Sandiaga: Kenapa Baru Sekarang Tawarkan 4 Skema Hunian?

Reza Gunadha | Dian Rosmala | Suara.com

Senin, 10 April 2017 | 14:40 WIB
Sandiaga: Kenapa Baru Sekarang Tawarkan 4 Skema Hunian?
Sandiaga Uno [suara.com/Welly Hidayat]

Suara.com - Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta nomor urut tiga Sandiaga Uno mempertanyakan program skema hunian yang ditawarkan pesaingnya, Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat (Ahok-Djarot).

Pasalnya, program yang ditawarkan pasangan kandidat nomor urut dua itu baru dikampanyekan menjelang hari pencoblosan putaran kedua Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 19 April 2017.

Padahal, tuding pasangan cagub Anies Baswedan itu, pasangan petahana itu sudah hampir lima tahun memimpin Jakarta tapi tak pernah menggodo program serupa.

"Waktu (peluncuran tawaran program skema hunian) dan motivasinya perlu dipertanyakan. Apakah ini hanya untuk kampanye guna menarik suara yang berbondong-bondong pindah ke nomor tiga (Anies-Sandi), karena kami punya program rumah DP nol rupiah," kata Sandiaga seusai kampanye di Kawasan Cipinang, Jakar Timur, Senin (10/4/2017).

Ia mengatakan, program rumah tanpa uang muka (down payment; DP) sengaja ditawarkan karena masih banyak warga ibu kota yang tidak memiliki rumah pribadi.

Situasi itu, kata dia, sudah berlangsung lama dan Ahok-Djarot selama ini tak pernah memikirkan solusi untuk warga yang ingin memunyai rumah.

"Setelah lima tahun menjabat, mereka kok tidak meluncurkan program ini ya, dan baru ditawarkan sekitar sepuluh hari sebelum hari pencoblosan," tukasnya.

Sebelumnya, Ahok menawarkan empat skema hunian kepada warga Jakarta.

skema pertama memberikan hunian dengan penghasilan di bawah Rp3 juta setiap bulan. Mereka akan mendapatkan tempat tinggal sewa Rp300-450 ribu per bulan.

Skema kedua adalah bagi warga berpenghasilan menengah, atau berkisar Rp5-7 juta setiap bulan, dengan biaya sewa berkisar Rp 1,5-2 juta setiap bulan.

Sedangkan Skema ketiga yaitu ditujukan untuk warga yang memiliki penghasilan setiap bulannya di atas Rp10 juta.

Sementara skema keempat, pemprov DKI Jakarta akan membangun apartemen dengan biaya cicilan ringan berkisar Rp2-3 juta perbulan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Sandiaga Sebut 'Angin Segar' Memihaknya Jelang Pencoblosan

Sandiaga Sebut 'Angin Segar' Memihaknya Jelang Pencoblosan

News | Senin, 10 April 2017 | 13:28 WIB

Ahok-Djarot Nilai Video Kampanyenya Ceritakan Pengalaman Pahit

Ahok-Djarot Nilai Video Kampanyenya Ceritakan Pengalaman Pahit

News | Senin, 10 April 2017 | 13:16 WIB

KPUD Akan Temui Anies-Sandi Periksa 15 Ribu DPT Ganda

KPUD Akan Temui Anies-Sandi Periksa 15 Ribu DPT Ganda

News | Senin, 10 April 2017 | 13:01 WIB

Video Kampanye Ahok-Djarot Ini Diprotes, Kenapa?

Video Kampanye Ahok-Djarot Ini Diprotes, Kenapa?

News | Senin, 10 April 2017 | 12:04 WIB

PKB Dukung Ahok-Djarot, 'Serangan' Isu SARA Terpatahkan

PKB Dukung Ahok-Djarot, 'Serangan' Isu SARA Terpatahkan

News | Senin, 10 April 2017 | 11:20 WIB

Mengapa Ahok Masuk Golongan Pemimpin Langka?

Mengapa Ahok Masuk Golongan Pemimpin Langka?

News | Senin, 10 April 2017 | 06:40 WIB

Resmi Didukung PKB, Ahok: Alhamdulillah

Resmi Didukung PKB, Ahok: Alhamdulillah

News | Minggu, 09 April 2017 | 21:07 WIB

Daeng Azis Dukung Anies-Sandi, Ahok: Ada Dendam Kalijodo

Daeng Azis Dukung Anies-Sandi, Ahok: Ada Dendam Kalijodo

News | Minggu, 09 April 2017 | 19:14 WIB

Anies-Sandiaga Masih Ribut soal Surat Keterangan Pengganti e-KTP

Anies-Sandiaga Masih Ribut soal Surat Keterangan Pengganti e-KTP

News | Minggu, 09 April 2017 | 19:06 WIB

Ahok Minta Saksi Tak Hanya Jaga TPS, Tapi Juga Klarifikasi Fitnah

Ahok Minta Saksi Tak Hanya Jaga TPS, Tapi Juga Klarifikasi Fitnah

News | Minggu, 09 April 2017 | 19:03 WIB

Terkini

PPG Unhas Diusulkan Jadi Pusat Pengembangan Standar MBG Nasional

PPG Unhas Diusulkan Jadi Pusat Pengembangan Standar MBG Nasional

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 20:22 WIB

Langit Tangsel Memburuk, Pemkot Siapkan Sanksi Denda hingga Genjot Ekosistem Kendaraan Listrik

Langit Tangsel Memburuk, Pemkot Siapkan Sanksi Denda hingga Genjot Ekosistem Kendaraan Listrik

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 20:11 WIB

Netanyahu Terjepit Tekanan Amerika Serikat dan Ancaman Perang Iran

Netanyahu Terjepit Tekanan Amerika Serikat dan Ancaman Perang Iran

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 20:03 WIB

Percepat Pemulihan, Kasatgas PRR Minta Daerah Terdampak Bentuk Satgas Provinsi

Percepat Pemulihan, Kasatgas PRR Minta Daerah Terdampak Bentuk Satgas Provinsi

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 19:57 WIB

PDIP Dorong Dialog Terbuka Tentukan Ambang Batas Parlemen di RUU Pemilu

PDIP Dorong Dialog Terbuka Tentukan Ambang Batas Parlemen di RUU Pemilu

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 19:25 WIB

Menteri PPPA Minta Proses Hukum Kasus Kekerasan Seksual di Pesantren Pati Dipercepat

Menteri PPPA Minta Proses Hukum Kasus Kekerasan Seksual di Pesantren Pati Dipercepat

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 18:21 WIB

Peneliti UGM: 60 Persen Tenaga Kerja Indonesia di Sektor Informal, Perlindungan Masih Lemah

Peneliti UGM: 60 Persen Tenaga Kerja Indonesia di Sektor Informal, Perlindungan Masih Lemah

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 17:49 WIB

Soroti Kasus Dokter Magang Meninggal Kelelahan, MGBKI Dorong Reformasi Sistem Internsip Nasional

Soroti Kasus Dokter Magang Meninggal Kelelahan, MGBKI Dorong Reformasi Sistem Internsip Nasional

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 17:21 WIB

Dokter Magang di Jambi Meninggal Diduga Kelelahan, MGBKI Kritik Adanya Kegagalan Sistem

Dokter Magang di Jambi Meninggal Diduga Kelelahan, MGBKI Kritik Adanya Kegagalan Sistem

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 16:24 WIB

Wamendagri Bima: Generasi Muda Harus Siap Pimpin Indonesia Menuju Negara Maju

Wamendagri Bima: Generasi Muda Harus Siap Pimpin Indonesia Menuju Negara Maju

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 15:51 WIB