Menggugat Budi Utomo pada Hari Kebangkitan Nasional

Reza Gunadha | Suara.com

Sabtu, 20 Mei 2017 | 10:07 WIB
Menggugat Budi Utomo pada Hari Kebangkitan Nasional
Budi Utomo [Wikipedia]

Sementara dari segi nama dan tujuan organisasi, BU juga digugat karena tak memakai nama Indonesia. Sebab, setidaknya sejak sebelum 28 Oktober 1928 (sumpah pemuda), terdapat tiga organisasi yang berani memakai nama Indonesia sebagai bentuk perlawanan.

Partai Komunis Indonesia (PKI), pada kongres di Jakarta Juni 1924, meresmikan pergantian nama mereka dari Perserikatan Komunis Hindia Belanda menjadi PKI agar beridentitas sesuai platformnya: Indonesia merdeka. PKI adalah organisasi pertama yang memakai nama Indonesia.

PKI sejak awal didirikan tercatat sebagai organisasi yang bertujuan mendapat kemerdekaan bagi Indonesia. Bahkan, tahun 1926-1927,  PKI tercatat sebagai organisasi modern pertama yang berani memberontak melakukan perjuangan besenjata melawan kolonial Belanda.

Setahun sesudahnya, 1925, Sutan Sjahrir, Muhammad Hatta dk di negeri Belanda bersepakat mengubah nama organisasi mereka dari Indische Vereniging menjadi Perhimpunan Indonesia.

Sementara dua tahun kemudian, giliran Soekarno yang berani mendirikan organisasi politik Partai Nasional Indonesia (PNI).

Lantas, kenapa harkitnas tanggal 20 mei itu masih tetap dipertahankan hingga kekinian?

Setidaknya, paling moderat, adalah alasan dari Bung Karno yang merupakan penggagas peringatan Harkinas.

Ketika memperingati Harkitnas 20 Mei 1958 di Istana Merdeka, ia memberikan pidato:

"Kenapa kita tanggal 20 Mei 1958 ini mengadakan peringatan hari Kebangkitan Nasional secara hebat?  Memang benar, Budi Utomo adalah satu serikat yang kecil. Tujuannya pun belum jelas sebagaimana tujuan saat ini. Tetapi  saudara-saudara, marilah kita tinjau terbangunnya Budi Utama dari sudut lain. Benar 20 Mei 1908 sekedar satu "kriwikan" kata orang Jawa-dan belum "grojogan". Yang kita peringati ialah bahwa 20 Mei 1908 itu berisi kemenangan satu azas, kemenangan satu beginsel. Tidak ada satu bangsa yang cukup baik untuk memerintah bangsa lain. No nation is good enough to govern another nation."

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Sejarawan: Demokrasi Sering Disalahartikan dan Disalahgunakan

Sejarawan: Demokrasi Sering Disalahartikan dan Disalahgunakan

News | Kamis, 13 Oktober 2016 | 19:15 WIB

Mantan Mendiknas: Indonesia Butuh Banyak Ahli Sejarah Kuno

Mantan Mendiknas: Indonesia Butuh Banyak Ahli Sejarah Kuno

News | Selasa, 26 Mei 2015 | 23:10 WIB

Terkini

Tak Ada di Rutan KPK, Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah

Tak Ada di Rutan KPK, Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:25 WIB

Open House Anies Baswedan: Momen Sampaikan Aspirasi Hingga Karya Lukis

Open House Anies Baswedan: Momen Sampaikan Aspirasi Hingga Karya Lukis

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:21 WIB

Prabowo Minta Kasus Andrie Yunus Diusut Tuntas, Anies Baswedan: Aparat Harus Wujudkan

Prabowo Minta Kasus Andrie Yunus Diusut Tuntas, Anies Baswedan: Aparat Harus Wujudkan

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:15 WIB

4 Prajurit TNI Jadi Tersangka Kasus Andrie Yunus, Anies Baswedan: Selidiki Sampai Pemberi Perintah!

4 Prajurit TNI Jadi Tersangka Kasus Andrie Yunus, Anies Baswedan: Selidiki Sampai Pemberi Perintah!

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:08 WIB

Tak Hadir Open House Anies Baswedan, Tom Lembong Sudah Kirim Pesan Ucapan Lebaran

Tak Hadir Open House Anies Baswedan, Tom Lembong Sudah Kirim Pesan Ucapan Lebaran

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:02 WIB

Ngeri! Iran Tembakkan Rudal Balistik Sejauh 2500 Mil Serang Pangkalan AS-Inggris

Ngeri! Iran Tembakkan Rudal Balistik Sejauh 2500 Mil Serang Pangkalan AS-Inggris

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:00 WIB

Jangan Salah Paham! Begini Aturan Main Skema WFH 1 Hari Seminggu yang Sedang Digodok Pemerintah

Jangan Salah Paham! Begini Aturan Main Skema WFH 1 Hari Seminggu yang Sedang Digodok Pemerintah

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:55 WIB

Pemerintah Godok Skema WFH untuk ASN, Ini Alasannya

Pemerintah Godok Skema WFH untuk ASN, Ini Alasannya

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:49 WIB

Iran Tolak Gencatan Senjata, Menlu Abbas Araghchi: Apa Jaminannya AS-Israel Tak Lagi Menyerang?

Iran Tolak Gencatan Senjata, Menlu Abbas Araghchi: Apa Jaminannya AS-Israel Tak Lagi Menyerang?

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:30 WIB

Sempat Ribut dengan Trump, Presiden Kolombia Dituduh AS Terima Dana dari Kartel Narkoba

Sempat Ribut dengan Trump, Presiden Kolombia Dituduh AS Terima Dana dari Kartel Narkoba

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:15 WIB