Ahok: Gus Dur Ingin Ada Gubernur Keturunan Tionghoa

Ardi Mandiri, Dwi Bowo Raharjo

Rabu, 05 April 2017 | 06:32 WIB
Ahok: Gus Dur Ingin Ada Gubernur Keturunan Tionghoa
Gubernur Jakarta non-aktif Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). (suara.com/Dwi Bowo Raharjo)
Terdakwa Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mengatakan mantan Presiden Indonesia ke-4 Adurrachman Wahid (Gus Dur), saat itu menginginkan ada gubernur keturunan Tionghoa di Indonesia. 
 
Pada tahun 2007, Ahok meminta Gus Dur untuk turun ke masyarkat mengkampanyekan pasangan Ahok-Eko Cahyono di pemilihan gubernur Bangka Belitung. Saat itu, Gus Dur menjabat sebagai Ketua Dewan Syuro Partai Kebangkitan Bangsa. 
 
"Gus Dur ingin sekali ada gubernur keturunan Tionghoa di Indonesia," ujar Ahok dalam persidangan ke-17 di gedung auditorium Kementerian Pertanian, Ragunana, Jakarta Selatan, Selasa (4/4/2017).
 
Saat maju di pilgub Babel dan kalah, Ahok melapor ke Gus Dur. Mengetahui kekalahan tersebut, Ahok mengatakan manatan presiden RI ke-4 itu sempat tidak terima dan ingin mengutus massa yang tergabung dalam Barisan Ansor Serbaguna (Banser) Nahdlatul Ulama untuk melakukan protes dugaan adanya pelanggaran. 
 
"Saya bilang nggak usah lah Gus, saya tidak mau nanti sampai berdarah-darah. Gus Dur bilang, jangankan gubernur, jadi presiden saja bisa. Beliau ingin sekali saya jadi Bupati dan gubernur pertama Tionghoa," kata Ahok. 
 
Untuk dikethai, satu barang bukti yang diputarkan kuasa hukum Ahok adalah rekaman video Gus Dur saat mengkampanyekan pasangan Ahok-Eko. Saat itu, Gus Dur mengklarifikasi isu yang mengatakan orang Islam tidak boleh memilih pemimpin non-muslim. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ahok: Rizieq Pembohong dan Selalu Kampanyekan Al Maidah 51

Ahok: Rizieq Pembohong dan Selalu Kampanyekan Al Maidah 51

News | Selasa, 04 April 2017 | 21:35 WIB

Ini Isi Rekaman Video Gus Dur yang Diputar di Sidang Ahok

Ini Isi Rekaman Video Gus Dur yang Diputar di Sidang Ahok

News | Selasa, 04 April 2017 | 16:41 WIB

Sidang ke-17 Ahok

Sidang ke-17 Ahok

Foto | Selasa, 04 April 2017 | 13:28 WIB

Hakim Perintahkan Video Pidato Ahok Diputar dalam Sidang ke-17

Hakim Perintahkan Video Pidato Ahok Diputar dalam Sidang ke-17

News | Selasa, 04 April 2017 | 10:08 WIB

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×