Akhir Perburuan 'Kolor Ijo' yang Menusuk Kelamin 30 Perempuan

Reza Gunadha | Suara.com

Jum'at, 19 Mei 2017 | 12:33 WIB
Akhir Perburuan 'Kolor Ijo' yang Menusuk Kelamin 30 Perempuan
Narapidana yang melarikan diri dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Gunungsari Klas 1 Makassar, Iqbal alias Bala alias Kolor Ijo (34), akhirnya tewas tertembak petugas di dalam hutan, Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan. [Suara.com/Istimewa]

Suara.com - Narapidana yang melarikan diri dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Gunungsari Klas 1 Makassar, Iqbal alias Bala alias Kolor Ijo (34), akhirnya tewas tertembak petugas di dalam hutan, Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan.

"Napi tersebut tewas ditembak pada bagian dada setelah berupaya melarikan diri saat pengepungan petugas di tempat persembunyiannya di hutan," kata Kepala Bidang Humas Polda Sulsel Komisaris Besar Dicky Sondani di Makassar, Jumat (19/5/2017).

Ia mengatakan, jenazah Kolor Ijo bersama tim sedang perjalanan menuju Makassar. Rencananya, jenazah Kolor Ijo akan dibawa ke Rumah Sakit Bayangkara untuk diidentifikasi.

Dicky menceritakan, saat tim gabungan masuk ke dalam hutan melakukan penyisiran sejak Rabu (17/5), pelaku sempat melihat puluhan petugas yang masuk ke tempat persembunyiannya.

Mengetahui berada dalam bahaya, Kolor Ijo sempat melarikan diri meski telah diberikan tembakan peringatan.

Setelah berhasil melarikan diri, tim gabungan tidak patah ara kemudian melanjutkan pencarian pada Kamis (18/5). Saat itu, tim dipimpin Kanit Jatanras Polrestabes Makassar Ajun Komisaris Edy Sabhara.

Setelah dilakukan penyisiran, pelaku terpojok. Karena sudah terkepung dan merasa terancam, pelaku keluar dari tempat persembunyiannya lalu menyerang petugas dengan sebilah parang.

Nahas, peluru lebih dulu sampai di dada pelaku dan akhirnya tumbang di tempat itu.

Kolor Ijo melarikan diri bersama napi lain pada 7 Mei 2017. Iqbal sebenarnya merupakan napi dengan vonis hukuman mati,

Iqbal alias Kolor Ijo adalah warga jalan Dusun Kampung Baru, Desa Sido Agung, Kecamatan Kalanea, Kabupaten Luwu Timur, Sulsel.

Ia divonis hukuman mati karena memperkosa 30 perempuan dan membunuh dua orang. Dalam melaksanakan aksinya, ia dikenal hanya memakai celana dalam berwarna hijau. Ia juga selalu merusak alat kelamin korbannya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kabur Usai Tabrak Rakyat, Anggota DPRD Bone Tewas di Bawah Pohon

Kabur Usai Tabrak Rakyat, Anggota DPRD Bone Tewas di Bawah Pohon

News | Senin, 24 April 2017 | 22:30 WIB

Jabar Sukses Taklukkan Sulsel di Babak 8 Besar

Jabar Sukses Taklukkan Sulsel di Babak 8 Besar

Bola | Selasa, 20 September 2016 | 22:32 WIB

Produk Pupuk Wajo Siap Rambah Malaysia

Produk Pupuk Wajo Siap Rambah Malaysia

Press Release | Minggu, 04 September 2016 | 14:36 WIB

Gubernur Sulsel Dilaporkan ke KPK karena Proyek Reklamasi

Gubernur Sulsel Dilaporkan ke KPK karena Proyek Reklamasi

News | Senin, 25 April 2016 | 13:26 WIB

LPA & FPMP Gelar Aksi Hari Perempuan Internasional di Makassar

LPA & FPMP Gelar Aksi Hari Perempuan Internasional di Makassar

Press Release | Minggu, 20 Maret 2016 | 18:38 WIB

Regulasi Rumah Inden Diusulkan Muncul di Sulsel

Regulasi Rumah Inden Diusulkan Muncul di Sulsel

Bisnis | Selasa, 26 Januari 2016 | 14:34 WIB

Syahrul Limpo Kembali Diusung Jadi Ketum APPSI

Syahrul Limpo Kembali Diusung Jadi Ketum APPSI

News | Kamis, 26 November 2015 | 11:21 WIB

11 Kabupaten di Sulsel Alami Kekosongan Pemerintahan

11 Kabupaten di Sulsel Alami Kekosongan Pemerintahan

News | Selasa, 04 Agustus 2015 | 23:30 WIB

Terkini

Tak Ada di Rutan KPK, Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah

Tak Ada di Rutan KPK, Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:25 WIB

Open House Anies Baswedan: Momen Sampaikan Aspirasi Hingga Karya Lukis

Open House Anies Baswedan: Momen Sampaikan Aspirasi Hingga Karya Lukis

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:21 WIB

Prabowo Minta Kasus Andrie Yunus Diusut Tuntas, Anies Baswedan: Aparat Harus Wujudkan

Prabowo Minta Kasus Andrie Yunus Diusut Tuntas, Anies Baswedan: Aparat Harus Wujudkan

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:15 WIB

4 Prajurit TNI Jadi Tersangka Kasus Andrie Yunus, Anies Baswedan: Selidiki Sampai Pemberi Perintah!

4 Prajurit TNI Jadi Tersangka Kasus Andrie Yunus, Anies Baswedan: Selidiki Sampai Pemberi Perintah!

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:08 WIB

Tak Hadir Open House Anies Baswedan, Tom Lembong Sudah Kirim Pesan Ucapan Lebaran

Tak Hadir Open House Anies Baswedan, Tom Lembong Sudah Kirim Pesan Ucapan Lebaran

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:02 WIB

Ngeri! Iran Tembakkan Rudal Balistik Sejauh 2500 Mil Serang Pangkalan AS-Inggris

Ngeri! Iran Tembakkan Rudal Balistik Sejauh 2500 Mil Serang Pangkalan AS-Inggris

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:00 WIB

Jangan Salah Paham! Begini Aturan Main Skema WFH 1 Hari Seminggu yang Sedang Digodok Pemerintah

Jangan Salah Paham! Begini Aturan Main Skema WFH 1 Hari Seminggu yang Sedang Digodok Pemerintah

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:55 WIB

Pemerintah Godok Skema WFH untuk ASN, Ini Alasannya

Pemerintah Godok Skema WFH untuk ASN, Ini Alasannya

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:49 WIB

Iran Tolak Gencatan Senjata, Menlu Abbas Araghchi: Apa Jaminannya AS-Israel Tak Lagi Menyerang?

Iran Tolak Gencatan Senjata, Menlu Abbas Araghchi: Apa Jaminannya AS-Israel Tak Lagi Menyerang?

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:30 WIB

Sempat Ribut dengan Trump, Presiden Kolombia Dituduh AS Terima Dana dari Kartel Narkoba

Sempat Ribut dengan Trump, Presiden Kolombia Dituduh AS Terima Dana dari Kartel Narkoba

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:15 WIB