Gubernur Sultra Gusar Dituduh Jualbelikan Jabatan Kepsek

Arsito Hidayatullah

Rabu, 19 April 2017 | 03:28 WIB
Gubernur Sultra Gusar Dituduh Jualbelikan Jabatan Kepsek
Gubernur Sulawesi Tenggara Nur Alam (kanan) saat berbincang bersama Presiden Joko Widodo di sela Rapat Terbatas di Kantor Presiden, Jakarta, Senin (10/4/2017). [Antara/Puspa Perwitasari]

Suara.com - Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), Nur Alam, membantah pemberitaan atau isu yang berkembang bahwa dirinya memperjualbelikan jabatan kepala sekolah (kepsek).

"Selama saya menjalankan tugas sebagai Gubernur dan Saleh Lasata sebagai Wakil Gubernur, tidak pernah memperjualbelikan jabatan," kata Nur Alam, di hadapan ribuan aparatur sipil negara (ASN) lingkup Pemprov Sultra, di Kendari, Selasa (18/4/2017).

Meski begitu, ia mengakui adanya pihak yang menjual namanya dalam memperjualbelikan jabatan kepala sekolah SMA/SMK tersebut.

"Saya harus katakan bahwa proses pengalihan kewenangan guru SMA/SMK dari kabupaten ke provinsi termasuk guru-guru, langsung diikuti oleh isu tidak sedap atau isu miring," katanya pula.

Pada beberapa tempat, kata Nur Alam, dia telah mendengarkan langsung bahwa seolah sudah ada pioner atau yang di dunia bisnis disebut broker, untuk mengkapling jabatan kepala sekolah.

"Mereka sampaikan (bahwa) guru bisa jadi kepsek dengan syarat memberikan uang. Saya tegaskan, Gubernur tidak pernah lakukan jual beli jabatan kepala sekolah. Jangankan lakukan jual beli, berpikir saja tidak ada dalam benak saya. Mohon teman-teman media catat ini sebagai klarifikasi terhadap isu miring itu," katanya pula.

Nur Alam pun menyesalkan jika ada guru yang sampai mengeluarkan uangnya. Namun itu menurutnya salah diri mereka sendiri, karena uang yang diserahkan itu menurutnya seperti diberikan kepada jin dan iblis.

"Ini aneh. Saya lagi tidur di rumah, di luar sana nama Gubernur dijual. Mentang-mentang baru datang bertamu satu kali, maka sudah merasa dekat dengan Gubernur," katanya lagi. [Antara]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pengacara Nur Alam: Penetapan Tersangka Harus Sesuai KUHAP

Pengacara Nur Alam: Penetapan Tersangka Harus Sesuai KUHAP

News | Selasa, 11 Oktober 2016 | 02:02 WIB

KPK: Hak Nur Alam Ajukan Praperadilan

KPK: Hak Nur Alam Ajukan Praperadilan

News | Selasa, 20 September 2016 | 15:44 WIB

Kasus Nur Alam, Pemilik PT Billy Indonesia Kembali Digarap KPK

Kasus Nur Alam, Pemilik PT Billy Indonesia Kembali Digarap KPK

News | Kamis, 01 September 2016 | 13:21 WIB

KPK Lacak Pencucian Uang Gubernur Sulawesi Tenggara

KPK Lacak Pencucian Uang Gubernur Sulawesi Tenggara

News | Rabu, 24 Agustus 2016 | 11:27 WIB

Terkini

Nyaris 1,5 Juta Penerima Bansos Terindikasi Main Judol, Kemensos Tahan Penyaluran Bantuan

Nyaris 1,5 Juta Penerima Bansos Terindikasi Main Judol, Kemensos Tahan Penyaluran Bantuan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 16:26 WIB

Kapolri Listyo Sigit Buka Suara Soal Isu Bakal Diganti

Kapolri Listyo Sigit Buka Suara Soal Isu Bakal Diganti

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 16:26 WIB

22 Juta Investor Kripto Jadi Rebutan, CFX Gandeng 5 Fintech Bangun Ekosistem Aset Digital Syariah

22 Juta Investor Kripto Jadi Rebutan, CFX Gandeng 5 Fintech Bangun Ekosistem Aset Digital Syariah

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 16:25 WIB

Pasokan Rudal Iran Meningkat Pesat, Siap-siap Jika Perundingan Damai dengan AS Gagal Lagi

Pasokan Rudal Iran Meningkat Pesat, Siap-siap Jika Perundingan Damai dengan AS Gagal Lagi

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 16:22 WIB

Waspada Motor Bodong! Ini Cara Cek Keaslian BPKB dan STNK Motor Bekas Biar Transaksi Aman

Waspada Motor Bodong! Ini Cara Cek Keaslian BPKB dan STNK Motor Bekas Biar Transaksi Aman

Otomotif | Rabu, 05 Agustus 2026 | 16:21 WIB

Sopir Mikrotrans Tabrak Lansia, Sempat Tutupi Kecelakaan sebelum Dipecat

Sopir Mikrotrans Tabrak Lansia, Sempat Tutupi Kecelakaan sebelum Dipecat

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 16:21 WIB

Kasus Yurizal, Pakar UGM Dorong Audit Rumah Sakit: Jangan Berhenti di Permintaan Maaf

Kasus Yurizal, Pakar UGM Dorong Audit Rumah Sakit: Jangan Berhenti di Permintaan Maaf

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 16:20 WIB

Tampang Saepul Penjual Piscok Pelaku Mutilasi di Depok

Tampang Saepul Penjual Piscok Pelaku Mutilasi di Depok

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 16:20 WIB

Menko Polkam Djamari Chaniago Perintahkan Aparat Tindak Tegas Penyebar Hoaks Demo Agustus 2026

Menko Polkam Djamari Chaniago Perintahkan Aparat Tindak Tegas Penyebar Hoaks Demo Agustus 2026

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 16:19 WIB

Tak Cuma Flyover Garuda Sakti, SF Hariyanto Usulkan Proyek Bangun Jembatan Siak V

Tak Cuma Flyover Garuda Sakti, SF Hariyanto Usulkan Proyek Bangun Jembatan Siak V

Riau | Rabu, 05 Agustus 2026 | 16:17 WIB

×