon gubernur DKI Jakarta itu sehubungan adanya dugaan penggelapan tanah senilai Rp7 miliar.

Dia dilaporkan Fransisca 8 Maret 2017 dengan ditudingan terlibat penggelapan dana Rp7 miliar yang merupakan hasil penjualan sebidang tanah milik pelapor di kawasan Tangerang Selatan pada tahun 2013.

"Saya mendapat panggilan dan saya serahkan masalah ini ke tim hukum. Tadi saya sudah dibriefing, kasusnya secara kesimpulan saya, dua sahabat saya yang sudah berteman 60 tahun lebih dan sekarang mereka ada kesalahpahaman yang dipicu oleh politik," kata Sandiaga di Jakarta Selatan, seperti dilaporkan Antara.

Perseteruan itu mau didamaikan, karena berteman 60 tahun lebih tapi mengalami perpecahan, sangat disayangkan, katanya.

Sandiaga dipanggil Polda Metro Jaya untuk melakukan klarifikasi terkait kasus tersebut pada Selasa (21/3).

"Saya sedang tanya ke tim hukum, karena kebutuhkan melengkapi dokumen dan jadwal saya sudah padat sekali di penghujung 19 April, kita hanya punya waktu 29 hari lagi dari sekarang. Sekarang saya konsultasi dengan tim hukum dan biar tim hukum jelaskan posisi kami," kata Sandiaga.

Pasangan dari Calon Gubernur, Anies Baswedan itu tidak mau berprasangka buruk terhadap pemanggilannya bahwa ada kaitannya dengan Pilkada DKI.

"Saya nggak mau suudzon, tapi ada yang memberikan informasi bahwa ini kriminalisasi dari politik, ada yang bilang politisasi dari sebuah kasus karena sebetulnya ini bukan tindak pidana," kata Sandiaga.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Mau Diperiksa Polisi Lagi, Sandiaga Tanggapi Serius

Mau Diperiksa Polisi Lagi, Sandiaga Tanggapi Serius

News | Senin, 20 Maret 2017 | 20:39 WIB

Dianggap Tak Konsisten Soal Reklamasi, Anies Tanya Sikap Ahok

Dianggap Tak Konsisten Soal Reklamasi, Anies Tanya Sikap Ahok

News | Senin, 20 Maret 2017 | 19:56 WIB

Sehari Jelang Diperiksa Kasus Tanah, Begini Rencana Sandiaga

Sehari Jelang Diperiksa Kasus Tanah, Begini Rencana Sandiaga

News | Senin, 20 Maret 2017 | 19:43 WIB

Sudah Tak Cocok dengan Ahok, PAN Mau Deklarasi Dukung Anies

Sudah Tak Cocok dengan Ahok, PAN Mau Deklarasi Dukung Anies

News | Senin, 20 Maret 2017 | 16:10 WIB

Anies Tak Mau Capek-capek Cari Penyebar Hoax Akad Kontrak

Anies Tak Mau Capek-capek Cari Penyebar Hoax Akad Kontrak

News | Senin, 20 Maret 2017 | 15:35 WIB

Terkini

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Jatim | Kamis, 24 September 2026 | 23:11 WIB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:57 WIB

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Lifestyle | Kamis, 24 September 2026 | 22:45 WIB

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

News | Kamis, 24 September 2026 | 22:08 WIB

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:01 WIB

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 21:59 WIB

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 21:56 WIB

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Jawa Tengah | Kamis, 24 September 2026 | 21:55 WIB

Dua Karung Tepung Jadi Mahar, Gadis Gaza 14 Tahun Dipaksa Nikah Demi Tidak Kelaparan

Dua Karung Tepung Jadi Mahar, Gadis Gaza 14 Tahun Dipaksa Nikah Demi Tidak Kelaparan

News | Kamis, 24 September 2026 | 21:55 WIB

Eko Yuli Gagal Raih Medali di Asian Games 2026, Belum Mau Menyerah: Bidik Olimpiade 2028

Eko Yuli Gagal Raih Medali di Asian Games 2026, Belum Mau Menyerah: Bidik Olimpiade 2028

Sport | Kamis, 24 September 2026 | 21:54 WIB

×