Kakek Tiga Cucu Ikuti Ujian SD di Garut

Ardi Mandiri

Selasa, 16 Mei 2017 | 06:10 WIB
Kakek Tiga Cucu Ikuti Ujian SD di Garut
Ilustrasi ijazah. (Shutterstock)

Suara.com - Seorang kakek tiga cucu di Kabupaten Garut, Jawa Barat, Yuswandi (54) mengikuti ujian sekolah setara Paket A atau setingkat Sekolah Dasar (SD) untuk mendapatkan ijazah dan pengalaman belajar.

"Mudah-mudahan kalau punya ijazah dapat mengubah nasib menjadi lebih baik," kata Yuswandi usai mengikuti ujian kesetaraan Paket A di SD Al-Amin Jalan Otista, Kecamatan Tarogong Kaler, Garut, Senin.

Yuswandi diusianya yang telah memiliki sembilan anak dan tiga cucu itu mempunyai semangat untuk mengikuti ujian paket A agar selanjutnya dapat mengikuti ujian setara lebih tinggi lagi.

Keinginannya itu merupakan inisiatif sendiri yang ingin menunjukan perubahan nasib hidup yang lebih baik.



"Saya punya keyakinan jika pendidikan akan membuka jalan nasib yang lebih baik," katanya.

Ia menambahkan, tujuan lain mengikuti ujian yaitu untuk memberi semangat kepada anak dan cucunya bahwa pendidikan merupakan hal terpenting dalam kehidupan manusia.

Menurut dia, tidak ada alasan terlambat untuk mendapatkan pendidikan meskipun harus mengikuti program paket kesetaraan.

"Saya berharap dengan mengikuti pendidikan ini dapat diikuti oleh anak-anak," katanya.

Ia mengisahkan, sewaktu masih anak-anak sempat menempuh pendidikan sekolah dasar hingga kelas empat, selanjutnya berhenti karena harus bekerja memenuhi kebutuhan ekonomi keluarga.

Yuswandi terpaksa bekerja menjadi buruh tani membantu ayahnya yang juga bekerja sebagai buruh tani.

"Dari dulu saya menekuni pekerjaan sebagai buruh tani, namun hasilnya seperti ini saja," katanya.

Ketua Penyelenggara Kegiatan Belajar Mengajar (PKBM) Al-Amin, Siti Satiah mengatakan, jumlah peserta ujian kesetaraan berjumlah 30 orang.

Mereka, kata dia, datang dari berbagai pelosok daerah Garut dengan usia berbeda-beda, termasuk peserta yang sudah lanjut usia.

"Kebanyakan peserta mengikuti ujian kesetaraan SD, tapi ada juga paket B dan C," katanya. [Antara]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kocak, Lagi Konvoi Kelulusan Pelajar Disiram Emak-emak

Kocak, Lagi Konvoi Kelulusan Pelajar Disiram Emak-emak

Tekno | Kamis, 04 Mei 2017 | 19:43 WIB

Duh, Kok Gini Yah Gaya Anak SMA Usai Ujian Nasional

Duh, Kok Gini Yah Gaya Anak SMA Usai Ujian Nasional

Tekno | Kamis, 04 Mei 2017 | 19:39 WIB

Matematika Jadi Momok Banyak Siswa, Tapi 28 Anak Ini Luar Biasa!

Matematika Jadi Momok Banyak Siswa, Tapi 28 Anak Ini Luar Biasa!

News | Selasa, 02 Mei 2017 | 19:40 WIB

Terkini

Gunung Karangetang Erupsi, Lontarkan Material Bikin Langit Siau Membara

Gunung Karangetang Erupsi, Lontarkan Material Bikin Langit Siau Membara

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 22:45 WIB

Tragedi Pantura Indramayu, Korban Tewas Kecelakaan Beruntun Bertambah Jadi 10 Orang

Tragedi Pantura Indramayu, Korban Tewas Kecelakaan Beruntun Bertambah Jadi 10 Orang

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 21:50 WIB

Pikap Warkidi Dihantam Truk di Pantura Indramayu: 3 Penumpang Tewas, Belasan Orang Luka-Luka

Pikap Warkidi Dihantam Truk di Pantura Indramayu: 3 Penumpang Tewas, Belasan Orang Luka-Luka

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 21:25 WIB

Prabowo Kritik Teori Neolib: Katanya Kakayaan Menetes ke Bawah, Kalian Percaya?

Prabowo Kritik Teori Neolib: Katanya Kakayaan Menetes ke Bawah, Kalian Percaya?

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 20:25 WIB

Ketua Umum FKDT Apresiasi Langkah Presiden Redakan Polemik Kasus Febrie Adriansyah

Ketua Umum FKDT Apresiasi Langkah Presiden Redakan Polemik Kasus Febrie Adriansyah

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 20:23 WIB

Kebakaran Maut di Pulogadung, 3 Orang Tewas Saat Tidur Lelap

Kebakaran Maut di Pulogadung, 3 Orang Tewas Saat Tidur Lelap

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:55 WIB

Prabowo Kecam Pemimpin Provokator Ajak Bakar-bakar: Saya Percaya Hukum Karma

Prabowo Kecam Pemimpin Provokator Ajak Bakar-bakar: Saya Percaya Hukum Karma

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:50 WIB

Amnesty Kritik Pemekaran Papua: Negara Hanya Dengar Mereka yang Setuju Saja

Amnesty Kritik Pemekaran Papua: Negara Hanya Dengar Mereka yang Setuju Saja

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:39 WIB

Bukan Cuma Peluru, Pengungsi Papua Terancam Putus Sekolah dan Minim Medis

Bukan Cuma Peluru, Pengungsi Papua Terancam Putus Sekolah dan Minim Medis

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:32 WIB

Sebut Tanggung Jawab Wapres, Bambang Pacul Dinilai 'Main-main' dengan Isu Papua

Sebut Tanggung Jawab Wapres, Bambang Pacul Dinilai 'Main-main' dengan Isu Papua

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:24 WIB

×