Solusi Djarot agar Penyanderaan Penumpang di Angkot Tak Terulang

Reza Gunadha, Dwi Bowo Raharjo

Senin, 10 April 2017 | 15:54 WIB
Solusi Djarot agar Penyanderaan Penumpang di Angkot Tak Terulang
Ibu dan anak disandera di angkot [Youtube]

Suara.com - Wakil Gubernur nonaktif DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat menyayangkan peristiwa perampokan beserta penyanderaan masih terjadi di dalam angkutan angkutan kota (angkot) ibu kota.

Agar hal tersebut tidak terulang, Djarot mengatakan seluruh transportasi umum ibu kota harus di bawah pengelolaan manajemen PT Transportasi Jakarta.

"Transportasi di Jakarta ke depan akan dikelola secara tunggal. Semua di bawah satu manajemen yang terkoordinasi, termasuk di angkot," ujar Djarot seusai kampanye di kawasan Sukabumi Utara, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Senin (10/4/2017).

Rencana itu ia ungkapkan sebagai respons terhadap aksi Hermawan (28), pelaku penyanderaan Risma Oktaviani dan balitanya di dalam angkutan kota KWK T 25 rute Rawamangun-Pulogadung, Minggu (9/4/2017).

Djarot menjelaskan, pemprov sementara ini telah bekerjasama dengan Kopaja dan Koperasi Wahana Kalpika (KWK). Mereka dijadikan sebagai transportasi pengumpan bagi bus TransJakarta.

"Ketika bergabung dengan TransJakarta, Kopaja dipasangkan CCTV supaya terlacak dan terpantau. Ini untuk menjamin keamanan penumpang,” tuturnya.

Djarot menuturkan, menyatukan seluruh mode transportasi umum bukan berarti sebagaipraktik monopoli dan menghilangkan angkutan umum yang lama.

"Bukan ingin memonopoli transportasi, tapi tujuan kami adalah memberikan pelayanan yang nyaman, aman, cepat, dan tepat bagi pengguna," tandasnya.

Sebelumnya, Kapolres Metro Jakarta Timur Komisaris Besar Andri Wibowo mengatakan Hermawan merupakan seorang residivis kasus pencurian kendaraan bermotor.

"Dia (Hendrawan) residivis, kasus curanmor ya, pencurian juga, curanmor atau curat, nanti kami lihat berkasnya," kata Andri di Polda Metro Jaya.

Menurutnya, pelaku melakukan penyanderaan terhadap ibu dan anak tersebut dilatarbelakangi ekonomi. Diduga, Hendrawan memerlukan uang untuk hidup karena baru keluar dari lembaga pemasyarakatan (lapas).

Kejadian penyanderaan tersebut terjadi di Jalan I Gusti Ngurah Rai, dekat lampu lalu lintas Buaran, Jakarta Timur, Minggu (9/4/2017) sekitar pukul 19.00 WIB.

Hendrawan menaiki angkutan umum di prapatan, dekat kantor Perumnas II.  Di dalamnya sudah ada Risma dan anaknya berinisial DIH yang masih kecil.

Hermawan lantas menodongkan senjata tajam kepada Risma yang sedang menggendong anaknya. Bandit tersebut memaksa minta ponsel, kalung, dan gelang kepada Risma.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tembak Penyandera Ibu dan Balita, Aiptu Sunaryanto Sesuai Protap

Tembak Penyandera Ibu dan Balita, Aiptu Sunaryanto Sesuai Protap

News | Senin, 10 April 2017 | 15:07 WIB

Daeng Azis Dukung Rival, Djarot: Dia Korban Penggusuran Kalijodo

Daeng Azis Dukung Rival, Djarot: Dia Korban Penggusuran Kalijodo

News | Senin, 10 April 2017 | 14:54 WIB

Sandiaga: Kenapa Baru Sekarang Tawarkan 4 Skema Hunian?

Sandiaga: Kenapa Baru Sekarang Tawarkan 4 Skema Hunian?

