Wiranto Imbau Masyarakat Jangan Terpengaruh Hasil Survei

Arsito Hidayatullah, Erick Tanjung

Selasa, 18 April 2017 | 02:57 WIB
Wiranto Imbau Masyarakat Jangan Terpengaruh Hasil Survei
Menkopolhukam Wiranto [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Dua hari menjelang pemungutan suara Pilkada DKI Jakarta putaran kedua, Presiden Joko Widodo bersama Wakil Presiden Jusuf Kalla mengumpulkan Menko Polhukam Wiranto, Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo, Kapolri Jenderal Tito Karnavian dan Kepala BIN Jenderal Budi Gunawan, di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (17/4/2017) sore. Mereka berbincang dengan suasana santai di beranda belakang Istana Merdeka.

Usai konferensi pers, Jokowi pun menyuruh Menko Polhukam Wiranto untuk menjelaskan kepada publik mengenai keamanan di Pilkada DKI putaran kedua. Namun saat itu, usai menjelaskan pengamanan Pilkada, Wiranto sempat hampir luput memberikan keterangan tambahan yang sepertinya juga perintah Jokowi.

Wiranto yang hampir menyudahi keterangan pers dan saat itu sudah hendak masuk kembali ke dalam ruangan Istana, tiba-tiba diingatkan oleh Tito.

"Pak, tambahan yang tadi satu lagi, soal survei," kata Tito mengingatkan.

Wiranto yang telah sempat berbalik badan, lantas kembali berdiri di hadapan kamera para jurnalis.

"Oh iya, tapi satu lagi begini. Ini kan sekarang bermunculan lembaga-lembaga survei yang menghasilkan survei politik, dan saya sendiri sudah berpengalaman menghadapi survei dan disurvei," ujar Wiranto.

Terkait itu, Wiranto pun mengimbau kepada masyarakat agar tidak mudah mempercayai hasil survei sementara oleh sejumlah lembaga survei tentang prediksi pihak mana yang akan memenangkan Pilkada DKI nanti.

"Jadi saya memohon kepada masyarakat, ya, itu memang hak kita mendengarkan hasil survei. Tetapi jangan sampai survei itu diklaim sebagai suatu kebenaran. Jangan sampai kita yakin survei itu sesuatu yang pasti benar," tutur Wiranto.

Pasalnya, lanjut Wiranto, hasil survei memiliki margin of error, suatu tingkat kesalahan yang setiap lembaga survei tidak bisa klaim hasilnya 100 persen. Maka itu, ia mengingatkan masyarakat agar tidak terpengaruh hasil survei yang mengklaim benar.

"Apalagi nanti saat Pemilu usai, kan ada quick count. Itu biarkan saja, nggak bisa dilarang. Tapi jangan sampai menjadi acuan, bahwa perhitungan sudah selesai. Tentu nanti secara profesional para petugas KPU, Bawaslu, akan bekerja keras untuk menyelesaikan perhitungan secara sah, sehingga itu yang menjadi kebenaran yang kita hormati bersama," kata dia.

"Maka pihak yang mendukung mana pun dari pihak masyarakat, diwujudkan dalam memilih, bukan diwujudkan secara fisik dalam suatu langkah-langkah yang merugikan kita semua. Sebab jika terjadi sesuatu yang mengganggu ketertiban, ketentraman, sampai kerusuhan, yang rugi juga masyarakat," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

H-2 Pencoblosan, Pasukan TNI Sudah Masuk ke Jakarta

H-2 Pencoblosan, Pasukan TNI Sudah Masuk ke Jakarta

News | Senin, 17 April 2017 | 23:42 WIB

Deklarasi Damai, Ini Poin-poin yang Dibacakan Ahok-Sandiaga

Deklarasi Damai, Ini Poin-poin yang Dibacakan Ahok-Sandiaga

News | Senin, 17 April 2017 | 22:55 WIB

Ini Cara Kapolda Metro Cegah Pengerahan Massa di Pilkada 2017

Ini Cara Kapolda Metro Cegah Pengerahan Massa di Pilkada 2017

News | Senin, 17 April 2017 | 20:53 WIB

Penjelasan PDIP Soal Rumah Anggota Dijadikan Penampungan Sembako

Penjelasan PDIP Soal Rumah Anggota Dijadikan Penampungan Sembako

News | Senin, 17 April 2017 | 20:35 WIB

Terkini

Suho EXO dan Park Hee Soon Jadi Ayah-Anak di Film Aksi A Father's Secret

Suho EXO dan Park Hee Soon Jadi Ayah-Anak di Film Aksi A Father's Secret

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 15:30 WIB

Viva Whitening Cream Bisa untuk Usia 40 Tahun ke Atas? Intip Manfaat dan Cara Pakainya

Viva Whitening Cream Bisa untuk Usia 40 Tahun ke Atas? Intip Manfaat dan Cara Pakainya

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 15:29 WIB

BPBD Sebut Karhutla Kaltim Tembus 10 Ribu Hektare, Paser Catat Kasus Terbanyak

BPBD Sebut Karhutla Kaltim Tembus 10 Ribu Hektare, Paser Catat Kasus Terbanyak

News | Minggu, 01 November 2026 | 15:26 WIB

Penuhi Panggilan KPK, Jaro Ade Diperiksa soal Kasus Upah Pungut di Bogor

Penuhi Panggilan KPK, Jaro Ade Diperiksa soal Kasus Upah Pungut di Bogor

Bogor | Minggu, 01 November 2026 | 15:16 WIB

Jadi Korban Teman Sendiri, 2 Warga Pekanbaru Diteror Tagihan Pinjol Puluhan Juta

Jadi Korban Teman Sendiri, 2 Warga Pekanbaru Diteror Tagihan Pinjol Puluhan Juta

Riau | Minggu, 01 November 2026 | 15:16 WIB

PDB Per Kapita Vietnam Diproyeksi Salip Indonesia, Bukti Ekonomi RI Tertinggal?

PDB Per Kapita Vietnam Diproyeksi Salip Indonesia, Bukti Ekonomi RI Tertinggal?

Bisnis | Minggu, 01 November 2026 | 15:15 WIB

Prediksi Liverpool vs Arsenal: The Gunners Dibayangi Rekor Buruk di Anfield

Prediksi Liverpool vs Arsenal: The Gunners Dibayangi Rekor Buruk di Anfield

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 15:15 WIB

Menuju Indonesia Emas 2045, SDI Soroti Korupsi dan Kesenjangan Kesejahteraan

Menuju Indonesia Emas 2045, SDI Soroti Korupsi dan Kesenjangan Kesejahteraan

News | Minggu, 01 November 2026 | 15:14 WIB

Frans Magnis-Suseno: Indonesia Emas 2045 Tak Akan Terwujud Jika Korupsi Tak Diatasi

Frans Magnis-Suseno: Indonesia Emas 2045 Tak Akan Terwujud Jika Korupsi Tak Diatasi

News | Minggu, 01 November 2026 | 15:14 WIB

Viral Kapolres Kapuas Hulu Pukul Warga, Tetap Diperiksa Propam Meski Damai Secara Adat

Viral Kapolres Kapuas Hulu Pukul Warga, Tetap Diperiksa Propam Meski Damai Secara Adat

News | Minggu, 01 November 2026 | 15:13 WIB

×