4 Flyover Baru di Jateng Akan Kurangi Macet di Lintasan Kereta

Fabiola Febrinastri

Selasa, 06 Juni 2017 | 00:01 WIB
4 Flyover Baru di Jateng Akan Kurangi Macet di Lintasan Kereta
Ilustrasi flyover. (Sumber: Shuttertock)

Suara.com - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kementerian PUPR) terus berupaya meningkatkan pelayanan infrastruktur jalan pada arus mudik Lebaran agar lebih baik dari tahun ke tahun. Pada arus mudik tahun ini, seluruh ruas jalan nasional yang dilalui pemudik sudah harus dalam kondisi mantap dan tidak ada lubang pada H-10 Lebaran.

Demikian disampaikan Direktur Jenderal Bina Marga Kementerian PUPR, Arie Setiadi Moerwanto, dalam jumpa pers "Kesiapan Jalur Mudik Lebaran Tahun 2017", di Jakarta, Rabu, (31/5/2017). Dalam acara tersebut turut hadir Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT), Herry TZ dan Kepala Biro Komunikasi Publik, Endra S. Atmawidjaja.

Untuk mengantisipasi titik rawan kemacetan yang terjadi akibat perlintasan kereta api selepas exit tol Brebes Timur, sejak awal 2017, Kementerian PUPR telah membangun 4 flyover (FO), yaitu FO Dermoleng, Klonengan, Kesambi, dan Kretek di Kabupaten Brebes dan Tegal.

“Keempat flyover tersebut dibangun untuk mengantisipasi terjadinya kemacetan seperti tahun lalu. Saat ini progress keseluruhan telah mencapai 80 persen dan kami mengerahkan sumber daya yang ada agar H-10 sudah berfungsi," tuturnya.



Adapun progress untuk FO Dermoleng adalah 84,96 persen, Klonengan 94,23 persen, Kesambi 78,68 persen, dan Kretek 76,84 persen.  

Arie mengatakan, setiap harinya, terutama pada musim mudik Lebaran terdapat 97 kereta api yang melewati perlintasan, yang membutuhkan waktu 5 menit. Akibatnya, terjadi kelambatan arus lalu lintas selama 9 jam per hari pada tititk-titik tersebut.

Selain pembangunan 4 FO, terdapat juga beberapa perbaikan di jalur selatan, yaitu Karang Pucung dan Lingkar Sumpiuh.

Untuk mengantisipasi kemacetan akibat pasar tumpah, Arie mengatakan akan melakukan koordinasi dengan pemerintah daerah setempat agar ada pengaturan, sehingga tidak menghambat lalu lintas pemudik yang melalui Pantura Jawa.

Kementerian PUPR juga akan memfungsikan 3 ruas tol untuk dilalui pemudik secara gratis, yakni Tol Pejagan-Pemalang, Pemalang Batang, dan Batang-Semarang, atau mulai dari Brebes Timur sampai Weleri sepanjang 110 km. Jalan tol fungsional dengan 2 lajur 1 arah, yang dalam kondisi perkerasan lean concrete atau beton tipis 10 cm dinilai cukup nyaman untuk dilalui kendaraan dengan kecepatan hingga 60 km per jam.

Sepanjang ruas tersebut akan terdapat 6 exit tol sementara yang difungsikan untuk menghindari penumpukan kendaraaan pada saat keluar Weleri. Rest area sementara juga disiapkan di 6 lokasi.  

“Untuk kendaraan yang akan ke Surabaya bisa melalui Tol Semarang-Salatiga, dan selanjutnya juga terdapat beberapa jalan tol yang fungsional,” tambah Arie.

Di semarang, ancaman banjir rob menjadi perhatian utama karena berpotensi menimbulkan kemacetan parah. Untuk mengantisipasi, Kementerian PUPR telah menyiagakan pompa titik di ruas Semarang-Demak.

Sementara itu, Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT), Herry Trisaputra Zuna, mengatakan, pada ruas tol yang operasional, Badan Usaha Jalan Tol juga menyiapkan parking bay sebagai tambahan menunjang rest area utama.

Parking bay bukan untuk istrahat berlama-lama, tapi hanya sebentar saja, terutama bagi pengendara yang membutuhkan toilet. Setelah selesai disarankan jalan kembali, sehingga tidak terjadi penumpukan,” kata Herry.  

Untuk tol Jakarta menuju Cikampek terdapat parking bay, yaitu pada km 18, 41, dan 59, sedangkan arah sebaliknya ada di km 33 dan 58. Pada tol Cipali untuk kedua arah adalah pada km 78, 153, 133+500, Tol Palikanci 191 +450, dan Tol Pejagan-Pemalang km 282 +500 pada kedua arah.

Untuk menghindari antrean tol yang panjang, Herry menghimbau kepada masyarakat agar melakukan transaksi dengan uang elektronik, sehingga dapat lebih cepat dan mengurangi antrean. BUJT juga akan menerapkan diskon 20 persen bagi para pengguna uang elektronik.

Penambahan Toilet Cabin di Rest Area
Untuk mendukung kelancaran arus mudik dan arus balik, Direktorat Jenderal Cipta Karya Kementerian PUPR turut memobilisasi fasilitas sanitasi bagi para pemudik di 11 rest area jalan tol Jawa. Mobilisasi fasilitas sanitasi tersebut berupa 13 unit toilet cabin (4 bilik per unit)  dan 13 unit hidran umum (HU), serta menurunkan 30 personel untuk siaga pada 15 Juni-9 Juli 2017.

Adapun titik lokasi penambahan fasilitas saat arus mudik (15-27 Juni 2017) adalah pada ruas tol Jakarta-Merak di rest area km 43 dan 68A, pada ruas tol Purbaleunyi di rest area km 147, dan ruas tol Cipali-Pejagan di rest area km 166 dan 207. Kemudian ada juga pada ruas tol Jakarta-Merak di km 45 dan 68B, pada ruas Purbaleunyi di rest area km 125, dan 72B, dan pada ruas Cipali Pejagan km 164 dan dan 208.

(** Artikel ini merupakan kerja sama Biro Komunikasi Publik Kementerian PUPR dan Suara.com)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Lebaran 2017, Kementerian PUPR Operasikan Tiga Jalan Tol Baru

Lebaran 2017, Kementerian PUPR Operasikan Tiga Jalan Tol Baru

Bisnis | Sabtu, 03 Juni 2017 | 06:28 WIB

Kementerian PUPR akan Terapkan Pembayaran Tol Tanpa Henti

Kementerian PUPR akan Terapkan Pembayaran Tol Tanpa Henti

Bisnis | Jum'at, 02 Juni 2017 | 13:40 WIB

Garap Lima Proyek Infrastruktur, Menteri PUPR Gandeng Jepang

Garap Lima Proyek Infrastruktur, Menteri PUPR Gandeng Jepang

Bisnis | Jum'at, 02 Juni 2017 | 13:26 WIB

Terkini

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:11 WIB

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:02 WIB

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Bola | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:55 WIB

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:42 WIB

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:26 WIB

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:53 WIB

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:52 WIB

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:46 WIB

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:42 WIB

×