News | Senin, 10 April 2017 | 14:40 WIB

Penyandera Ibu dan Anak di Angkot Ternyata Baru Keluar Penjara

Penyandera Ibu dan Anak di Angkot Ternyata Baru Keluar Penjara

News | Senin, 10 April 2017 | 12:14 WIB

Djarot Batal Hadir di Bhinneka Tunggal Ika Cup

Djarot Batal Hadir di Bhinneka Tunggal Ika Cup

News | Sabtu, 08 April 2017 | 20:34 WIB

Datangi PW Nahdlatul Ulama, Djarot Bilang Cuma Silaturahmi

Datangi PW Nahdlatul Ulama, Djarot Bilang Cuma Silaturahmi

News | Sabtu, 08 April 2017 | 15:45 WIB

Djarot Senang Didukung Paguyuban Warga Subang di Jakarta

Djarot Senang Didukung Paguyuban Warga Subang di Jakarta

News | Sabtu, 08 April 2017 | 15:07 WIB

Deklarasi Paguyuban Subang, Djarot Diarak Sisingaan

Deklarasi Paguyuban Subang, Djarot Diarak Sisingaan

News | Sabtu, 08 April 2017 | 13:39 WIB

Naik Motor, Djarot Konvoi Bareng Tukang Ojek

Naik Motor, Djarot Konvoi Bareng Tukang Ojek

News | Jum'at, 07 April 2017 | 19:53 WIB

Anies: Surat Keterangan Pengganti KTP Berpotensi Curangi Pilkada

Anies: Surat Keterangan Pengganti KTP Berpotensi Curangi Pilkada

News | Jum'at, 07 April 2017 | 16:41 WIB

Terkini

Kualitas Udara Jakarta Terburuk Kedua di Dunia, Masuk Kategori Tidak Sehat

Kualitas Udara Jakarta Terburuk Kedua di Dunia, Masuk Kategori Tidak Sehat

News | Rabu, 17 Juni 2026 | 07:00 WIB

PSI: Kunjungan Jokowi ke Daerah Bukan Safari Politik, Tapi Memenuhi Undangan

PSI: Kunjungan Jokowi ke Daerah Bukan Safari Politik, Tapi Memenuhi Undangan

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 22:35 WIB

1 Warga Tewas Akibat Gempa M6,7 di Sulawesi Tengah, 312 Jiwa Terdampak

1 Warga Tewas Akibat Gempa M6,7 di Sulawesi Tengah, 312 Jiwa Terdampak

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 22:19 WIB

Apakah 'Nyanyian' Sony Sonjaya Bisa Jadi Kunci Bongkar Akar Korupsi MBG?

Apakah 'Nyanyian' Sony Sonjaya Bisa Jadi Kunci Bongkar Akar Korupsi MBG?

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 21:58 WIB

BEM Bersatu Tuding Ada Sosok Eks Petinggi Militer di Balik Aksi Demo Mahasiswa Tolak MBG

BEM Bersatu Tuding Ada Sosok Eks Petinggi Militer di Balik Aksi Demo Mahasiswa Tolak MBG

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 21:44 WIB

Guntur Romli Cium Motif Lain BEM Bersatu: Dari Mana Dana Bikin Konferensi Pers?

Guntur Romli Cium Motif Lain BEM Bersatu: Dari Mana Dana Bikin Konferensi Pers?

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 21:35 WIB

Gus Ipul: Prof Nasar Jadi Salah Satu Figur Kuat untuk Ketua Umum PBNU

Gus Ipul: Prof Nasar Jadi Salah Satu Figur Kuat untuk Ketua Umum PBNU

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 20:58 WIB

Wamendagri Ribka Haluk Dorong Penyelesaian RAP Dana Otsus Tambahan & DTI Tahun 2026

Wamendagri Ribka Haluk Dorong Penyelesaian RAP Dana Otsus Tambahan & DTI Tahun 2026

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 20:50 WIB

BEM Bersatu Ungkap Fortuner Tyo Ardianto Atas Nama Adik Jenderal, Gerakan Mahasiswa Disusupi?

BEM Bersatu Ungkap Fortuner Tyo Ardianto Atas Nama Adik Jenderal, Gerakan Mahasiswa Disusupi?

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 20:17 WIB

BEM Bersatu Tuding Ada Intervensi Politik di Balik Aksi Tolak MBG, Guntur Romli: Cocokologi

BEM Bersatu Tuding Ada Intervensi Politik di Balik Aksi Tolak MBG, Guntur Romli: Cocokologi

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 20:15 WIB