Pascaditikam, Begini Kondisi Mantan Bupati Aceh Tenggara

Ardi Mandiri

Kamis, 06 April 2017 | 05:41 WIB
Pascaditikam, Begini Kondisi Mantan Bupati Aceh Tenggara
Ilustrasi. [shutterstock]

Suara.com - Kondisi mantan Bupati Aceh Tenggara Armen Desky yang ditikam dengan senjata tajam oleh orang tidak dikenal saat berada di warung kopi di Kutacane, kini berangsur membaik.

"Saya jenguk dia (Armen Desky) di Medan, tapi tidak diberi waktu untuk bertemu oleh tim medis karena alasan kesehatan. Dia kini mulai sehat," ucap Kepala Desa Prapat Sepakat, Abdurrahman (57), di Kutacane, Rabu.

Ia menyebut, mantan kepala daerah Aceh Tenggara tersebut telah menjalani masa kritis, setelah tiba di Rumah Sakit Umum Pemerintah Haji Adam Malik di Medan, Sumatera Utara, Jumat (31/3) malam.

Masa kritis Armen Desky dinyatakan oleh tim medis selama dua hari yakni Sabtu (1/4), dan Ahad (2/4) sehingga dokter melakukan perawatan intensif terhadap korban penikaman.

Aksi penikaman yang menimpa mantan Bupati Aceh Tenggara Armen Desky terjadi di warung kopi pasar belakang dengan senjata tajam oleh orang tidak dikenal di Kutacane, Jumat (31/3) pukul 15.50 WIB.

"Korban dapat dua tusukan senjata tajam, yakni di bagian pinggang sebelah kanan, dan punggung belakang sebelah kanan. Alhamdullillah, saya mendapat laporan kondisinya (kesehatan) terus membaik," katanya.

Informasi yang beredar di Aceh Tenggara menyebutkan, korban dan kerabatnya hendak beranjak pergi untuk menunaikan Shalat Ashar setelah minum kopi di suatu warung kopi.

Saat itu, mantan bupati di Aceh ini sedang berdiri tepat berada di pojok warung kopi, sembari menunggu mobil memutar arah yang akan ditumpanginya.

Beberapa saat kemudian dalam hitungan detik, datanglah orang tidak dikenal menghampiri Armen Desky dan langsung melakukan aksi penikaman tersebut.

"Informasi terbaru, korban memang masih di ruangan ICU. Tetapi kondisi kesehatannya mulai membaik," tutur kerabat Armen Desky, Ihsan.

Wakil Kepala Polres Aceh Tenggara, Kompol Imam Asfali pekan lalu, membenarkan mantan Bupati Aceh Tenggara Armen Desky ditikam dengan senjata tajam oleh orang tidak dikenal saat berada di Warung Kopi Gemston.

"Itu (penikaman Armen Desky), benar. Tapi untuk kronologis, kita belum tahu. Masih keterangan awal saja," ucap.

Dia menyebutkan, peristiwa tersebut terjadi saat korban sedang duduk di warung kopi sekitar pukul 15.50 Wib, dan dalam keadaan dengan suasana yang sepi.

Akibat penikaman ini, Armen Desky harus dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapat pertolongan pertama.

"Sampai saat ini, kita belum mengetahui motif penikaman kepada mantan bupati (Aceh Tenggara). Karena pelaku langsung melarikan diri," tegas dia. [Antara]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tragedi Cemburu di Kolong Jembatan, Manusia Silver Tikam Pria karena Istri Siri

Tragedi Cemburu di Kolong Jembatan, Manusia Silver Tikam Pria karena Istri Siri

News | Kamis, 23 Oktober 2025 | 14:02 WIB

Rizky Alam Tewas Bersimbah Darah di Koja Gegara Tegur Pelaku Saat Geber-geber Motor

Rizky Alam Tewas Bersimbah Darah di Koja Gegara Tegur Pelaku Saat Geber-geber Motor

News | Kamis, 07 September 2023 | 02:35 WIB

10 Orang Tewas dan 15 Lainnya Terluka Dalam Insiden Penikaman di Kanada

10 Orang Tewas dan 15 Lainnya Terluka Dalam Insiden Penikaman di Kanada

News | Selasa, 06 September 2022 | 12:26 WIB

Profil Hadi Matar, Terduga Pelaku Penikaman Novelis Salman Rushdie

Profil Hadi Matar, Terduga Pelaku Penikaman Novelis Salman Rushdie

News | Minggu, 14 Agustus 2022 | 16:48 WIB

Terkini

Bank BSN Perluas Solusi Keuangan Syariah Berbasis Emas

Bank BSN Perluas Solusi Keuangan Syariah Berbasis Emas

Foto | Minggu, 20 September 2026 | 05:00 WIB

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

×