Misteri Buku Isi Kode Berlumur Darah di Lokasi Bom Kampung Melayu

Reza Gunadha

Kamis, 25 Mei 2017 | 19:43 WIB
Misteri Buku Isi Kode Berlumur Darah di Lokasi Bom Kampung Melayu
Personil Inafis dan Labfor Polri mengevakuasi jenazah dan potongan tubuh korban ledakan di Terminal Kampung Melayu, Jaktim, (25/5) dini hari. Insert: Buku misterius di lokasi kejadian [Suara.com/Twitter]

Suara.com - Sebuah buku misterius berlumuran darah ditemukan di lokasi bom bunuh diri, Terminal Kampung Melayu, Jakarta Timur, yang terjadi pada Rabu (24/5/2017) malam.

Buku tersebut, ditemukan seorang anggota Satuan Lalu Lintas Polres Metro Jakarta Timur, Aiptu Widiatmoko, Kamis (25/5).

“Buku itu saya  temukan tergeletak di bawah pohon Talas yang dekat dengan lokasi ledakan,” kata Widiatmoko, Kamis siang.

Ia mengambil buku tersebut karena terdapat banyak noda darah yang meresap di lembarannya. Ketika dibuka, Widi menuturkan buku itu berisi rangkaian angka-angka seperti kode.

Widi menuturkan, tidak memahami makna rentetan angka dalam buku tersebut. Ia menduga, buku itu berisi kode rahasia atau justru semacam sekumpulan nomor telepon.

“Cuma sedikit kata-kata di dalam buku itu yang bisa terbaca. Misalnya kata ’alcatras’,” tukasnya.

Karena mencurigai buku itu ada kaitan dengan terduga teroris yang melakukan bom bunuh diri, Widi membawanya ke polsek untuk diperiksa.

”Sudah dibawa ke kantor, saya serahkan kepada rekan-rekan untuk diperiksa,” tandasnya.

baca juga

Untuk diketahui, dua ledakan bom terjadi di Terminal Kampung Melayu, Jatinegara, Jakarta Timur, Rabu (24/5/2017) malam. Selain dua pelaku, bom itu juga menewaskan tiga aparat kepolisian dan melukai 10 orang lainnya.

Ketiga korban tewas ialah Bripda Imam Gilang, Bripda Ridho Setiawan asal Lampung, dan Bripda Taufan asal Bekasi.

Sedangkan 10 orang korban luka adalah lima personel polisi dan lima warga sipil. Korban luka, antara lain Bripda Feri (unit 1 peleton 4 Polda Metro Jaya) mengalami luka pada wajah, badan dan paha; Bripda Yogi (unit 1 peleton 4 Polda Metro Jaya) mengalami luka di sekujur tubuh; Agung (17), sopir, luka pada kaki, tangan dan badan. Korban lainnya seorang mahasiswi bernama Jihan (19) mengalami luka melepuh pada tangan kiri.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Bom Kampung Melayu Berkaitan Darurat Militer Filipina Soal ISIS

Bom Kampung Melayu Berkaitan Darurat Militer Filipina Soal ISIS

News | Kamis, 25 Mei 2017 | 17:24 WIB

Bom Bunuh Diri, LPSK Siap Tanggung Biaya Pengobatan Korban Sipil

Bom Bunuh Diri, LPSK Siap Tanggung Biaya Pengobatan Korban Sipil

News | Kamis, 25 Mei 2017 | 17:09 WIB

Jenazah Polisi Korban Bom

Jenazah Polisi Korban Bom

Foto | Kamis, 25 Mei 2017 | 17:02 WIB

Cerita Warga yang Berkerumun di Sekitar TKP Bom Bunuh Diri

Cerita Warga yang Berkerumun di Sekitar TKP Bom Bunuh Diri

News | Kamis, 25 Mei 2017 | 17:01 WIB

Kisah KTP Viral Usai Bom Bunuh Diri, Polisi: Iwang Masih Hidup

Kisah KTP Viral Usai Bom Bunuh Diri, Polisi: Iwang Masih Hidup

News | Kamis, 25 Mei 2017 | 16:49 WIB

Ini Alasan Terduga Teroris Bombardir Terminal Kampung Melayu

Ini Alasan Terduga Teroris Bombardir Terminal Kampung Melayu

News | Kamis, 25 Mei 2017 | 16:35 WIB

Warga Panas-panasan Tunggu Jokowi Datangi TKP Bom Bunuh Diri

Warga Panas-panasan Tunggu Jokowi Datangi TKP Bom Bunuh Diri

News | Kamis, 25 Mei 2017 | 16:34 WIB

Polisi Sudah Tahu Jadi Target Teroris Sebelum Bom Meledak

Polisi Sudah Tahu Jadi Target Teroris Sebelum Bom Meledak

News | Kamis, 25 Mei 2017 | 16:31 WIB

Masih Hidup Dituduh Jadi Bomber Kampung Melayu, Iwang Mau Gugat

Masih Hidup Dituduh Jadi Bomber Kampung Melayu, Iwang Mau Gugat

News | Kamis, 25 Mei 2017 | 16:26 WIB

Korban Hoax! Vicky Lagi Tidur Dituduh Pengebom Kampung Melayu

Korban Hoax! Vicky Lagi Tidur Dituduh Pengebom Kampung Melayu

News | Kamis, 25 Mei 2017 | 16:16 WIB

Terkini

Bank BSN Perluas Solusi Keuangan Syariah Berbasis Emas

Bank BSN Perluas Solusi Keuangan Syariah Berbasis Emas

Foto | Minggu, 20 September 2026 | 05:00 WIB

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

×