Polisi akan Proses Provokator Kericuhan Serikat Pekerja Freeport

Adhitya Himawan

Sabtu, 22 April 2017 | 08:41 WIB
Polisi akan Proses Provokator Kericuhan Serikat Pekerja Freeport
Massa dari Gerakan Solidaritas Peduli Freeport melakukan aksi di depan gedung Kementerian ESDM, Jakarta, Selasa (7/3/2017). [Suara.com/Oke Atmaja]

Kepolisian Resor Mimika, Papua akan memproses aktor utama yang menggerakan massa serikat pekerja PT Freeport Indonesia saat melakukan aksi solidaritas yang berujung kericuhan di depan gedung Pengadilan Negeri Kota Timika pada Kamis (20/4/2017).

Kapolres Mimika AKBP Victor Dean Mackbon di Timika, Papua, Sabtu (22/4/2017), mengatakan aksi solidaritas ratusan pekerja PT Freeport terhadap Ketua Pimpinan Unit Kerja Serikat Pekerja Kimia, Energi dan Pertambangan (PUK SP-KEP) SPSI Sudiro yang menjadi terdakwa kasus penggelapan dana iuran SPSI itu telah ditunggangi oleh oknum-oknum tertentu.

"Yang jelas itu bukan solidaritas murni lagi, tapi sudah ada provokasi dari oknum-oknum tertentu. Sekarang kami sedang mengumpulkan bukti-bukti. Bukti-bukti yang ada cukup kuat untuk memproses koordinator aksi tersebut," kata Victor.

Kapolres Mimika Victor Mackbon sendiri ikut menjadi korban dalam peristiwa tersebut.

Ia terluka pada tumit kaki kirinya akibat terkena serpihan peluru karet.

Hingga kini Victor masih menjalani perawatan intensif di Ruang Perawatan VIP RSUD Mimika setelah tim dokter melakukan operasi untuk mengeluarkan sisa-sisa benda sintetis pada kakinya.

Victor mengatakan aksi solidaritas yang dilakukan oleh massa serikat pekerja PT Freeport di gedung PN Timika pada Kamis (20/4) itu sudah mengarah pada kegiatan demonstrasi.

Padahal massa serikat pekerja PT Freeport tidak mengantongi izin untuk melakukan demonstrasi di tempat tersebut, melainkan di Kantor Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Perumahan Rakyat Kabupaten Mimika di kompleks Kantor Bupati Mimika Jalan Cenderawasih-SP3, Kuala Kencana.

"Kemarin itu sudah merupakan demonstrasi, bukan lagi sekedar solidaritas untuk datang mengikuti sidang. Ada bendera SPSI, ada pengeras suara," kata Victor.

baca juga

Menurut dia, insiden di depan gedung PN Timika terjadi lantaran massa serikat pekerja memaksakan kehendak untuk mengeluarkan terdakwa Sudiro dari dalam mobil tahanan kejaksaan.

Tindakan tersebut, katanya, tidak prosedural dan menunjukkan masyarakat belum sepenuhnya memahami sistem penegakkan hukum secara baik.

"Apapun yang dilakukan oleh aparat penegak hukum sudah ada aturannya. Jangan sampai terjadi pemaksaan kehendak. Kemarin itu sudah terjadi pemaksaan kehendak. Anggota kami sudah menyampaikan imbauan-imbauan sesuai standar operasi prosedur (SOP), tapi juga tidak dihiraukan," jelasnya.

Ke depan, Polres Mimika berharap agar massa serikat pekerja PT Freeport menaati prosedur hukum dan aturan-aturan lainnya dalam hal berdemonstrasi dan menyampaikan aspirasi di depan umum.

"Apabila mengganggu ketertiban umum maka kami aparat akan melakukan tahapan-tahapan untuk penertiban terhadap gangguan ketertiban umum. Kami mengimbau semua pihak tolong menjaga kedamaian. Rekan-rekan serikat pekerja berjuanglah sesuai jalur-jalur yang ada, bukan dengan cara melawan aparat kepolisian dan aparat penegak hukum yang lain," kata Victor.

Insiden kericuhan usai sidang terdakwa Sudiro di depan gedung PN Timika pada Kamis (20/4) mengakibatkan lima orang terluka, termasuk Kapolres Mimika Victor Mackbon.

Empat korban luka lainnya merupakan karyawan PT Freeport Indonesia. Mereka terluka akibat terkena peluru karet aparat di bagian kaki dan pantat. Beberapa diantaranya hingga kini masih menjalani perawatan intensif di RSUD Mimika.

Insiden itu juga mengakibatkan tujuh orang polisi mengalami luka-luka dan memar akibat terkena lemparan batu dari massa serikat pekerja.

Sejumlah polisi yang terluka akibat terkena lemparan batu tersebut telah menjalani visum di RSUD Mimika.

