Mensos Minta Masyarakat Tak Cuek dengan Peredaran Narkoba

Adhitya Himawan

Selasa, 21 Maret 2017 | 10:30 WIB
Mensos Minta Masyarakat Tak Cuek dengan Peredaran Narkoba
Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa meresmikan Institusi Penerima Wajib Lapor (IPWL) Teratai Khatulistiwa di Kalimantan Barat. [Dok Kementerian Sosial]

Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa meminta masyarakat waspada terhadap metamorfosis narkoba. Menurutnya, kartel narkoba memiliki beragam modus dalam mengedarkan narkoba dan terus berinovasi guna mengelabui aparat keamanan.

Hal tersebut disampaikan Khofifah saat meresmikan Institusi Penerima Wajib Lapor (IPWL) Teratai Khatulistiwa di Kabupaten Kubu Raya, Provinsi Kalimantan Barat, Sabtu (18/3/2017).

"Mereka mencari cara bagaimana memasarkan narkoba itu, supaya narkoba itu tidak tampak. Kalau dulu berbentuk pil, bubuk heroin, atau lintingan ganja sekarang menjelma menjadi aneka rupa," katanya dalam keterangan resmi, Minggu (19/3/2017).

Khofifah mengungkapkan sasaran peredaran narkoba pun tidak lagi menyasar remaja dan orang dewasa, namun hingga anak kecil usia dini. Caranya dengan mengemas narkoba atau mencampurkan narkoba dalam makanan yang digemari anak-anak kecil.

Dicontohkan Khofifah, belum lama ini beredar permen dot di Surabaya yang disinyalir mengandung narkoba. Sebelumnya juga beredar kue kering bercampur ganja di Bandung dan Jakarta.

Khofifah menerangkan, dengan mencampurkan - narkotika ke dalam makanan, maka akan sulit terdeteksi secara kasat mata. Polisi pun perlu melakukan uji klinis laboratorium baru bisa memutuskan apakah makanan tersebut mengandung narkoba atau tidak.

"Pengedar narkoba semakin pintar mengemas barang dagangannya. Penyusupan narkoba ke dalam makanan dan jajanan anak merupakan salah satu bentuk metamorfosis narkoba saat ini," imbuhnya.

Oleh karena itu, Khofifah mengimbau kepada orangtua agar senantiasa mengingatkan anak-anaknya yang masih duduk di bangku TK dan SD untuk tidak jajan sembarangan. Orangtua, kata dia, harus lebih peduli dan tidak cuek terhadap fenomena metamorfosis narkoba ini.

baca juga

Wilayah Perbatasan Sangat Rentan

Realitas ini, lanjut Khofifah, harus menjadi perhatian seluruh pihak. Terlebih Kalimantan Barat adalah merupakan wilayah yang berbatasan dengan Malaysia sehingga sangat rawan penyelundupan narkoba. Kejahatan ini melibatkan jaringan perdagangan narkotika lintas negara.

"Narkoba tidak melulu lewat jalur-jalur utama perbatasan, tapi juga jalan tikus atau jalan darat yang sulit di deteksi keberadaanya, yang tersebar di sepanjang perbatasan antara Indonesia dan Malaysia," tuturnya.

Lagi-lagi, tambah Khofifah, anak-anak lah yang menjadi sasaran. Bukan cuma sebagai pengguna namun juga ikut mengedarkan narkoba tersebut.

Dikatakan Khofifah, dipilihnya anak-anak sebagai pengedar narkoba bukan tanpa alasan. Sindikat narkoba, telah mempelajari secara detil hukuman maksimal bagi pengedar anak - anak di Indonesia, dimana hukuman yang dikenakan hanya setengah dari orang dewasa.

Celah hukum inilah yang dimanfaatkan para sindikat narkoba untuk melancarkan aksi mereka. Selain itu, penggunaan anak-anak meminimalisir kecurigaan aparat kepolisian.

