Akankah Anies-Sandiaga Pertahankan Saefullah sebagai Sekda?

Siswanto | Dian Rosmala | Suara.com

Rabu, 26 April 2017 | 12:03 WIB
Akankah Anies-Sandiaga Pertahankan Saefullah sebagai Sekda?
Sekretaris Daerah DKI Jakarta Saefullah. (Suara.com/Dwi Bowo Raharjo)
Ketua DPD Partai Gerindra Jakarta Mohamad Taufik yakin setelah dilantik, Anies Baswedan dan Sandiaga Uno akan merombak satuan kerja perangkat daerah.
 
"Pastilah (dirombak). Masa nggak ada. Harus yang sevisi dong dengan gubernur, nggak mungkin dong orang lain," kata Taufik di posko kampanye Anies-Sandiaga, Jalan Cicurug, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (26/4/2017).
 
Taufik memberikan sinyal salah satu pejabat yang berpeluang kena perombakan yaitu Sekretaris Daerah Saefullah. Sejak awal pilkada Jakarta periode 2017-2022, Saefullah dinilai tidak yakin Anies-Sandiaga memenangkan pemilihan.
 
"Saefullah nggak yakin kami menang. Kalau tahu nggak yakin kami menang, gimana?" ujar Taufik.
 
Saefullah merupakan mantan wali kota Jakarta Pusat. Saat ini, menjabat ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama Jakarta.
 
Taufik mengaku akan berbicara dengan Anies dan Sandiaga menyangkut posisi sekretaris daerah periode 2017-2022.
 
"Nanti kami omongin sama Anies, menurut saya harusnya gitu (diganti). Supaya murni tahun 2018, Anies bilang kan gerakan, supaya di dalam sama gerakannya, satu visi," kata Taufik.
 
Sandiaga bicara diplomatis mengenai usulan perombakan jabatan. Sandiaga berharap jangan ada pejabat pemerintah Jakarta yang merasa posisinya terancam setelah Ahok dan Djarot kalah di pilkada Jakarta. Sebab, pemerintahan yang akan datang tetap menghargai prestasi aparatur sipil negara.

"Supaya nggak ada yang was-was semua akan kami apresiasi, tak terkecuali mereka yang terindikasi berpihak," kata Sandiaga di posko kampanye Anies-Sandiaga, Jalan Cicurug, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (24/4/2017).

Pasangan Anies dan Sandiaga dipastikan memenangkan pilkada Jakarta periode 2017-2022. Mulai Oktober 2017, Jakarta akan memiliki pemimpin baru.

Sandiaga mengatakan selama pejabat memiliki prestasi untuk kemajuan Jakarta, mereka harus diapresiasi. Sandiaga memahami jika ada sebagian aparatur yang tergoda untuk bersikap tidak netral dalam pilkada.

"Kalau mereka meyakini saat itu mereka khilaf dan mengakui kesalahan mereka, dan siap mendukung pemerintahan kami, ya kami akan dukung dia. Kami akan beri apresiasi," tutur Sandiaga.
 
Anies dan Sandiaga akan menggantikan Basuki Tjahaja Purnama dan dan Djarot Saiful Hidayat pada Oktober 2017. Anies dan Sandiaga berhasil meraih suara lebih banyak ketimbang Ahok-Djarot di pilkada putaran kedua yang berlangsung pada Rabu (19/4/2017).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Blak-blakan! Eep Saefulloh: Nepotisme Adalah Legasi Jokowi yang Amat Sangat Terang Benderang

Blak-blakan! Eep Saefulloh: Nepotisme Adalah Legasi Jokowi yang Amat Sangat Terang Benderang

News | Jum'at, 31 Januari 2025 | 13:58 WIB

Pengamat: Pilpres 2024 Mustahil Satu Putaran

Pengamat: Pilpres 2024 Mustahil Satu Putaran

Kotak Suara | Sabtu, 30 Desember 2023 | 19:08 WIB

Eep Safulloh Beberkan Data Menarik, 48 Persen Pemilih Belum Mantap dengan Capres Pilihannya

Eep Safulloh Beberkan Data Menarik, 48 Persen Pemilih Belum Mantap dengan Capres Pilihannya

Kotak Suara | Minggu, 29 Oktober 2023 | 06:00 WIB

Terkini

KPK Cecar Fadia Arafiq Soal Penukaran Valas yang Diduga dari Hasil Korupsi

KPK Cecar Fadia Arafiq Soal Penukaran Valas yang Diduga dari Hasil Korupsi

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 13:07 WIB

Kena Penggusuran, Belasan Penghuni Rumdis PAM Jaya Benhil Dapat Rp50 Juta dan Rusun Gratis

Kena Penggusuran, Belasan Penghuni Rumdis PAM Jaya Benhil Dapat Rp50 Juta dan Rusun Gratis

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 13:07 WIB

Niat Mulia Berujung Duka: Pria Berbaju Koko Tewas Dihantam KRL Saat Lerai Tawuran di Duren Sawit

Niat Mulia Berujung Duka: Pria Berbaju Koko Tewas Dihantam KRL Saat Lerai Tawuran di Duren Sawit

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 12:28 WIB

Alibi Janggal Anggota BAIS Penyiram Air Keras Andrie Yunus saat Diinterogasi Atasan

Alibi Janggal Anggota BAIS Penyiram Air Keras Andrie Yunus saat Diinterogasi Atasan

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 12:13 WIB

Serangan Israel ke Lebanon Selatan Tewaskan 2.702 Orang, Lukai Ribuan Warga Sipil Sejak Maret

Serangan Israel ke Lebanon Selatan Tewaskan 2.702 Orang, Lukai Ribuan Warga Sipil Sejak Maret

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 12:09 WIB

Mendagri: Penghargaan Daerah Jadi Instrumen Tampilkan Kinerja Nyata Kepala Daerah

Mendagri: Penghargaan Daerah Jadi Instrumen Tampilkan Kinerja Nyata Kepala Daerah

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 12:08 WIB

Jadi Tersangka, Pengemudi Pajero Sport Penabrak Pedagang Buah di Kalimalang Tak Ditahan

Jadi Tersangka, Pengemudi Pajero Sport Penabrak Pedagang Buah di Kalimalang Tak Ditahan

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 12:03 WIB

Donald Trump akan Bahas Taiwan dengan Xi Jinping di Beijing

Donald Trump akan Bahas Taiwan dengan Xi Jinping di Beijing

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 12:01 WIB

10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi

10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 11:47 WIB

UU Guru dan Dosen Digugat ke MK, 'Pahlawan Tanpa Tanda Jasa' Digaji di Bawah UMR

UU Guru dan Dosen Digugat ke MK, 'Pahlawan Tanpa Tanda Jasa' Digaji di Bawah UMR

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 11:46 WIB