Novel Baswedan Dituding Beri Keterangan Palsu di Sidang e-KTP

Reza Gunadha, Nikolaus Tolen

Sabtu, 06 Mei 2017 | 13:15 WIB
Novel Baswedan Dituding Beri Keterangan Palsu di Sidang e-KTP
Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan dipindahkan untuk menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Mata Jakarta, Selasa (11/4). [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Anggota Komisi III DPR RI Masinton Pasaribu tidak bisa menerima pernyataan penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan, yang dalam persidangan kasus korupsi e-KTP menyebut dirinya sebagai salah satu orang yang mengancam Miryam S Haryani.

Miryam adalah anggota Komisi V DPR dari Fraksi Partai Hanura yang terseret kasus dugaan korupsi proyek pengadaan Kartu Tanda Penduduk berbasis elektronik (e-KTP). Dia kekinian menyandang predikat tersangka pemberian keterangan palsu dalam persidangan kasus e-KTP.

"Dalam konteks penyebutan nama, itu sebagai bentuk kepalsuan. Novel memberikan keterangan palsu di persidangan," kata politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) itu, dalam diskusi bertajuk 'Meriam DPR untuk KPK' di Warung Daun, Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (6/5/2017).

Mencuatnya nama-nama anggota dewan yang diduga mengancam Miryam itu berawal ketika tiga penyidik KPK Novel Baswedan, Ambarita Damanik dan Muhammad Irwan dihadirkan dalam persidangan.

Ketiganya dihadirkan untuk dimintakan keterangan dan langsung dikonfrontasikan dengan Miryam, yang juga ada dalam persidangan.

Pasalnya, Miryam mengaku diancam saat diperiksa penyidik KPK sehingga membuat dirinya mencabut seluruh keterangan yang tercatat dalam berita acara pemeriksaan (BAP).

Namun, dalam persidangan, Novel justru mengungkapkan Miryam mengakui kepada mereka mendapat ancaman sejumlah koleganya di DPR sebelum menjalani pemeriksaan.

Menurut pengakuan Miryam ke Novel, mereka yang mengancam di antaranya Bambang Soesatyo; Aziz Syamsudin; Desmond J Mahesa; Masinton Pasaribu; Syarifudin Suding, dan satu nama lainnya terlupa oleh Novel.

Untuk diketahui, Novel kekinian masih dalam perawatan setelah menjadi korban teror beberapa waktu lalu. Ia disiram air keras oleh orang tak dikenal, sehingga matanya belum bisa normal difungsikan.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kabar Terakhir Kondisi Dua Bola Mata Novel Baswedan

Kabar Terakhir Kondisi Dua Bola Mata Novel Baswedan

News | Jum'at, 05 Mei 2017 | 17:05 WIB

Hanura Segera Copot Posisi Miryam S Haryani Sebagai Anggota DPR

Hanura Segera Copot Posisi Miryam S Haryani Sebagai Anggota DPR

News | Kamis, 04 Mei 2017 | 19:16 WIB

Apa Kabar Kasus Novel Baswedan, Sudahkah Pelakunya Ditemukan?

Apa Kabar Kasus Novel Baswedan, Sudahkah Pelakunya Ditemukan?

News | Rabu, 03 Mei 2017 | 17:52 WIB

Petisi: Pak Jokowi, Pak Tito, Tangkap Dalang Penyerang Novel!

Petisi: Pak Jokowi, Pak Tito, Tangkap Dalang Penyerang Novel!

News | Kamis, 27 April 2017 | 12:05 WIB

Demokrat Minta Jokowi Bentuk TPF untuk Novel

Demokrat Minta Jokowi Bentuk TPF untuk Novel

News | Kamis, 27 April 2017 | 11:50 WIB

Kasus Keterangan Palsu Miryam, KPK Serentak Geledah 4 Lokasi

Kasus Keterangan Palsu Miryam, KPK Serentak Geledah 4 Lokasi

News | Rabu, 26 April 2017 | 23:41 WIB

Bisakah Kapolda Tangkap Orang yang Siram Novel Pakai Air Keras?

Bisakah Kapolda Tangkap Orang yang Siram Novel Pakai Air Keras?

News | Rabu, 26 April 2017 | 19:45 WIB

Dua Orang Jahat yang Siram Air Keras Sudah Hafal Kebiasaan Novel

Dua Orang Jahat yang Siram Air Keras Sudah Hafal Kebiasaan Novel

News | Rabu, 26 April 2017 | 19:25 WIB

Kapolda Beberkan Cerita Pernah Memarahi Novel Baswedan

Kapolda Beberkan Cerita Pernah Memarahi Novel Baswedan

News | Rabu, 26 April 2017 | 19:30 WIB

Tak Ada Kaitan, 2 Pengintai Novel Dilepas, Ini Alasannya

Tak Ada Kaitan, 2 Pengintai Novel Dilepas, Ini Alasannya

News | Rabu, 26 April 2017 | 17:03 WIB

Terkini

Comeback dengan Call My Name, TWS Temukan Keberanian Diri di Segala Situasi

Comeback dengan Call My Name, TWS Temukan Keberanian Diri di Segala Situasi

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 06:50 WIB

4 Shio Paling Beruntung 3 November 2026, Semua Urusan Lebih Mudah Mulai Hari Ini

4 Shio Paling Beruntung 3 November 2026, Semua Urusan Lebih Mudah Mulai Hari Ini

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 06:41 WIB

Di Balik Drakor Pinocchio: Membeda Cermin Buram Industri Media Masa Kini

Di Balik Drakor Pinocchio: Membeda Cermin Buram Industri Media Masa Kini

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 06:20 WIB

Literasi Keuangan Penting di Era Digital, Bukan Sekadar Tahu Cara Mengelola Uang

Literasi Keuangan Penting di Era Digital, Bukan Sekadar Tahu Cara Mengelola Uang

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 06:08 WIB

Ratas Ekonomi di Istana, PMI Manufaktur Indonesia Tembus Level 54,0

Ratas Ekonomi di Istana, PMI Manufaktur Indonesia Tembus Level 54,0

Foto | Selasa, 03 November 2026 | 06:00 WIB

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:42 WIB

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Bola | Senin, 02 November 2026 | 23:25 WIB

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:05 WIB

×