Maka dari itu, lanjutnya, butuh kerjasama seluruh pihak dalam menghadapi kondisi Indonesia yang tengah darurat narkoba ini. Peran keluarga sangat dibutuhkan karena merupakan benteng pertama pencegahan bahaya narkoba.

Sementara itu, Direktur Jenderal Rehabilitasi Sosial Kementerian Sosial Marjuki mengatakan dari jumlah usia produktif di Kalimantan Barat sebesar 3.599.100 orang, diperkirakan sebanyak 61.185 orang dengan prevalensi 1,7 persen menyalahgunakan narkoba.

"Ibarat fenomena gunung es, angkanya bisa jauh melebihi prevalensi tersebut," ujarnya.

Diterangkan, IPWL Teratai Khatulistiwa yang diresmikan Kementerian Sosial ini nantinya akan memberi pelayanan rehabilitasi sosial kepada pecandu dan korban penyalahgunaan narkoba. Sejumlah metode rehabilitasi disiapkan antara lain, Therapeutic Community , metode religius, terapi alternatif, dan bimbingan tradisional.

"Daya tampung IPWL disini mencapai 100 orang klien untuk rawat inap," tuturnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Bansos PKH Non Tunai Jangkau Perbatasan RI - Malaysia

Bansos PKH Non Tunai Jangkau Perbatasan RI - Malaysia

Bisnis | Sabtu, 18 Maret 2017 | 13:21 WIB

Mensos Apresiasi Polisi Ringkus Pelaku Pedofilia Candys Group

Mensos Apresiasi Polisi Ringkus Pelaku Pedofilia Candys Group

News | Sabtu, 18 Maret 2017 | 13:14 WIB

Khofifah Kenang Hasyim Muzadi Sebagai Sosok Anti Radikalisme

Khofifah Kenang Hasyim Muzadi Sebagai Sosok Anti Radikalisme

News | Kamis, 16 Maret 2017 | 12:32 WIB

Kemensos Resmikan Desa Jabung Jadi Desa Sejahtera Mandiri

Kemensos Resmikan Desa Jabung Jadi Desa Sejahtera Mandiri

Bisnis | Senin, 13 Maret 2017 | 14:11 WIB

Mensos Puas Pada Perkembangan Ekonomi Kreatif Desa Jabung

Mensos Puas Pada Perkembangan Ekonomi Kreatif Desa Jabung

Bisnis | Senin, 13 Maret 2017 | 14:02 WIB

Khofifah Takjub Kampung Pengemis Berubah Jadi Kampung Wisata

Khofifah Takjub Kampung Pengemis Berubah Jadi Kampung Wisata

Bisnis | Senin, 13 Maret 2017 | 13:33 WIB

Khofifah Puji BNI dan BUMDes Bangun Desa Wisata di Malang

Khofifah Puji BNI dan BUMDes Bangun Desa Wisata di Malang

Bisnis | Senin, 13 Maret 2017 | 13:19 WIB

PKH Akses Jadi Jurus Baru Pemerintah Percepat Atasi Kemiskinan

PKH Akses Jadi Jurus Baru Pemerintah Percepat Atasi Kemiskinan

Bisnis | Senin, 13 Maret 2017 | 13:11 WIB

Khofifah Apresiasi Jurus Walikota Solok Atasi Kemiskinan

Khofifah Apresiasi Jurus Walikota Solok Atasi Kemiskinan

Bisnis | Sabtu, 11 Maret 2017 | 08:00 WIB

Kemensos akan Bangun Hunian Tetap untuk Suku Anak Dalam

Kemensos akan Bangun Hunian Tetap untuk Suku Anak Dalam

Bisnis | Jum'at, 10 Maret 2017 | 08:17 WIB

Terkini

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:42 WIB

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Bola | Senin, 02 November 2026 | 23:25 WIB

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:05 WIB

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Sumsel | Senin, 02 November 2026 | 23:02 WIB

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Jabar | Senin, 02 November 2026 | 22:57 WIB

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 22:52 WIB

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

Bogor | Senin, 02 November 2026 | 22:49 WIB

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Banten | Senin, 02 November 2026 | 22:39 WIB

×