Luhut: Masalah Sampah Plastik di Laut Berujung ke Aksi Terorisme

Pebriansyah Ariefana

Selasa, 06 Juni 2017 | 10:12 WIB
Luhut: Masalah Sampah Plastik di Laut Berujung ke Aksi Terorisme
Menko Maritim Luhut Binsar Pandjaitan bersama Deputi Perdana Menteri Jerman Sigmar Gabriel. [Dok Kemenko Maritim]

Suara.com - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan meminta kerja sama ASEAN untuk membantu menangani masalah sampah plastik yang mencemari laut. Menurut dia, sampah plastik ini bisa berujung pada aksi terorisme.

Permintaan itu disampaikan dalam jamuan makan siang dengan perwakilan negara-negara ASEAN yang diselenggarakan di Perwakilan Tetap Republik Indonesia di PBB, New York, Senin (5/6/2017) waktu setempat.

Pertemuan itu dilakukan untuk memberikan penjelasan singkat menjelang Konferensi Tingkat Tinggi Sampah Plastik Laut yang akan digelar di Bali, September mendatang. Dalam jamuan tersebut, Luhut menyampaikan pentingnya konferensi itu sehingga diperlukan kerja sama 10 negara anggota ASEAN.

"Sampah plastik laut ini telah menimbulkan kerugian sebesar 1,2 miliar dolar AS di bidang perikanan, perkapalan, pariwisata dan bisnis asuransi. Ini bisa berujung kepada malapetaka jika kita tidak segera bergerak karena pengangguran bisa menimbulkan masalah kemiskinan dan sosial dan akan berujung pada radikalisme dan terorisme," katanya.

Lebih lanjut, Luhut menuturkan pada pertemuan East Asia Summit (EAS) yang diadakan pada 22 November 2015 di Kuala Lumpur, pemimpin EAS dan ASEAN dengan tegas menyatakan bahwa pencemaran laut adalah tantangan lintas batas yang harus ditangani secara efektif untuk mencapai pembangunan laut yang berkelanjutan.

Kesimpulan ini didasarkan pada kepedulian negara-negara EAS yang kuat terhadap kesehatan laut dan lautan. Hampir semua negara peserta EAS adalah negara pesisir yang memiliki nilai maritim dan kesehatan laut sebagai kunci pengembangan ekonomi. Terlebih, banyak negara ASEAN merupakan eksportir utama produk makanan laut dan juga kelautan.

"Secara strategis, kerja sama kelautan untuk menyelesaikan masalah plastik laut dapat menjadi fondasi yang kuat untuk memperkuat kerjasama kelautan yang ada serta menjembatani perbedaan pandangan negara-negara tersebut tentang pengelolaan limbah, seperti pelaksanaan proyek limbah ke energi (waste to energy) dan kerja sama di bidang pengelolaan limbah seperti investasi," katanya.

Mantan Menko Polhukam itu menambahkan, pengelolaan limbah-ke-energi juga bisa menjadi pendorong ekonomi baru dan merangsang keterlibatan sektor swasta yang jauh yang secara langsung menguntungkan masyarakat.

Dengan demikian, negara dapat mendorong pertumbuhan ekonomi dengan mengurangi eksternalitas negatif terhadap lingkungan, sehingga menyajikan contoh konkret pembangunan berkelanjutan.

baca juga

"Atas dasar ini, saya ingin meminta dukungan Anda untuk bersama-sama memperkuat kerja sama kami di wilayah kita untuk mengatasi masalah kritis ini dengan membangun kesadaran regional tentang polusi sampah plastik, mempromosikan keterlibatan sektor swasta, lembaga penelitian dan gerakan akar rumput. Sebelum konferensi EAS, ASEAN harus memiliki pandangan yang sama dalam masalah ini," katanya.

