Penyandera Ibu dan Anak di Angkot Ternyata Baru Keluar Penjara

Reza Gunadha, Agung Sandy Lesmana

Senin, 10 April 2017 | 12:14 WIB
Penyandera Ibu dan Anak di Angkot Ternyata Baru Keluar Penjara
Ibu dan anak disandera di angkot [Youtube]

Suara.com - Hermawan (28), pelaku penyanderaan Risma Oktaviani dan balitanya di dalam angkutan kota KWK T 25 rute Rawamangun-Pulogadung, Minggu (9/4/2017), ternyata seorang residivis kasus pencurian kendaraan bermotor.

"Dia (Hendrawan) residivis, kasus curanmor ya, pencurian juga, curanmor atau curat, nanti kami lihat berkasnya," kata Kepolres Metro Jakarta Timur Komisaris Besar Andri Wibowo di Polda Metro Jaya, Senin (10/4).

Menurutnya, pelaku melakukan penyanderaan terhadap ibu dan anak tersebut dilatarbelakangi ekonomi. Diduga, Hendrawan memerlukan uang untuk hidup karena baru keluar dari lembaga pemasyarakatan (lapas).

Andri mengatakan, sudah bukan menjadi rahasia umum mantan narapidana yang baru keluar dari penjara kembali melakukan tindak kejahatan, karena tidak memiliki uang untuk bertahan hidup.

Dugaan itu, kata dia, dikuatkan fakta Hendrawan melakukan penyanderaan tersebut seorang diri.

"Mungkin kan dia keluar dari LP, butuh makan dan sebagainya, ini yang menjadi motif, ya kan begitu," tukasnya.

Dia sendiri berharap pemerintah bisa memberikan uang saku atau keterampilan khusus kepada narapidana apabila sudah kembali ke lingkungan masyarakat.

"Ya paling tidak uang saku dan sebagainya, sehingga dia bisa berpikir untuk diapakan uang dan sebagainya, untuk hidup, naturalisasi, kembali kepada masyarakat yang normal lah," tandasnya.

Kejadian penyanderaan tersebut terjadi di Jalan I Gusti Ngurah Rai, dekat lampu lalu lintas Buaran, Jakarta Timur, Minggu (9/4/2017) sekitar pukul 19.00 WIB.

baca juga

Hendrawan menaiki angkutan umum di prapatan, dekat kantor Perumnas II.  Di dalamnya sudah ada Risma dan anaknya berinisial DIH yang masih kecil.

Hermawan lantas menodongkan senjata tajam kepada Risma yang sedang menggendong anaknya. Bandit tersebut memaksa minta ponsel, kalung, dan gelang kepada Risma.

Namun, Risma melawan dan berteriak meminta pertolongan.

Seorang anggota polisi lalu lintas Polres Jakarta Timur Ajun Inspektur Polisi Satu Sunaryanto sedang berangkat dinas kebetulan melewati kawasan tersebut. Sunaryanto melihat Hermawan sudah mengalungkan senjata tajam ke leher Risma.

Selain itu, warga juga menolong Risma dan anaknya mengepung angkutan umum itu. Saat lengah, Sunaryanto melepaskan tembakan ke tangan kanan Hendrawan. Setelah itu, pelaku penyanderaan langsung dibekuk Sunaryanto dengan bantuan warga sekitar.

Kejadian terekam video dan viral di media sosial.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Penyanderaan Ibu dan Anak di Angkot Sadis dan Tak Manusiawi

Penyanderaan Ibu dan Anak di Angkot Sadis dan Tak Manusiawi

News | Senin, 10 April 2017 | 08:43 WIB

Detik-detik Penyanderaan Ibu dan Balita di Angkot T25

Detik-detik Penyanderaan Ibu dan Balita di Angkot T25

Video | Senin, 10 April 2017 | 06:32 WIB

Pembangunan Velodrome Rawamangun

Pembangunan Velodrome Rawamangun

Foto | Senin, 06 Maret 2017 | 18:18 WIB

Budi Ultimatum PO Bus Segera Pindah ke Terminal Pulogebang

Budi Ultimatum PO Bus Segera Pindah ke Terminal Pulogebang

Bisnis | Senin, 30 Januari 2017 | 15:01 WIB

Terminal Pulogadung Segera Ditutup

Terminal Pulogadung Segera Ditutup

Foto | Rabu, 18 Januari 2017 | 16:22 WIB

Kapolri dan Menhut Bahas Penyanderaan Petugas Kehutanan di Riau

Kapolri dan Menhut Bahas Penyanderaan Petugas Kehutanan di Riau

News | Rabu, 07 September 2016 | 17:00 WIB

Penyanderaan Tujuh Penyidik Pegawai KLHK

Penyanderaan Tujuh Penyidik Pegawai KLHK

Foto | Selasa, 06 September 2016 | 18:49 WIB

Dikawal Polisi, Korban Penyanderaan Jalan Terpincang-pincang

Dikawal Polisi, Korban Penyanderaan Jalan Terpincang-pincang

News | Sabtu, 03 September 2016 | 16:58 WIB

Di Polda, TSK Rampok Pondok Indah: Saya Pengacara, Bukan Penjahat

Di Polda, TSK Rampok Pondok Indah: Saya Pengacara, Bukan Penjahat

News | Sabtu, 03 September 2016 | 16:15 WIB

Polisi Tak Sengaja Temukan Kasus Kekerasan Anak Saat Tangani Ortu

Polisi Tak Sengaja Temukan Kasus Kekerasan Anak Saat Tangani Ortu

News | Selasa, 30 Agustus 2016 | 19:21 WIB

Terkini

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:16 WIB

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Jogja | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:04 WIB

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:25 WIB

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Bola | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:59 WIB

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:35 WIB

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Video | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:30 WIB

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:00 WIB

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:47 WIB

×