Kakek Bonyok Digebuki Anak yang Mabuk, Cucunya Diselamatkan

Pebriansyah Ariefana

Senin, 24 April 2017 | 19:40 WIB
Kakek Bonyok Digebuki Anak yang Mabuk, Cucunya Diselamatkan
Ilustrasi penganiayaan, penyerangan, pemukulan, pengeroyokan. (Shutterstock)

Suara.com - Seorang warga RT 02 Kelurahan Jingah Kecamatan Teweh Baru Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah bernama Sanarudin (56) mengalami luka berdarah akibat dianiaya anak kandung Muhlis (29) yang sedang mabuk minuman keras.

"Saya sedang bersih bersih rumput di depan rumah, tiba-tiba datang anak saya dari arah atas sambil berteriak-teriak. Saya kaget, ada apa yang terjadi, namun dengan tiba-tiba anak saya lansung menyerang saya hingga saya babak belur seperti ini," kata Sanarudin warga RT 02 Kelurahan Jingah Kecamatan Teweh Baru, Senin (24/4/2017).

Peristiwa itu terjadi hari ini sekitar pukul 08.00 WIB mengakibatkan wajah korban lebam berdarah-darah dan beberapa giginya sampai lepas akibat dianiaya anak kandungnya sendiri. Pada kejadian itu adik pelaku yang masih anak-anak berusaha melerai dan membantu ayahnya, namun karena kalah tenaga sang adik juga ikut dihajar oleh kakaknya. Ayahpun berusaha melawan. Namun ayah pelaku yang sudah usia tua kalah tenaga dengan sang anak.

Korban berusaha berlari mencari pertolongan kepada warga sambil menggendong cucunya anak dari pelaku yang masih berusia dua tahun untuk diselamatkan, agar tidak kena amukan bapak yang sedang mabuk. Namun anak terus mengejar ayahnya hinga ke tengah jalan, dan kembali menghajar ayahnya dan penganiayaan tersebut sampai ke tengah jalan raya, kata seorang warga RT 02 Kelurahan Jingah.

Sejumlah warga yang geram melihat aksi anak yang durhaka tega menghajar ayah kandungnya langsung menendang pelaku hingga terjatuh. Pelaku lansung diikat dengan tali nylon.

Kejadian tersebut sempat jadi tontonan warga yang berlalu lalang di sekitar kejadian. Beberapa warga langsung menghubungi polisi, tak lama kemudian mobil datang untuk mengamankan pelaku.

"Kalau anak saya itu sepertinya sedang mabuk, dan kalau dia mabuk pasti ngamuk-ngamuk seperti ini. Makanya saya pindah dan bikin rumah baru di Kelurahan Jingah karena tidak ingin berkumpul serumah dengan dia. Setiap dia minta uang kalau tidak dikasih pasti saya yang jadi korban. Anak saya ini sudah sering kali keluar masuk penjara akibat kasus yang sama menganiaya saya," ujar korban.

Istri korban juga mengatakan perut suaminya masih sakit sampai sekarang karena diinjak tersangka waktu mabuk dan ngamuk-ngamuk di rumah. Dia berharap pihak kepolisian dapat menghukum dan tidak mengeluarkannya dari penjara sehingga ada efek jera dan korban berharap agar anak itu bisa dikirim untuk direhabilitasi.

"Saya sudah beberapa kali menyampaikan permohonan kepada dinas terkait untuk merehabilitasi namun sampai saat ini tidak ditanggapi. Saya akan menghadap bupati melaporkan masalah ini kenapa permohonan rehabilitasi anak saya sampai sekarang ini belum ditanggapi," katanya sambil menahan sakit akibat dianiaya anak kandungnya.

baca juga

Sementara dari keterangan seorang warga, yang bersangkutan minum-minuman keras di eks Terminal Wayang saat anak-anak sedang latihan karate. Pelaku sempat mendorong beberapa anak muridnya yang sedang latihan saat itu, namun ditegur oleh pelatih dan diancam akan dilaporkan kepolisi dan tersangka lansung pergi. Mungkin setelah sampai rumah orang tuanya tersangka langsung menganiaya ayah kandungnya.

Lurah Jingah Ali Wardana mengatakan, ini merupakan pengaruh minuman keras sehingga dampaknya seperti ini. Ke depan aparat desa akan meminimalisir kejadin seperti ini jangan sampai kasus seperti ini terjadi lagi. Anak ini sudah beberapa kali menganiaya ayahnya.

"Saya mengimbau anak-anak remaja di kelurahan jingah ini, agar bergaullah yang benar berbuat yang positif jangan sampai terpengaruh minum-minuman keras dan obat-obat terlarang karena dampaknya akan merusak diri sendiri bahkan orang lain. Contohnya seperti ini. Kita akan mencari langkah-langkah terbaik bagaimana ke depannya kejadian seperti ini tidak terulang lagi," kata Ali. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Anak Tajir yang Ludahi Jurnalis NET TV Ternyata Pakai Narkoba!

Anak Tajir yang Ludahi Jurnalis NET TV Ternyata Pakai Narkoba!