Konferensi Tingkat Tinggi Sampah Plastik di Laut akan diselenggarakan awal September di Bali, diikuti antara lain oleh China, India, Amerika Serikat, Rusia, Jepang, Selandia Baru, Australia, dan ASEAN. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kodam I/BB Halau Jaringan ISIS Masuk Indonesia

Kodam I/BB Halau Jaringan ISIS Masuk Indonesia

News | Selasa, 06 Juni 2017 | 08:50 WIB

Jepang Terpikat Ide Berantas Radikalisme ala JK

Jepang Terpikat Ide Berantas Radikalisme ala JK

News | Selasa, 06 Juni 2017 | 04:19 WIB

Gerindra Minta TNI Dilibatkan Dalam Penanganan Terorisme

Gerindra Minta TNI Dilibatkan Dalam Penanganan Terorisme

News | Senin, 05 Juni 2017 | 17:41 WIB

Setara: TNI Sudah Terlibat dalam Pemberantasan Terorisme

Setara: TNI Sudah Terlibat dalam Pemberantasan Terorisme

News | Senin, 05 Juni 2017 | 14:08 WIB

Kisah Eks Teroris Al Qaeda Bertahan Hidup, Sulitnya Mencari Kerja

Kisah Eks Teroris Al Qaeda Bertahan Hidup, Sulitnya Mencari Kerja

News | Senin, 05 Juni 2017 | 06:57 WIB

Gatot Tegaskan TNI Tak Minta Peran dalam UU Anti-Terorisme

Gatot Tegaskan TNI Tak Minta Peran dalam UU Anti-Terorisme

News | Senin, 05 Juni 2017 | 04:14 WIB

Gerindra Nilai Filosofi Gangguan Keamanan Dibutuhkan UU Terorisme

Gerindra Nilai Filosofi Gangguan Keamanan Dibutuhkan UU Terorisme

News | Minggu, 04 Juni 2017 | 21:55 WIB

Polisi: Pelaku Teror Kasino Filipina Bukan Teroris

Polisi: Pelaku Teror Kasino Filipina Bukan Teroris

News | Minggu, 04 Juni 2017 | 13:13 WIB

48 Orang Dirawat Pascateror Jembatan London Semalam

48 Orang Dirawat Pascateror Jembatan London Semalam

News | Minggu, 04 Juni 2017 | 12:48 WIB

Terkini

PNS Malaysia Dilarang Pakai Waze karena Punya Israel

PNS Malaysia Dilarang Pakai Waze karena Punya Israel

News | Rabu, 04 November 2026 | 13:38 WIB

Jangan Dibuang! Biji Delima Ternyata Punya Banyak Manfaat Kesehatan

Jangan Dibuang! Biji Delima Ternyata Punya Banyak Manfaat Kesehatan

Sumut | Rabu, 04 November 2026 | 13:35 WIB

Biodata dan Agama Letjen TNI Ariyo Windutomo yang Ditunjuk Jadi Plt KSP

Biodata dan Agama Letjen TNI Ariyo Windutomo yang Ditunjuk Jadi Plt KSP

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 13:34 WIB

Listyo Sigit Cs Sadap Presiden Prabowo, SBY Kirim Doa: Semoga Tuhan Berikan Kekuatan

Listyo Sigit Cs Sadap Presiden Prabowo, SBY Kirim Doa: Semoga Tuhan Berikan Kekuatan

News | Rabu, 04 November 2026 | 13:34 WIB

Listyo Tidak Sadap Gibran adalah Bentuk Pelecehan terhadap Wapres, Kata Arif Wicaksono

Listyo Tidak Sadap Gibran adalah Bentuk Pelecehan terhadap Wapres, Kata Arif Wicaksono

News | Rabu, 04 November 2026 | 13:33 WIB

Pakar Hukum Trisakti: Dugaan Penyadapan Prabowo Oleh Listyo Masuk Delik Makar

Pakar Hukum Trisakti: Dugaan Penyadapan Prabowo Oleh Listyo Masuk Delik Makar

News | Rabu, 04 November 2026 | 13:31 WIB

Kapan Penyadapan Prabowo Dilakukan oleh Listyo Sigit Cs?

Kapan Penyadapan Prabowo Dilakukan oleh Listyo Sigit Cs?

News | Rabu, 04 November 2026 | 13:30 WIB

Tiga Pejabat Utama Polda Banten Dimutasi, Ini Daftar Penggantinya

Tiga Pejabat Utama Polda Banten Dimutasi, Ini Daftar Penggantinya

News | Rabu, 04 November 2026 | 13:30 WIB

Review The Intern: Drama Komedi Manis tentang Kehidupan Dunia Kerja Modern!

Review The Intern: Drama Komedi Manis tentang Kehidupan Dunia Kerja Modern!

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 13:30 WIB

Istana Buka Suara Soal Siapa Dalang dan Isi Penyadapan HP Prabowo

Istana Buka Suara Soal Siapa Dalang dan Isi Penyadapan HP Prabowo

News | Rabu, 04 November 2026 | 13:27 WIB

×