Ketahuan Palak Pemotor Rp200 Ribu, Polisi Gadungan Ditangkap

Tomi Tresnady

Selasa, 02 Mei 2017 | 23:31 WIB
Ketahuan Palak Pemotor Rp200 Ribu, Polisi Gadungan Ditangkap
Ilustrasi petugas korupsi. [shutterstock]

Suara.com - Polresta Samarinda, Kalimantan Timur, menangkap polisi gadungan yang menjalankan aksi penipuan dengan memakai seragam mirip anggota kepolisian.

Kanit Reskrim Polsekta Samarinda Ilir Inspektur Polisi Dua Purwanto, Selasa mengatakan, pengungkapan aksi penipuan dengan modus meminta uang mengatasnamakan Polri itu berlangsung Senin (1/5) di Jalan Kusuma Bangsa.

"Pelaku penipuan berinisial JP (33) yang melakukan aksi dengan modus meminta uang mengatasnamakan Polri itu ditangkap saat menjalankan aksinya di Jalan Kusuma Bangsa, Senin (1/5) sekitar pukul 16. 00 Wita," ujar Purwanto.

Saat itu pelaku yang mengenakan atribut mirip polisi dan menghentikan pengendara motor yang tidak menggunakan kelengkapan berkendara. Kemudian ia menanyakan surat kelengkapan kendaraan.

"Karena korban tidak tidak membawa STNK, pelaku segera melakukan negosiasi dan meminta uang Rp200.000," tutur Purwanto.

Karena merasa keberatan dan tidak ingin membayar tambah Purwanto, korban dan pelaku sempat terlibat adu mulut.

"Saat adu mulut berlangsung, kebetulan seorang personel Satlantas Polresta Samarinda melintas kemudian menanyakan permasalahan tersebut. Korban kemudian menceritakan bahwa ia hendak ditilang namun keberatan membayar uang yang diminta pelaku," tuturnya.

"Melihat keberadaan polisi itulah, pelaku panik dan sempat berupaya melarikan diri tetapi berhasil digagalkan personel Satlantas Polresta Samarinda itu. Pelaku yang mengenakan pakaian mirip polisi itu kemudian diamankan untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut," terang Purwanto.

Penipuan dengan modus mengenakan atribut kepolisian itu, menurut Purwanto, masih terus dikembangkan untuk mengungkap kemungkinan pelaku beraksi di tempat lain.

baca juga

"Kasus tersebut dilimpahkan ke Polresta Samarinda untuk dilakukan pengembangan sebab tidak menutup kemungkinan, pelaku sudah kerap melakukan aksi serupa," tutur Purwanto.

Sementara itu, Kapolresta Samarinda Komisaris Besar Polisi Reza Arief Dewanto meminta masyarakat waspada terhadap berbagai modus penipuan yang semakin marak.

"Tindak kejahatan penipuan dengan berkedok menjadi anggota Polri sudah banyak terjadi di wilayah lain. Kami mengimbau masyarakat untuk lebih berhati dan selalu waspada agar tidak menjadi korban penipuan," kata Reza Arief Dewanto. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Rizal Ramli Sebut Era Megawati Beri Kelonggaran ke Obligor BLBI

Rizal Ramli Sebut Era Megawati Beri Kelonggaran ke Obligor BLBI

News | Selasa, 02 Mei 2017 | 20:22 WIB

Empat Orang Diperiksa untuk Telusuri Pelarian Miryam

Empat Orang Diperiksa untuk Telusuri Pelarian Miryam

News | Selasa, 02 Mei 2017 | 19:45 WIB

Penemuan Bilik Rahasia Bikin Kepala Polisi Dipecat

Penemuan Bilik Rahasia Bikin Kepala Polisi Dipecat

News | Sabtu, 29 April 2017 | 02:19 WIB

Kronologis Penembakan Polisi Paris oleh ISIS

Kronologis Penembakan Polisi Paris oleh ISIS

News | Jum'at, 21 April 2017 | 14:52 WIB

ISIS Klaim Bertanggung Jawab Terhadap Serangan ke Polisi di Paris

ISIS Klaim Bertanggung Jawab Terhadap Serangan ke Polisi di Paris

News | Jum'at, 21 April 2017 | 06:38 WIB

Terkini

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:40 WIB

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:28 WIB

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:01 WIB

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Jabar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:50 WIB

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

Jakarta | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:47 WIB

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Bogor | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:43 WIB

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:31 WIB

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Video | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:15 WIB

×