Pulang Libur di Pantai Ada Ruam, di Baliknya Ternyata Mengejutkan

Arsito Hidayatullah, Risna Halidi

Jum'at, 28 April 2017 | 19:39 WIB
Pulang Libur di Pantai Ada Ruam, di Baliknya Ternyata Mengejutkan
Ruam pada bagian kaki yang ternyata reaksi dari parasit cacing di dalam tubuh. [MailOnline/Elsevier Inc/capture]

Suara.com - Seorang perempuan mengalami ruam yang tak kunjung sembuh selama dua minggu setelah melakukan liburan di sebuah pantai di Karibia. Setelah pemeriksaan lebih lanjut, ruam tersebut ternyata bukan ruam sembarangan.

Apa yang disangka ruam oleh perempuan yang tak disebutkan namanya itu, ternyata berisi semacam parasit dari cacing yang terkubur di bawah kulitnya.

Sebagaimana dilansir Mail Online, perempuan berusia 45 tahun itu kembali ke kampung halamannya di Pennsylvania dalam keadaan sehat setelah berlibur. Tapi, dua minggu kemudian, serangkaian gundukan tipis muncul dan terangkat, serta terasa gatal di area kakinya. Dia awalnya mencoba mengabaikan keluhan itu sampai pada akhirnya berkonsultasi dengan dokter.

Masuk ke bagian gawat darurat, petugas medis mengatakan bahwa mereka tahu persis kasus klasik tersebut, yaitu infeksi parasit yang dikenal sebagai cutaneous larva migrans. Hanya saja, sumber keluhan ini sangat langka, yaitu berasal dari sejenis spesies cacing yang biasanya hanya menginfeksi anjing atau kucing.

Sekarang, perempuan itu pun menjadi subjek sebuah studi medis baru, yang antara lain diterbitkan dalam The Journal of Emergency Medicine. Sementara sejak saat terkena, ia telah diobati dengan obat anti-parasit dan mulai berangsur-angsur pulih.

Infeksi cutaneous larva migran diketahui tidak pernah atau jarang terjadi pada manusia. Hal itu biasanya muncul dari oleh cacing tambang. Dalam kasus ini, sumber infeksinya tidak biasa, karena baik Ancylostoma braziliense atau Ancylostoma caninum adalah cacing yang hanya menulari hewan.

Biasanya, cacing tambang diketahui tumbuh subur di daerah beriklim hangat, mengubur diri mereka ke dalam kulit manusia, dan menuju ke usus besar. Di sana mereka bertelur, lalu keluar lagi dari tubuh manusia.

Tapi manusia bukanlah tuan rumah alami untuk Ancylostoma braziliense atau Ancylostoma caninum, dan cacing itu bahkan bisa hilang dalam tubuh. Mereka tetap di bawah kulit karena mencoba menemukan jalan mereka. Ruam sendiri adalah reaksi saat sistem kekebalan tubuh mencoba menyerang parasit dari cacing itu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tips Atasi Lecet pada Pantat dan Selangkangan Bayi

Tips Atasi Lecet pada Pantat dan Selangkangan Bayi

Health | Jum'at, 16 Desember 2016 | 13:14 WIB

Sering Demam di Malam Hari, Waspadai Penyakit Kaki Gajah

Sering Demam di Malam Hari, Waspadai Penyakit Kaki Gajah

Health | Jum'at, 30 September 2016 | 20:19 WIB

Jelang Lengser, Nama Obama Diabadikan pada Cacing Parasit

Jelang Lengser, Nama Obama Diabadikan pada Cacing Parasit

Tekno | Jum'at, 09 September 2016 | 16:01 WIB

Terkini

Pati Kompak! Ratusan Ormas Deklarasi Damai di Alun-alun, Tegaskan Tolak Aksi Provokatif

Pati Kompak! Ratusan Ormas Deklarasi Damai di Alun-alun, Tegaskan Tolak Aksi Provokatif

News | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 00:04 WIB

Dari Panggung KKI 2026, Belasan UMKM Sumsel Membidik Pasar Nasional hingga Ekspor

Dari Panggung KKI 2026, Belasan UMKM Sumsel Membidik Pasar Nasional hingga Ekspor

Sumsel | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:49 WIB

Cek Kesehatan Gratis Efektif Deteksi Dini dan Eliminasi Kasus TBC di Tangsel

Cek Kesehatan Gratis Efektif Deteksi Dini dan Eliminasi Kasus TBC di Tangsel

Banten | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:45 WIB

Karhutla Sumsel Belum Terkendali, 8 Lokasi Masih Terbakar, Air Makin Menipis

Karhutla Sumsel Belum Terkendali, 8 Lokasi Masih Terbakar, Air Makin Menipis

Sumsel | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:34 WIB

Guncang Lima Kota Besar, Deddy Corbuzier Bawa Invasi Indonesia Podcast Festival 2026 ke Luar Jakarta

Guncang Lima Kota Besar, Deddy Corbuzier Bawa Invasi Indonesia Podcast Festival 2026 ke Luar Jakarta

Entertainment | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Kemendagri Dorong Digitalisasi Transaksi Daerah Tak Sekadar Pembayaran, tapi Dongkrak PAD

Kemendagri Dorong Digitalisasi Transaksi Daerah Tak Sekadar Pembayaran, tapi Dongkrak PAD

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Indonesia - China Sepakat Tingkatkan Kerja Sama Bidang Pertahanan

Indonesia - China Sepakat Tingkatkan Kerja Sama Bidang Pertahanan

Video | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Praperadilan Febrie: Ahli Sebut TPPU Pasca 2026 Wajib Pakai Pasal 607, Bukan UU Lama

Praperadilan Febrie: Ahli Sebut TPPU Pasca 2026 Wajib Pakai Pasal 607, Bukan UU Lama

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:00 WIB

28 Tahun Berlalu, Luka Mei 1998 Kembali Disuarakan Lewat Lagu

28 Tahun Berlalu, Luka Mei 1998 Kembali Disuarakan Lewat Lagu

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Bayi 3 Bulan di OKU Terbaring di ICU, 11 Hari Setelah Diduga Dianiaya Ayah Kandung

Bayi 3 Bulan di OKU Terbaring di ICU, 11 Hari Setelah Diduga Dianiaya Ayah Kandung

Sumsel | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 22:48 WIB

×