Polisi Penyelamat Ibu dan Anak yang Disandera Dapat Penghargaan

Pebriansyah Ariefana | Agung Sandy Lesmana | Suara.com

Senin, 10 April 2017 | 14:04 WIB
Polisi Penyelamat Ibu dan Anak yang Disandera Dapat Penghargaan
Suku Dinas Perhubungan dan Transportasi (Sudinhubtrans) Jakarta Selatan menggelar razia angkutan kota (Angkot) di Jalan Abdullah Syafei, Tebet, Jakarta, Jumat (8/4).

Suara.com - Anggota polisi lalu lintas Polres Metro Jakarta Timur Ajun Inspektur Polisi Satu Sunaryanto akan diberikan penghargaan setelah berhasil membebaskan Risma Oktaviani dan anaknya saat disandara dalam angkuta kota KWK T 25 rute Rawamangun-Pulogadung oleh pelaku bernama Hermawan (28).

Penghargaan tersebut akan diberikan oleh Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Mochamad Iriawan di lapangan Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Rabu (12/3/2017).

"Besok Rabu, Kapolda Metro mengapresiasi dan Rabu akan memberikan penghargaan, termasuk saya, di lapangan Polda, rewardnya paling tidak sebuah cara yang honorary," kata Kapolres Metro Jakarta Timur Komisaris Besar Andri Wibowo di Polda Metro Jaya, Senin (10/4/2017).

Penghargaan yang diberikan tersebut bisa berupa promosi kenailam pangkat atau jabatan kepada Sunaryanto.

"Ya penghormatan bisa nanti dia sekolah, pangkat dan jabatan. Itu nanti pertimbangan ketika yang ingin ikut misalnya seleksi kenaikan pangkat atau seleksi promosi kebaikan jabatan. Tapi paling tidak di awal ada ucapan kebanggan pimpinan dan kesatuan terhadap tindakan yang dilakukan," kata dia.

Aksi Sunaryanto membekuk Hermawan harus dicontoh oleh polisi-polisi lain. Saat kejadian tersebut, Sunaryanto hendak pulang ke rumah selepas dinas. Sunaryanto dianggap berani mengambil keputusan untuk menolong warga yang tengah mengalami tindak kejahatan.

"Padahal dia (Sunaryanto) lepas dinas dia itu, dia mau pulang. Tapi, dia bertanggung jawab. Alhamdullilah bisa dilumpuhkan," kata Indra.

Indra berharap tindakan yang dilakukan Sunaryanto dapat ditiru oleh rekan-rekan polisi yang bertugas di lapangan.

"Anggota kami luar biasa padahal disitu banyak orang. Di situ luar biasa tetapi tenang dan ambil tindakan cepat. Kami inginkan anggota (polisi lainnya) seperti inilah," kata dia.

Kejadian penyanderaan tersebut terjadi di Jalan I Gusti Ngurah Rai, dekat traffic light Buaran, Jakarta Timur, Minggu (9/4/2017) sekitar pukul 19.00 WIB. Hendrawan menaiki angkutan umum di prapatan, dekat kantor Perumnas II. Di dalamnya sudah ada Risma dan anaknya berinisial DIH yang masih kecil.

Hermawan lantas menodongkan senjata tajam kepada Risma yang sedang menggendong anaknya. Bandit tersebut memaksa minta ponsel, kalung, dan gelang kepada Risma.

Namun, Risma melawan dan berteriak meminta pertolongan. Kebetulan Aiptu Sunaryanto yang usai pulang dinas melintas di kawasan tersebut. Sunaryanto melihat Hermawan sudah mengalungkan senjata tajam ke leher Risma.

Terkait kejadian tersebut, warga juga menolong Risma dan anaknya untuk mengepung angkutan umum tersebut. Saat lengah, Sunaryanto melepaskan tembakan ke tangan kanan Hendrawan. Setelah itu, pelaku penyanderaan langsung dibekuk Sunaryanto dengan bantuan warga sekitar.

