Soal Persekusi, Djarot: Tidak Patut! Ini Negara Hukum

Adhitya Himawan, Dwi Bowo Raharjo

Jum'at, 02 Juni 2017 | 10:27 WIB
Soal Persekusi, Djarot: Tidak Patut! Ini Negara Hukum
Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat usai menemui Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) di Rutan Cipinang, Jakarta, Selasa (9/5). [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Pelaksana tugas gubernur Jakarta Djarot Saiful Hidayat menyatakan tindakan persekusi atau pemburuan akun yang dianggap menghina agama atau ulama di media sosial, tidak pantas dilakukan di Indonesia.

"Ini kan sebetulnya tindakan yang tidak patut, kita itu negara hukum," kata Djarot di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (2/6/2017).

Djarot menyayangkan aksi persekusi terjadi di Jakarta dan menimpa remaja berinisial PMA (15).

PMA menjadi korban persekusi sekelompok organisasi kemasyarakatan tertentu setelah memposting tulisan di media sosial, Facebook. Postingan yang diunggah PMA dianggap menghina pimpinan Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab.

Djarot meminta polisi untuk menindak tegas pelaku persekusi.

"Jadi silakan pada pihak yang berwenang dalam hal ini kepolisian, tak boleh setiap orang dari kita main hakim sendiri. Kemudian menebar ketakutan atau intimidasi kepada pihak yang lain siapaun itu," ujar Djarot.

Kemudian, Djarot meminta masyarakat melaporkan segala bentuk tindakan yang dianggap tidak menyenangkan ke pihak kepolisian. Dia tidak membenarkan orang yang main hakim sendiri.

"Kalaupun ada yang tidak menyenangkan unggahnya tak menyenangkan, laporkan ke kepolisan. Kangan main hakim sendiri. Itu contoh tidak baik siapapun itu, dan harus tindak tegas," katanya.

Terkait kasus ini, polisi masih memeriksa dua orang berinisial M dan U setelah ditangkap terkait video aksi persekusi terhadap remaja berinisial PMA (15) yang viral di media sosial. Dalam kasus ini, keduanya juga telah resmi ditetapkan sebagai tersangka

baca juga

"Kami masih melakukan proses. Pemeriksaan terhadap tersangka," kata Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Komisaris Besar Rudy Heriyanto Adi Nugroho, Kamis (1/5/2017) malam.

Terkait tindakan itu, M dan U diduga melanggar Pasal 80 ayat 1 Juncto Pasal 76C Undang Undang Nomor 35 Tahun 2015 tentang Perlindungan Anak. Polisi juga menjerat keduanya dengan Pasal 170 KUHP tentang Penganiayaan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Disopiri Perempuan, Djarot Tiba di Balai Kota Naik Taksi

