Polri Tolak Wacana Pembentukan Tim Independen Kasus Teror Novel

Reza Gunadha

Selasa, 16 Mei 2017 | 07:16 WIB
Polri Tolak Wacana Pembentukan Tim Independen Kasus Teror Novel
Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan dipindahkan untuk menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Mata Jakarta, Selasa (11/4). [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia (Mabes Polri) secara tegas menolak wacana pembentukan tim independen, yang akan mengambilalih tugas penyelidikan kasus teror penyiraman air keras terhadap penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigadir Jenderal Rikwanto, Senin (15/5/2017), mengatakan Polda Metro Jaya yang dibantu Bareskrim Polri masih mampu mengungkap serta menangkap pelaku teror Novel.

"Kami masih mampu mengungkapnya. Beri waktu kepada kami untuk melakukan penyelidikan dan penyidikan," kata Rikwanto.

Ia mengatakan, polisi sudah memunyai dan menerapkan strategi pengungkapan kasus tersebut. Polisi menerapkan metode penyelidikan induktif berdasarkan bukti di lokasi kejadian perkara.

Metode penyelidikan induktif tersebut,  difokuskan untuk menetapkan fokus penyerangan dengan mendalami persona Novel sebagai korban.

Tapi, Rikwanto mengakui strategi itu masih dalam proses penerapan sehingga belum bisa mengungkap tabir kasus tersebut.

“Kami sudah menyiapkan dan menjalankan strateginya. Terutama metode penyelidikan induktif. Metode deduktif juga dilakukan. Jadi, kami mohon semua pihak bersabar,” pintanya.

Ia mengatakan, kasus teror terhadap Novel ini terbilang sukar dan tak bisa diperbandingkan dengan pengungkapan kasus lain.

baca juga

Pasalnya, kata Rikwanto, kasus ini memunyai banyak variabel yang  didapat dari bukti, situasi TKP, serta beragam motif.

Untuk diketahui, polisi sempat menangkap tiga orang merujuk bukti kamera pengintai (CCTV) terkait penyerangan Novel. Ketiga orang itu berinisial M, H, dan AL.

Tapi belakangan, polisi dilepaskan karena tidak cukup bukti yang mengindikasikan keterlibatan mereka.

Sementara sejumlah pegiat antikorupsi, wadah pegawai KPK, dan keluarga Novel memberi dorongan agar Presiden Joko Widodo membentuk tim pencari fakta independen untuk mengungkap kasus tersebut.

Novel  sendiri menjadi korban teror penyiraman air keras di dekat rumahnya, Kelapa Gading, Jakarta Utara, 11 April 2017. Kekinian, Novel tengah mendapat perawatan intensif di Singapura.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Info Terbaru Kondisi Mata Novel Baswedan

