16 WNI Terjebak di Perang Militer vs ISIS di Marawi

Pebriansyah Ariefana | Erick Tanjung | Suara.com

Selasa, 30 Mei 2017 | 03:13 WIB
16 WNI Terjebak di Perang Militer vs ISIS di Marawi
Menlu Retno Marsudi memberikan pernyataan di depan pers mengenai kabar penyanderaan tujuh WNI awak Kapal Charles 001, di Kementrian Luar Negeri, Jakarta, Jumat (24/6).[Suara.com/Oke Atmaja]

Suara.com - Menteri Luar Negeri Retno LP Marsudi mengatakan sebanyak 16 warga negara Indonesia (WNI) menjadi korban perang pemerintahan Presiden Rodrigo Duterte dengan kelompok milisi yang berafiliasi dengan gerakan teroris ISIS di Marawi, Filipina Selatan. Mereka terjebak di sana akibat peperangan yang telah berlangsung sepekan ini.

"Jadi korbannya (WNI) ada 16 orang di tempat berbeda. 10 orang dalam satu tempat, kemudian enam orang lagi berada di tempat berbeda," kata Retno saat ditemui di komplek Istana Kepresidenan Bogor, Senin (29/5/2017) malam.

Atas hal itu, Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri terus berkomunikasi dengan KJRI Davao City dan KBRI Manila. Selain itu pemerintah juga terus berkoordinasi dengan otoritas setempat.

"‎Kami secara internal juga melakukan koordinasi di sini, di dalam. Jadi saya bersama beberapa menteri terus melakukan koordinasi mengenai keberadaan WNI kita di Marawi City, dan satunya lagi di tempat berbeda sekira 3 jam dari Marawi City," ujar dia.

Pemerintah juga telah menerima permintaan dari 16 WNI tersebut untuk dievakuasi. Namun hingga sekarang pemerintah belum bisa bergerak untuk mengevaluasi 16 WNI tersebut, sebab operasi militer atau pertempuran masih berlangsung.

"Sehingga tidak mungkin ada pergerakan apapun," ungkap dia.

Dia menambahkan, otoritas Filipina telah mengetahui keberadaan 16 WNI tersebut.‎ Mereka kini bersembunyi dan mengamankan diri di sebuah Mesjid di sana.

"Mereka menurut informasi dari otoritas setempat mereka dalam kondisi baik, dan KJRI yang ada di Davao City sudah melakukan kontak dengan kelompok yang 10, maupun dengan yang enam. Mereka di sana (acara) Tabligh‎, kami hanya dapat menyampaikan apa yang kami ketahui sampai saat ini," tutur dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Mencekam, Begini Kondisi Terkini di Marawi

Mencekam, Begini Kondisi Terkini di Marawi

News | Senin, 29 Mei 2017 | 17:41 WIB

11 WNI di Marawi Sedang Diupayakan Bisa Kembali Pulang

11 WNI di Marawi Sedang Diupayakan Bisa Kembali Pulang

News | Senin, 29 Mei 2017 | 13:40 WIB

Kisah Warga Muslim Marawi Selamatkan 39 Umat Kristen saat Perang

Kisah Warga Muslim Marawi Selamatkan 39 Umat Kristen saat Perang

News | Senin, 29 Mei 2017 | 12:35 WIB

Sadis! Bentrokan ISIS di Filipina Telan Hampir 100 Orang Tewas

Sadis! Bentrokan ISIS di Filipina Telan Hampir 100 Orang Tewas

News | Senin, 29 Mei 2017 | 09:38 WIB

DPR Tegaskan Indonesia Dukung Penuh Filipina Berantas Teroris

DPR Tegaskan Indonesia Dukung Penuh Filipina Berantas Teroris

News | Senin, 29 Mei 2017 | 06:37 WIB

Cegah ISIS, TNI dan Polri Jaga Ketat Perbatasan RI-Filipina

Cegah ISIS, TNI dan Polri Jaga Ketat Perbatasan RI-Filipina

News | Minggu, 28 Mei 2017 | 21:07 WIB

Berdakwah di Filipina, Satu WNI Tewas

Berdakwah di Filipina, Satu WNI Tewas

News | Minggu, 28 Mei 2017 | 16:59 WIB

Tetapkan Masa Darurat, Presiden Filipina Abaikan Kiri Kanan

Tetapkan Masa Darurat, Presiden Filipina Abaikan Kiri Kanan

News | Minggu, 28 Mei 2017 | 16:34 WIB

Pro-ISIS Bantai 19 Warga Marawi, Termasuk Perempuan dan Anak-anak

Pro-ISIS Bantai 19 Warga Marawi, Termasuk Perempuan dan Anak-anak

News | Minggu, 28 Mei 2017 | 14:03 WIB

Terkini

Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit

Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 23:13 WIB

Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru

Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 22:30 WIB

Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate

Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 22:10 WIB

Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?

Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:56 WIB

Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus

Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:43 WIB

Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?

Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:01 WIB

Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos

Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:50 WIB

Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!

Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:37 WIB

Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli

Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:08 WIB

Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat

Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:07 WIB