Disopiri Perempuan, Djarot Tiba di Balai Kota Naik Taksi

News | Jum'at, 02 Juni 2017 | 09:50 WIB

Dua Tersangka Persekusi PMA Akhirnya Ditahan Polisi

Dua Tersangka Persekusi PMA Akhirnya Ditahan Polisi

News | Jum'at, 02 Juni 2017 | 09:25 WIB

Koalisi Anti Persekusi: Ada Penggerak Mesin Persekusi Bekerja

Koalisi Anti Persekusi: Ada Penggerak Mesin Persekusi Bekerja

News | Jum'at, 02 Juni 2017 | 07:27 WIB

Kasus Persekusi FPI, Polisi Kirim Keluarga Korban ke Rumah Aman

Kasus Persekusi FPI, Polisi Kirim Keluarga Korban ke Rumah Aman

News | Jum'at, 02 Juni 2017 | 05:48 WIB

Ortu Bocah Malang Korban Persekusi Ormas Lapor Polda Metro

Ortu Bocah Malang Korban Persekusi Ormas Lapor Polda Metro

News | Jum'at, 02 Juni 2017 | 06:30 WIB

Anda Jadi Korban Persekusi, Diteror, Diancam, Lapor ke Nomor Ini

Anda Jadi Korban Persekusi, Diteror, Diancam, Lapor ke Nomor Ini

News | Jum'at, 02 Juni 2017 | 06:20 WIB

Gara-gara Status FB Singgung Rizieq, Bocah Digeruduk dan Ditampar

Gara-gara Status FB Singgung Rizieq, Bocah Digeruduk dan Ditampar

News | Kamis, 01 Juni 2017 | 20:47 WIB

Berawal dari Kasus Ahok, Aksi Buru Akun Medsos Makin Marak

Berawal dari Kasus Ahok, Aksi Buru Akun Medsos Makin Marak

News | Kamis, 01 Juni 2017 | 16:28 WIB

Ketua YLBHI: Kelompok Intoleran Pelaku Persekusi Bisa Dipidana

Ketua YLBHI: Kelompok Intoleran Pelaku Persekusi Bisa Dipidana

News | Kamis, 01 Juni 2017 | 16:17 WIB

Korban Efek Ahok, Dua Anak Dokter Fiera Masih Trauma

Korban Efek Ahok, Dua Anak Dokter Fiera Masih Trauma

News | Kamis, 01 Juni 2017 | 16:14 WIB

Terkini

Tersangka Korupsi Batu Bara Rp30,9 Miliar, Dirut Varia Niaga Samarinda Tidak Ditahan

Tersangka Korupsi Batu Bara Rp30,9 Miliar, Dirut Varia Niaga Samarinda Tidak Ditahan

Kaltim | Selasa, 03 November 2026 | 07:44 WIB

Tertipu Iklan Medsos! Eks Anggota TNI dan Polri Jadi Korban TPPO Tentara Bayaran Rusia

Tertipu Iklan Medsos! Eks Anggota TNI dan Polri Jadi Korban TPPO Tentara Bayaran Rusia

News | Selasa, 03 November 2026 | 07:41 WIB

Perluas Penghijauan di Tujuh Wilayah, PNM Tanam 5.850 Bibit Pohon Endemik

Perluas Penghijauan di Tujuh Wilayah, PNM Tanam 5.850 Bibit Pohon Endemik

Riau | Selasa, 03 November 2026 | 07:30 WIB

Transfer Uang dan Remitansi Kena Pajak? DJP Klarifikasi Ungkap Rincian 'Pajak Digital'

Transfer Uang dan Remitansi Kena Pajak? DJP Klarifikasi Ungkap Rincian 'Pajak Digital'

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 07:25 WIB

Cara Memilih Pelembap untuk Kulit Kering pada Usia 40 Tahun ke Atas

Cara Memilih Pelembap untuk Kulit Kering pada Usia 40 Tahun ke Atas

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 07:25 WIB

Imigrasi Tangkap 3 WNA di Bali Diduga PSK Tarif Belasan Juta

Imigrasi Tangkap 3 WNA di Bali Diduga PSK Tarif Belasan Juta

Bali | Selasa, 03 November 2026 | 07:22 WIB

Dari Perjuangan Jilbab ke Reformasi: Kebebasan Tidak Lahir dari Sikap Diam

Dari Perjuangan Jilbab ke Reformasi: Kebebasan Tidak Lahir dari Sikap Diam

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 07:20 WIB

Febrie Adriansyah Bantah Peras Tan Kian Rp55 Miliar: Saya Asing dengan Istilah 'Dinginkan'

Febrie Adriansyah Bantah Peras Tan Kian Rp55 Miliar: Saya Asing dengan Istilah 'Dinginkan'

News | Selasa, 03 November 2026 | 07:19 WIB

Semarak Peringatan Hari Pahlawan di Kota Tua Jakarta

Semarak Peringatan Hari Pahlawan di Kota Tua Jakarta

Foto | Selasa, 03 November 2026 | 07:15 WIB

Cara Mengetahui WhatsApp Kita Disadap Orang Lain, Cek 7 Tanda Ini

Cara Mengetahui WhatsApp Kita Disadap Orang Lain, Cek 7 Tanda Ini

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 07:05 WIB

×