Militer Filipina Desak ISIS di Marawi Menyerah

Madinah | Suara.com

Selasa, 30 Mei 2017 | 12:56 WIB
Militer Filipina Desak ISIS di Marawi Menyerah
Tentara menyisir kawasan pinggiran di Marawi. (AFP)

Suara.com - Otoritas Filipina mendesak milisi Islam yang merebut sebagian wilayah Filipian sebelah selatan untuk segera menyerah. Sebelumnya militer Filipina membombardir wilayah tersebut dengan serangan udara dan roket.

Seratus orang dikonfirmasi tewas dalam kontak senjata selama sepekan terakhir. Perang meletus pada Selasa pekan lalu saat kelompok bersenjata berbedera ISIS merebut kota Marawi, salah satu wilayah dengan populasi muslim terbesar di Filipina.

Presiden Rodrigo Duterte memberlakukan darurat militer di sejumlah wilayah seperti Mindanao yang dihuni 20 juta orang dan menyatakan ISIS sebagai ancaman nasional. Kendati demikian, milisi yang diperkirakan hanya berjumlah 100 orang bertahan dan melakukan perlawanan sengit.

"Kami minta mereka untuk menyerah. Masih ada kesempatan untuk meletakkan senjata kalian," kata jubir militer Filipina Brigadir Jenderal Restituto Padilla.

"Jika kalian menyerah, tak akan ada lagi sipil yang jadi korban, dan atak ada lagi gedung yang dihancurkan," lanjut Restituo.

Pernyataan senada juga disampaikan jubir Presiden Ernesto Abella yang menyerukan kepada milisi untuk menghentikan teror kepada warga Marawi dan sekitarnya.

"Untuk mengurangi kerusakan yag terjadi, dan menghindari dampak yang bakal dialami warga sipil," ujar Ernesto.

Dua ribu orang disinyalir terjebak dalam perang pemerintah Presiden Rodrigo Duterte dengan kelompok milisi Islam di sebelah selatan Filipina selama sepekan terakhir.

Duterte diketahui memberlakukan darurat militer di sepertiga wilayah Filipina Selatan setelah pertempuran dengan milisi Islam meletus. Duterte klaim kelompok tersebut ingin mendirikan kekhalifahan Islam di Filipina.

Perang kota dan serangan bom militer pemerintah Filipina tak mampu menyudahi perlawanan milisi do Marawi, salah satu kota dengan jumlah penduduk muslim terbesar di Filipina. Setidaknya, ada ribuan warga sipil yang terjebak dan tak bisa keluar dari Marawi akibat perang.

"Mereka meminta tolong lewat pesan singkat," kata jubir Komite Penanggulangan Krisis Provinsi Zia Alonto seperti dikutip AFP.

Pihak Palang Merah Internasional mengatakan ribuan orang menunggu ajal akibat kondisi ekstrim dan terjangan peluru.

"Saat kolega kami berbicara dengan mereka (warga sipil) kondisinya memang sangat sulit. Mereka kehabisan makanan, air, dan tidak ada listrik," Kata Martin Thalman Wakil Kepala ICRC Filipina yang berada di Marawi.

"Intesitas kontak senjata masih sering terjadi meski bukan senjata berat. Ini situasi yang sangat mengerikan bagi mereka. Banyak warga sipil yang mati terkena peluru, dan tak ada dokter yang bisa merawat mereka," tambahnya. [AFP]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

BIN: ISIS Telah Membangun Jaringan Secara Global

BIN: ISIS Telah Membangun Jaringan Secara Global

News | Selasa, 30 Mei 2017 | 06:18 WIB

16 WNI Terjebak di Perang Militer vs ISIS di Marawi

16 WNI Terjebak di Perang Militer vs ISIS di Marawi

News | Selasa, 30 Mei 2017 | 03:13 WIB

Mencekam, Begini Kondisi Terkini di Marawi

Mencekam, Begini Kondisi Terkini di Marawi

News | Senin, 29 Mei 2017 | 17:41 WIB

11 WNI di Marawi Sedang Diupayakan Bisa Kembali Pulang

11 WNI di Marawi Sedang Diupayakan Bisa Kembali Pulang

News | Senin, 29 Mei 2017 | 13:40 WIB

Kisah Warga Muslim Marawi Selamatkan 39 Umat Kristen saat Perang

Kisah Warga Muslim Marawi Selamatkan 39 Umat Kristen saat Perang

News | Senin, 29 Mei 2017 | 12:35 WIB

Sadis! Bentrokan ISIS di Filipina Telan Hampir 100 Orang Tewas

Sadis! Bentrokan ISIS di Filipina Telan Hampir 100 Orang Tewas

News | Senin, 29 Mei 2017 | 09:38 WIB

Terkini

Skandal Kekerasan Seksual di Ponpes Pati, DPR Desak LPSK Proaktif Lindungi Korban

Skandal Kekerasan Seksual di Ponpes Pati, DPR Desak LPSK Proaktif Lindungi Korban

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 15:27 WIB

Tarif Kereta AS untuk Piala Dunia 2026 Melejit, Picu Protes Keras Suporter Global

Tarif Kereta AS untuk Piala Dunia 2026 Melejit, Picu Protes Keras Suporter Global

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 15:23 WIB

Jual Video Asusila via Telegram, Pasangan Muda di Kediri Ditangkap Polisi

Jual Video Asusila via Telegram, Pasangan Muda di Kediri Ditangkap Polisi

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 15:21 WIB

Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI

Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 15:07 WIB

Okupansi Hotel Tuan Rumah Piala Dunia 2026 Anjlok Drastis, Banyak Pembatalan

Okupansi Hotel Tuan Rumah Piala Dunia 2026 Anjlok Drastis, Banyak Pembatalan

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 14:57 WIB

KY Uji Kualitas Ratusan Calon Hakim Agung, Masyarakat Diajak 'Kuliti' Rekam Jejak Peserta

KY Uji Kualitas Ratusan Calon Hakim Agung, Masyarakat Diajak 'Kuliti' Rekam Jejak Peserta

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 14:50 WIB

Nyawa Melayang Gara-gara Senggolan, Pembacok Karyawan Pabrik Roti di Cengkareng Akhirnya Ditangkap!

Nyawa Melayang Gara-gara Senggolan, Pembacok Karyawan Pabrik Roti di Cengkareng Akhirnya Ditangkap!

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 14:44 WIB

Pedas! Gus Ipul Semprot Amien Rais: Saya Selalu Ingat Gus Dur, Dia Gak Bisa Dipercaya!

Pedas! Gus Ipul Semprot Amien Rais: Saya Selalu Ingat Gus Dur, Dia Gak Bisa Dipercaya!

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 14:41 WIB

Satu Siswa Dapat 4 Pasang, Intip Penampakan Sepatu Sekolah Rakyat yang Dibanderol hingga Rp640 Ribu

Satu Siswa Dapat 4 Pasang, Intip Penampakan Sepatu Sekolah Rakyat yang Dibanderol hingga Rp640 Ribu

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 14:35 WIB

Heboh Sepatu Rp 700 Ribu untuk Siswa Sekolah Rakyat, Gus Ipul Bongkar Faktanya!

Heboh Sepatu Rp 700 Ribu untuk Siswa Sekolah Rakyat, Gus Ipul Bongkar Faktanya!

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 14:26 WIB