Kejadian terekam video dan menjadi viral di media sosial.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Detik-detik Penyanderaan Ibu dan Balita di Angkot T25

Detik-detik Penyanderaan Ibu dan Balita di Angkot T25

Video | Senin, 10 April 2017 | 06:32 WIB

Abu Sayyaf Bebaskan Kapten Kapal Korea Selatan

Abu Sayyaf Bebaskan Kapten Kapal Korea Selatan

News | Minggu, 15 Januari 2017 | 12:38 WIB

Lewat Video, Taliban Minta Trump Berunding untuk Bebaskan Sandera

Lewat Video, Taliban Minta Trump Berunding untuk Bebaskan Sandera

News | Kamis, 12 Januari 2017 | 06:51 WIB

Menlu: Sandera WNI ABK TB Charles Berhasil Dibebaskan

Menlu: Sandera WNI ABK TB Charles Berhasil Dibebaskan

News | Selasa, 13 Desember 2016 | 01:23 WIB

Bebaskan Sandera di Somalia, Indonesia Tak Keluarkan Duit

Bebaskan Sandera di Somalia, Indonesia Tak Keluarkan Duit

News | Senin, 31 Oktober 2016 | 20:40 WIB

Menlu Serahkan 4 Sandera Perompak Somalia ke Keluarga

Menlu Serahkan 4 Sandera Perompak Somalia ke Keluarga

News | Senin, 31 Oktober 2016 | 17:20 WIB

Serah Terima Sandera Perompak Somalia

Serah Terima Sandera Perompak Somalia

Foto | Senin, 31 Oktober 2016 | 17:19 WIB

Sandera Abu Sayyaf Asal NTT Tiba di Kupang

Sandera Abu Sayyaf Asal NTT Tiba di Kupang

News | Selasa, 27 September 2016 | 00:42 WIB

Heli Pakistan Mendarat di Afghanistan, Awaknya Disandera Taliban

Heli Pakistan Mendarat di Afghanistan, Awaknya Disandera Taliban

News | Jum'at, 05 Agustus 2016 | 09:46 WIB

Abu Sayyaf Beri Deadline Pembayaran Tebusan WNI yang Disandera

Abu Sayyaf Beri Deadline Pembayaran Tebusan WNI yang Disandera

News | Selasa, 02 Agustus 2016 | 21:52 WIB

Terkini

Monas-HI Bebas Kendaraan Selama Malam Takbiran, Simak Rekayasa Lalu Lintasnya

Monas-HI Bebas Kendaraan Selama Malam Takbiran, Simak Rekayasa Lalu Lintasnya

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 12:00 WIB

Studi Ungkap Nasib Puntung Rokok di Tanah Setelah 10 Tahun: Bisakah Terurai?

Studi Ungkap Nasib Puntung Rokok di Tanah Setelah 10 Tahun: Bisakah Terurai?

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 11:21 WIB

50 Ribu Pemudik Tinggalkan Jakarta di H-1 Lebaran, Stasiun Mana yang Paling Padat?

50 Ribu Pemudik Tinggalkan Jakarta di H-1 Lebaran, Stasiun Mana yang Paling Padat?

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 11:00 WIB

Tradisi Lama, Salat Idulfitri di Gumuk Pasir Kretek Jadi Magnet Umat Muslim Jogja

Tradisi Lama, Salat Idulfitri di Gumuk Pasir Kretek Jadi Magnet Umat Muslim Jogja

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 10:46 WIB

Bukan Lagi Lokal! Begini Cara Muhammadiyah Tetapkan Hari Raya Islam Berlaku Sedunia

Bukan Lagi Lokal! Begini Cara Muhammadiyah Tetapkan Hari Raya Islam Berlaku Sedunia

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 10:38 WIB

PP Muhammadiyah: Lebaran Beda Itu Biasa, Jangan Pertajam Perbedaan

PP Muhammadiyah: Lebaran Beda Itu Biasa, Jangan Pertajam Perbedaan

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 10:05 WIB

Khotbah Idulfitri Haedar Nashir: Peradaban Modern di Ambang Kehancuran Akibat Ulah 'Predator' Dunia

Khotbah Idulfitri Haedar Nashir: Peradaban Modern di Ambang Kehancuran Akibat Ulah 'Predator' Dunia

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 09:18 WIB

Ketua Umum PP Muhammadiyah Minta Tak Pertajam Perbedaan Idulfitri, Imbau Tokoh Agama Jaga Kesejukan

Ketua Umum PP Muhammadiyah Minta Tak Pertajam Perbedaan Idulfitri, Imbau Tokoh Agama Jaga Kesejukan

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 08:59 WIB

Respons Dinamika Timur Tengah, Presiden Prabowo Pimpin Rapat Strategis Penghematan Energi

Respons Dinamika Timur Tengah, Presiden Prabowo Pimpin Rapat Strategis Penghematan Energi

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 08:36 WIB

Prabowo Pangkas Anggaran 'Akal-akalan' Rp308 Triliun: Jika Tak Dipotong, Ini ke Arah Korupsi

Prabowo Pangkas Anggaran 'Akal-akalan' Rp308 Triliun: Jika Tak Dipotong, Ini ke Arah Korupsi

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 08:25 WIB