Info Terbaru Kondisi Mata Novel Baswedan

News | Senin, 15 Mei 2017 | 15:58 WIB

Takut Salah Tangkap, Polisi Ogah Buat Sayembara Penyerang Novel

Takut Salah Tangkap, Polisi Ogah Buat Sayembara Penyerang Novel

News | Senin, 15 Mei 2017 | 11:38 WIB

Bongkar Kasus Novel Baswedan, Polri Didesak Gelar Sayembara

Bongkar Kasus Novel Baswedan, Polri Didesak Gelar Sayembara

News | Senin, 15 Mei 2017 | 07:00 WIB

Soal Pembubaran HTI, Mabes Polri Tunggu Vonis Pengadilan

Soal Pembubaran HTI, Mabes Polri Tunggu Vonis Pengadilan

News | Minggu, 14 Mei 2017 | 16:18 WIB

Ini Alasan Polisi Pulangkan Terduga Pelaku Kasus Novel Baswedan

Ini Alasan Polisi Pulangkan Terduga Pelaku Kasus Novel Baswedan

News | Minggu, 14 Mei 2017 | 12:02 WIB

Polisi Pastikan AL Bukan Pelaku Penyiraman Novel Baswedan

Polisi Pastikan AL Bukan Pelaku Penyiraman Novel Baswedan

News | Sabtu, 13 Mei 2017 | 19:16 WIB

Keluarga Novel Baswedan Geram Pelaku Belum Tertangkap

Keluarga Novel Baswedan Geram Pelaku Belum Tertangkap

News | Sabtu, 13 Mei 2017 | 06:53 WIB

Soal Pembentukan Tim Pencari Fakta Kasus Novel, Ini Kata KPK

Soal Pembentukan Tim Pencari Fakta Kasus Novel, Ini Kata KPK

News | Sabtu, 13 Mei 2017 | 00:31 WIB

Di Balik Penangkapan AL, Terduga Pelaku Penyiraman Novel Baswedan

Di Balik Penangkapan AL, Terduga Pelaku Penyiraman Novel Baswedan

Video | Sabtu, 13 Mei 2017 | 07:00 WIB

Kasus Novel, Polisi Periksa Keluarga AL, Besok

Kasus Novel, Polisi Periksa Keluarga AL, Besok

News | Jum'at, 12 Mei 2017 | 16:36 WIB

Terkini

Cara Cari Restoran Terdekat untuk Pesan Makanan Online, Jangan Cuma Lihat Rating

Cara Cari Restoran Terdekat untuk Pesan Makanan Online, Jangan Cuma Lihat Rating

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 00:09 WIB

Pengendara Harap Bersiap, Dishub Bogor Terapkan Pengalihan Arus di Sukaraja Besok

Pengendara Harap Bersiap, Dishub Bogor Terapkan Pengalihan Arus di Sukaraja Besok

Bogor | Selasa, 22 September 2026 | 23:29 WIB

vivo X500 Series Sudah Meluncur di China, Kapan Masuk Indonesia? Ini Jawaban vivo

vivo X500 Series Sudah Meluncur di China, Kapan Masuk Indonesia? Ini Jawaban vivo

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 23:19 WIB

Hujan Turun di Palembang, Apakah Kabut Asap Benar-Benar Hilang?

Hujan Turun di Palembang, Apakah Kabut Asap Benar-Benar Hilang?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 23:15 WIB

Harga Timah Tembus US$54.250, Kenapa Komoditas Ini Makin Diburu Dunia?

Harga Timah Tembus US$54.250, Kenapa Komoditas Ini Makin Diburu Dunia?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 23:02 WIB

Janjian Balap Liar via WhatsApp, 4 Pemuda Diamankan Polres Cianjur

Janjian Balap Liar via WhatsApp, 4 Pemuda Diamankan Polres Cianjur

Jabar | Selasa, 22 September 2026 | 23:01 WIB

AI Mulai Masuk Bisnis Pelajar, 6.125 Siswa Dibekali Keterampilan Wirausaha Digital

AI Mulai Masuk Bisnis Pelajar, 6.125 Siswa Dibekali Keterampilan Wirausaha Digital

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 23:00 WIB

realme 16 Pro Harry Potter Edition Meluncur, Bawa Teknologi Warna yang Berubah Saat Kena Matahari

realme 16 Pro Harry Potter Edition Meluncur, Bawa Teknologi Warna yang Berubah Saat Kena Matahari

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 22:45 WIB

Bupati Askolani Sebut Bimtek Kepsek Ilegal, Kok Bisa Berujung OTT Polda Sumsel?

Bupati Askolani Sebut Bimtek Kepsek Ilegal, Kok Bisa Berujung OTT Polda Sumsel?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 22:40 WIB

BMKG Sebut Hujan Turun Berangsur Guyur Area Karhutla hingga Bulan Oktober

BMKG Sebut Hujan Turun Berangsur Guyur Area Karhutla hingga Bulan Oktober

Video | Selasa, 22 September 2026 | 22:10 WIB

×