Terdakwa Sudiro selaku Ketua PUK SP-KEP SPSI PT Freeport Indonesia disiang karena didakwa menggelapkan dana iuran organisasi SPSI Rp3,3 miliar. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

FPR: Pemerintah Tebar Nasionalisme Palsu Soal  Negosiasi Freeport

FPR: Pemerintah Tebar Nasionalisme Palsu Soal Negosiasi Freeport

Bisnis | Kamis, 20 April 2017 | 08:02 WIB

Jangan Biarkan Menteri ESDM Sendirian Hadapi Freeport

Jangan Biarkan Menteri ESDM Sendirian Hadapi Freeport

Bisnis | Sabtu, 15 April 2017 | 14:01 WIB

Pemerintah Konsisten Untuk Tidak Konsisten Dalam Kasus Freeport

Pemerintah Konsisten Untuk Tidak Konsisten Dalam Kasus Freeport

Bisnis | Senin, 10 April 2017 | 10:59 WIB

Aksi Usir dan Tutup PT Freeport Indonesia

Aksi Usir dan Tutup PT Freeport Indonesia

Foto | Jum'at, 07 April 2017 | 18:25 WIB

Dibawa ke Arbitrase, Indonesia Juga Akan Rugi Terkait Freeport

Dibawa ke Arbitrase, Indonesia Juga Akan Rugi Terkait Freeport

Bisnis | Kamis, 06 April 2017 | 16:15 WIB

Versi Pengamat, Ini Sebab Pemerintah Melunak Pada Freeport

Versi Pengamat, Ini Sebab Pemerintah Melunak Pada Freeport

Bisnis | Kamis, 06 April 2017 | 16:09 WIB

Perundingan Freeport dengan Pemerintah Berlangsung 8 Bulan

Perundingan Freeport dengan Pemerintah Berlangsung 8 Bulan

Bisnis | Kamis, 06 April 2017 | 15:57 WIB

Terbitkan IUPK, Kementerian ESDM Bantah Kalah Dengan Freeport

Terbitkan IUPK, Kementerian ESDM Bantah Kalah Dengan Freeport

Bisnis | Kamis, 06 April 2017 | 12:53 WIB

CERI: IUPK Sementara Freeport Sifatnya Liar dan Ilegal

CERI: IUPK Sementara Freeport Sifatnya Liar dan Ilegal

Bisnis | Kamis, 06 April 2017 | 12:25 WIB

Beri Izin Ekspor Freeport, Pemerintah Dinilai Langgar UU

Beri Izin Ekspor Freeport, Pemerintah Dinilai Langgar UU

Bisnis | Kamis, 06 April 2017 | 12:15 WIB

Terkini

QRIS BRI Permudah Transaksi UMKM, Pemilik Depot Yamie di Kutoarjo Ini Rasakan Manfaatnya

QRIS BRI Permudah Transaksi UMKM, Pemilik Depot Yamie di Kutoarjo Ini Rasakan Manfaatnya

Bri | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 05:17 WIB

Hybrid Fitness Race Khusus Perempuan Hadir di Indonesia

Hybrid Fitness Race Khusus Perempuan Hadir di Indonesia

Sport | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:45 WIB

Sumsel United Tak Terkalahkan 4 Laga, Tegar Hening Absen Jelang Derby Sumatera

Sumsel United Tak Terkalahkan 4 Laga, Tegar Hening Absen Jelang Derby Sumatera

Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:42 WIB

Laba PTBA Tembus Rp4,41 Triliun, Pendapatan Naik 12 Persen hingga Kuartal III 2026

Laba PTBA Tembus Rp4,41 Triliun, Pendapatan Naik 12 Persen hingga Kuartal III 2026

Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:31 WIB

Nugroho Herucahyono Dorong Talenta Indonesia Berani Bangun Teknologi untuk Dunia

Nugroho Herucahyono Dorong Talenta Indonesia Berani Bangun Teknologi untuk Dunia

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:17 WIB

35 Tahun Yugoslavia Bubar, Siapa Paling Untung di Sepak Bola? Kroasia dan Serbia Menonjol

35 Tahun Yugoslavia Bubar, Siapa Paling Untung di Sepak Bola? Kroasia dan Serbia Menonjol

Bola | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:10 WIB

Gibran Kalahkan Prabowo di Puncak Elektabilitas, Begini Respon Santai Jokowi

Gibran Kalahkan Prabowo di Puncak Elektabilitas, Begini Respon Santai Jokowi

Surakarta | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:06 WIB

Dari Urusan Kerja hingga Menyusui, Teknologi Makin Dekat dengan Rutinitas Harian Perempuan

Dari Urusan Kerja hingga Menyusui, Teknologi Makin Dekat dengan Rutinitas Harian Perempuan

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:57 WIB

Indosat Perkuat 5G di Semarang, Cakupan Capai 96 Persen, UMKM hingga Pengguna AI Jadi Sasaran

Indosat Perkuat 5G di Semarang, Cakupan Capai 96 Persen, UMKM hingga Pengguna AI Jadi Sasaran

Jawa Tengah | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Hashim Klaim Indonesia Negara Super Kaya, Sebut Mampu Biayai MBG & Kopdes Merah Putih

Hashim Klaim Indonesia Negara Super Kaya, Sebut Mampu Biayai MBG & Kopdes Merah Putih

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:43 WIB

×