Pengusiran Djarot dari Masjid Tak Sesuai Ajaran Rasulullah

Sabtu, 15 April 2017 | 13:39 WIB
Pengusiran Djarot dari Masjid Tak Sesuai Ajaran Rasulullah
Calon wakil gubernur DKI Jakarta nomor urut dua, Djarot Saiful Hidayat, bersama istri almarhum Gus Dur, Sinta Nuriyah, dan Yenny Wahid di Ciganjur, Jakarta Selatan, Kamis (13/4/2017). [Suara.com/Erick Tanjung]

Suara.com - Upaya pengusiran Cawagub Djarot Saiful Hidayat dari Masjid Al-Atiq, Tebet, Jakarta Selatan, seusai shalat Jumat (14/4/2017) merupakan tindakan yang tidak sesuai dengan akhlak Islam. Bahkan tindakan tersebut dinilai memalukan dan mencoreng umat Islam.

"Saya memandang pengusiran Djarot Saiful Hidayat merupakan tindakan yang sangat memalukan. Perlakuan tersebut tidak sesuai dengan akhlak Islam yang diajarkan oleh Rasulullah SAW," kata intelektual muda Nahdlatul Ulama Zuhairi Misrawi di Jakarta, Sabtu (15/4/2017).

“Kalau umat Islam membaca buku-buku sejarah, Nabi Muhammad SAW saja justru menerima tamu Kristen Najran di Masjid Madinah. Perbedaan agama tidak menjadi halangan untuk tidak menghargai tamu yang sedang bertandang ke masjid Nabi,” lanjutnya.

"Cawagub Djarot seorang Muslim taat hendak melaksanakan shalat Jumat. Ia kader NU tulen dan berjasa bagi umat Islam di Jakarta. Kok bisa-bisanya diteriakin dan diusir dari masjid," ujar Gus Mis, sapaan Zuhairi Misrawi.

Ia berpendapat seluruh upaya politisasi masjid sudah masuk dalam kategori yang sangat meresahkan dan mengkhawatirkan. Oleh sebab itu, harus ada tindakan tegas terhadap takmir Masjid Al-Atiq, Tebet karena secara terang-terangan melakukan kampanye di dalam masjid.

"Kalau kita melihat aturan, jelas sekali ada larangan keras agar tidak menggunakan tempat ibadah, termasuk masjid sebagai tempat kampanye dan melakukan diskriminasi karena perbedaan sikap politik dalam pilkada. Jadi. Panwaslu harus mengambil tindakan tegas," ucap Gus Mis.

Jika fenomena itu dibiarkan, maka diyakini bangsa Indonesia akan mengalami defisit moderasi Islam, khususnya di Jakarta. Bibit-bibit radikalisme pun akan semakin muncul.

"Jika tindakan pengusiran ini dibiarkan, maka radikalisme di Jakarta makin menguat. Kita tidak ingin Jakarta seperti Mesir di masa lampau yang Masjidnya dikuasai kaum radikal yang mudah ditunggangi oleh kepentingan politik tertentu," katanya mengingatkan. (Antara)

Baca Juga: Djarot Diusir Usai Salat di Masjid, Timses Sindir Anies-Sandiaga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 12 SMA Lengkap dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Love Language Apa yang Paling Menggambarkan Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI