Ini Potret 'Kamp Kematian' Korea Utara yang Terekspos

Tomi Tresnady

Senin, 01 Mei 2017 | 06:31 WIB
Ini Potret 'Kamp Kematian' Korea Utara yang Terekspos
Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un melakukan inspeksi di lokasi pembangunan Ryomyong Street, Kamis (26/1/2017). [AFP]

Suara.com - Seorang mantan penjaga 'kamp kematian' Korea Utara mengungkapkan tentang penyiksaan, pemerkosaan dan eksekusi yang terjadi setiap hari.

Tahanan diperlakukan bak hewan oleh penjaga yang telah dicuci otaknya dalam rezim Kim Jong-un dan kondisinya mengerikan di kamp konsentrasi, meskipun rezim membantah keberadaan mereka.

Lim Hye-jin mulai bekerja di Camp 12 saat berusia 17 tahun. Ia mengatakan kepada Mail on Sunday tentang apa yang sebenarnya terjadi dalam kamp.

Dia ingat saat dua saudara laki-lakinya lolos dari kamp, tujuh anggota keluarganya dibunuh sebagai balas dendam.

Berikutnya, setelah ditangkap lagi, mereka jadi sasaran penyiksaan. Berikut foto Camp 12 diambil oleh Google Earth:

"Kedua bersaudara dipenggal di depan semua orang. Mereka memanggil semua orang untuk menonton sebagai peringatan agar tidak melarikan diri. Tahanan lain kemudian harus melempari mereka dengan batu," cerita Lim.

Pemandangan barbar itu hanyalah salah satu dari sekian banyak yang terjadi di kamp yang berada di pegunungan, klaim dia.

Lim berhasil melarikan diri setelah ia ditangkap secara ilegal berdangang di Cina.

baca juga

Di penjara, ia dipaksa berparade telanjang di depan penjaga laki-laki. Lim akhirnya berhasil melarikan diri ke Seoul, Korea Selatan, tempat ia tinggal saat ini.

"Saya merasa dikhianati oleh para pemimpin yang telah berbohong kepada kami. Kami diberitahu untuk tidak melihat orang-orang ini sebagai manusia. Sekarang aku merasa trauma."

Tahanan politik di kamp diberi label musuh oleh rezim Kim Jong-un. Namun, sebagian besar narapidana di dua kamp tempat Lim bekerja adalah perempuan dan anak-anak.

Dia mengungkapkan bagaimana penjaga memperkosa perempuan, memaksa mereka melakukan aborsi atau bahkan membunuh mereka dengan suntikan mematikan.

Mayat-mayat dilempar ke tumpukan besar dan orang-orang kelaparan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pemerintah AS Desak Cina "Bereskan" Ancaman Nuklir Korut

Pemerintah AS Desak Cina "Bereskan" Ancaman Nuklir Korut

News | Sabtu, 29 April 2017 | 04:24 WIB

Di Pesawat Ini, Satu-satunya Opsi Makanan Malah 'Tak Layak Makan'

Di Pesawat Ini, Satu-satunya Opsi Makanan Malah 'Tak Layak Makan'

Lifestyle | Jum'at, 28 April 2017 | 19:34 WIB

Antisipasi Rudal Korut, AS Tempatkan Rudal THAAD di Korsel

Antisipasi Rudal Korut, AS Tempatkan Rudal THAAD di Korsel

News | Kamis, 27 April 2017 | 09:39 WIB

Was-was Korut Diserbu AS, Putin Kirim Alat Perang ke Perbatasan

Was-was Korut Diserbu AS, Putin Kirim Alat Perang ke Perbatasan

News | Kamis, 20 April 2017 | 19:53 WIB

AS-Korut Meradang, Inggris Malah Gelontor Rp66,9 M ke Kim Jong Un

AS-Korut Meradang, Inggris Malah Gelontor Rp66,9 M ke Kim Jong Un

News | Selasa, 18 April 2017 | 13:45 WIB

Terkini

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:11 WIB

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:02 WIB

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Bola | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:55 WIB

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:42 WIB

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:26 WIB

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:53 WIB

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:52 WIB

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:46 WIB

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:42 WIB

×