News | Kamis, 13 April 2017 | 19:10 WIB

Bosan Menagih Janji, Seorang Lelaki Jadi Korban Penganiayaan

Bosan Menagih Janji, Seorang Lelaki Jadi Korban Penganiayaan

News | Minggu, 05 Maret 2017 | 22:07 WIB

Berikut Daftar Tersangka Kasus Penganiayaan Amirulloh

Berikut Daftar Tersangka Kasus Penganiayaan Amirulloh

News | Rabu, 11 Januari 2017 | 14:52 WIB

Reka Adegan Penganiayaan, Farah Dibba Menangis

Reka Adegan Penganiayaan, Farah Dibba Menangis

Entertainment | Kamis, 29 Desember 2016 | 15:37 WIB

Gelar Rekonstruksi, Farah Dibba Kesal Lihat Tersangka

Gelar Rekonstruksi, Farah Dibba Kesal Lihat Tersangka

Entertainment | Kamis, 29 Desember 2016 | 15:06 WIB

Diduga Utang Makan Rp500 Ribu, Napi Dianiaya Sipir dan Napi Lain

Diduga Utang Makan Rp500 Ribu, Napi Dianiaya Sipir dan Napi Lain

News | Kamis, 29 Desember 2016 | 03:02 WIB

Tujuh Siswi SD di NTT Ditikam, MUI Minta Warga Tenang

Tujuh Siswi SD di NTT Ditikam, MUI Minta Warga Tenang

News | Selasa, 13 Desember 2016 | 20:21 WIB

Lelaki yang Tega Tikam 7 Siswi SD di NTT Asalnya dari Bekasi

Lelaki yang Tega Tikam 7 Siswi SD di NTT Asalnya dari Bekasi

News | Selasa, 13 Desember 2016 | 15:37 WIB

Mengerikan! Komplotan Begal Serang Polisi di Bandung

Mengerikan! Komplotan Begal Serang Polisi di Bandung

News | Minggu, 27 November 2016 | 09:27 WIB

Dituduh Rebut Pacar, Siswi SMP Dianiaya 12 Pelajar

Dituduh Rebut Pacar, Siswi SMP Dianiaya 12 Pelajar

News | Selasa, 11 Oktober 2016 | 07:01 WIB

Terkini

Rokan Hulu Kembali Perpanjang Sistem Belajar dari Rumah Imbas Kabut Asap

Rokan Hulu Kembali Perpanjang Sistem Belajar dari Rumah Imbas Kabut Asap

Riau | Rabu, 16 September 2026 | 09:48 WIB

Babak Baru Kasus TPPU: Tepis Aset Rp846 Miliar, Febrie Adriansyah Siap 'Tarung' di Pengadilan

Babak Baru Kasus TPPU: Tepis Aset Rp846 Miliar, Febrie Adriansyah Siap 'Tarung' di Pengadilan

News | Rabu, 16 September 2026 | 09:48 WIB

Organisasi Kurator Kelima Diakui Pemerintah, Siap Perkuat Profesi dan Kolaborasi Hukum

Organisasi Kurator Kelima Diakui Pemerintah, Siap Perkuat Profesi dan Kolaborasi Hukum

Bekaci | Rabu, 16 September 2026 | 09:47 WIB

Mengapa Kapal Selam Bisa Tenggelam, Melayang, dan Mengapung di Laut Menurut Hukum Archimedes?

Mengapa Kapal Selam Bisa Tenggelam, Melayang, dan Mengapung di Laut Menurut Hukum Archimedes?

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 09:43 WIB

OJK Hentikan 27 Gadai Ilegal hingga Agustus 2026

OJK Hentikan 27 Gadai Ilegal hingga Agustus 2026

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 09:41 WIB

Harga Bitcoin Cs Jatuh, Indeks CFX10 Ambruk 2,66%

Harga Bitcoin Cs Jatuh, Indeks CFX10 Ambruk 2,66%

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 09:38 WIB

Gerebek Kamar Kos, Polisi Ciduk Dua Pemuda dan Belasan Butir Ekstasi di Bandar Lampung

Gerebek Kamar Kos, Polisi Ciduk Dua Pemuda dan Belasan Butir Ekstasi di Bandar Lampung

Lampung | Rabu, 16 September 2026 | 09:35 WIB

Budi Karya Absen Sidang Banding DJKA karena Sakit, Sidang Tetap Jalan

Budi Karya Absen Sidang Banding DJKA karena Sakit, Sidang Tetap Jalan

News | Rabu, 16 September 2026 | 09:33 WIB

Gantikan Purbaya, Menkeu Suahasil Diingatkan Target Ekonomi 6% hingga Tekanan Harga Minyak

Gantikan Purbaya, Menkeu Suahasil Diingatkan Target Ekonomi 6% hingga Tekanan Harga Minyak

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 09:32 WIB

Hari ke-9 Cari 5 Jurnalis, Tim SAR Ubah Strategi Sisir 8 Sektor Selat Sunda hingga Dekat Pesisir

Hari ke-9 Cari 5 Jurnalis, Tim SAR Ubah Strategi Sisir 8 Sektor Selat Sunda hingga Dekat Pesisir

News | Rabu, 16 September 2026 | 09:30 WIB

×