Tembak Penyandera Ibu dan Balita, Aiptu Sunaryanto Sesuai Protap

Reza Gunadha, Agung Sandy Lesmana

Senin, 10 April 2017 | 15:07 WIB
Tembak Penyandera Ibu dan Balita, Aiptu Sunaryanto Sesuai Protap
Ibu dan anak disandera di angkot [Youtube]

Suara.com - Polda Metro Jaya menilai  penembakan terhadap Hermawan, pelaku penyanderaan ibu dan balita di dalam angkutan kota KWK T25 rute Rawamangun-Pulogadung, sudah sesuai prosedur.

Hermawan, mendapat luka tembak di lengan kanan setelah anggota polisi lalu lintas Polres Metro Jakarta Timur Ajun Inspektur Polisi Satu Sunaryanto melakukan penembakan, Minggu (9/4/2017).

"Sangat diperbolehkan. Itu sudah prosedur tetap, terduga dilumpukan dalam kondisi seperti itu," kata Wakil Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Ajun Komisaris Besar Indra Jafar, Senin (10/4/2017).

Menurutnya, sebelum melepaskan tembakan, Sunaryanto telah memberikan peringatan kepada pelaku untuk menyerahkan diri.

Namun, kata dia, Hermawan malah mengancam membunuh Risma Oktaviani dengan senjata tajam. Ketika itu, Risma sedang menggendong anaknya berinisial DIH yang masih kecil.

"Itu sebelumnya sudah melakukan negosiasi. Ketika orang itu diberitahu diharapkan bisa menyerah, tapi malah melawan. Apalagi pelaku memegang senjata tajam, berbahaya,” tukasnya.

Ia mengatakan, ketika peristiwa itu terjadi, warga sekitar sempat mengempung mobil angkot tersebut. Saat melumpuhkan pelaku, Sunaryanto meminta warga untuk menjauh dari angkot.

"Akhirnya masyarakat disuruh mundur pelan-pelan, baru ’disikat’ (ditembak),” terangnya.

baca juga

Kapolres Metro Jakarta Timur Komisaris Besar Andri Wibowo mengatakan, penembakan di bagian lengan pelaku sudah dilakukan secara terukur.

"Kami mengapresiasi keberanian polisi untuk melakukan satu keputusan atau diskresi yang tepat pada saat yang tepat," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Penyandera Ibu dan Anak di Angkot Ternyata Baru Keluar Penjara

Penyandera Ibu dan Anak di Angkot Ternyata Baru Keluar Penjara

News | Senin, 10 April 2017 | 12:14 WIB

Mau Diserahkan ke Kejati Jabar, Buni Yani Bungkam di Polda Metro

Mau Diserahkan ke Kejati Jabar, Buni Yani Bungkam di Polda Metro

News | Senin, 10 April 2017 | 11:40 WIB

Penyanderaan Ibu dan Anak di Angkot Sadis dan Tak Manusiawi

Penyanderaan Ibu dan Anak di Angkot Sadis dan Tak Manusiawi

News | Senin, 10 April 2017 | 08:43 WIB

Detik-detik Penyanderaan Ibu dan Balita di Angkot T25

Detik-detik Penyanderaan Ibu dan Balita di Angkot T25

Video | Senin, 10 April 2017 | 06:32 WIB

Buni Yani Diserahkan ke Kejati Jawa Barat Pekan Depan

Buni Yani Diserahkan ke Kejati Jawa Barat Pekan Depan

News | Sabtu, 08 April 2017 | 10:29 WIB

Restoran Bebek Kaleyo Terbakar, Polisi Periksa Empat Saksi

Restoran Bebek Kaleyo Terbakar, Polisi Periksa Empat Saksi

News | Jum'at, 07 April 2017 | 18:47 WIB

Usul Sidang Ahok Ditunda, Polda Legawa Kalau Tak Dikabulkan

Usul Sidang Ahok Ditunda, Polda Legawa Kalau Tak Dikabulkan

News | Jum'at, 07 April 2017 | 16:30 WIB

Fransiska Serahkan Kuitansi yang Diduga Dipalsukan Sandiaga Uno

Fransiska Serahkan Kuitansi yang Diduga Dipalsukan Sandiaga Uno

News | Jum'at, 07 April 2017 | 14:49 WIB

Fransiska Protes Polisi Tunda Pemeriksaan Sandiaga Uno

Fransiska Protes Polisi Tunda Pemeriksaan Sandiaga Uno

News | Jum'at, 07 April 2017 | 13:11 WIB

Anies: Giliran Saya dan Sandi yang Dilaporkan, Polisi Gerak Cepat

Anies: Giliran Saya dan Sandi yang Dilaporkan, Polisi Gerak Cepat

News | Jum'at, 07 April 2017 | 07:29 WIB

Terkini

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Bali | Rabu, 16 September 2026 | 23:24 WIB

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 23:11 WIB

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 23:10 WIB

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Sumsel | Rabu, 16 September 2026 | 23:00 WIB

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:55 WIB

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 22:49 WIB

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:41 WIB

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 22:39 WIB

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:31 WIB

Prabowo Ingin Pembakaran Hutan Digolongkan 'Terorisme Ekologi', Sanksi Bakal Diperberat!

Prabowo Ingin Pembakaran Hutan Digolongkan 'Terorisme Ekologi', Sanksi Bakal Diperberat!

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:22 WIB

×