Jokowi: Jangan Ada Pikiran Melemahkan KPK, Tidak Boleh!

Adhitya Himawan | Erick Tanjung | Suara.com

Rabu, 14 Juni 2017 | 06:39 WIB
Jokowi: Jangan Ada Pikiran Melemahkan KPK, Tidak Boleh!
Presiden Joko Widodo saat memimpin Sidang Kabinet Paripurna. [Antara]

Presiden Joko Widodo secara pribadi memandang bahwa Indonesia masih membutuhkan upaya yang luar biasa terhadap pemberantasan korupsi. Maka itu, ia berharap agar semangat pemberantasan korupsi di Tanah Air untuk terus dijaga dan tidak mengendur begitu saja. Pandangan itu ia sampaikan saat mengunjungi ruang yang diperuntukkan bagi para jurnalis bertugas di lingkungan Istana Kepresidenan, Jakarta pada Selasa (13/6/2017).

Untuk diketahui, Presiden Joko Widodo menyempatkan diri untuk mengunjungi para jurnalis di ruang kerja mereka yang baru digunakan kembali pada Mei 2017 setelah dilakukan renovasi. Kunjungan mendadak itu dilakukan tak lama setelah Presiden dan rombongan baru saja kembali dari kegiatannya membagikan paket bantuan bahan pokok di Masjid Mubarok, Penjaringan, Jakarta Utara. Sekitar dua puluhan jurnalis tampak berada dalam ruangan saat Presiden melihat-lihat kondisi ruang kerja mereka.

Dalam kesempatan itu, Presiden yang didampingi Menteri Sekretaris Negara Pratikno dan Sekretaris Kabinet Pramono Anung, juga berdiskusi sejenak dengan para jurnalis. Pada momen inilah mantan Gubernur DKI Jakarta ini ditanyakan pendapatnya soal pemberantasan korupsi di Tanah Air.

"Kalau saya tidak ingin KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) lemah. KPK harus kuat dan upaya pemberantasan korupsi juga tidak boleh mengendur karena negara kita masih memerlukan upaya yang luar biasa dalam pemberantasan korupsi," jawabnya.

Untuk itu, dirinya menegaskan bahwa tidak boleh sekali pun terlintas dalam benak kita mengenai pemikiran-pemikiran untuk melemahkan upaya dari lembaga antirasuah itu. Inilah semangat dan landasan pemikiran yang menurutnya harus terus dijaga oleh bangsa Indonesia.

"Kita perlu KPK yang kuat, KPK yang independen. Pemikiran ini harus menjadi landasan kita bersama dalam semua langkah dan pembuatan keputusan. Jadi jangan ada pikiran-pikiran melemahkan KPK, tidak boleh!" Presiden menegaskan.

Meski demikian, ia tidak memungkiri bila dalam realitasnya di lapangan terdapat pandangan mengenai perbaikan yang harus dilakukan oleh KPK. Namun, perbaikan tersebut hendaknya dilandaskan pada semangat untuk terus menjadikan KPK lebih profesional dan menjadi semakin kuat.

"Kalau memang harus ada yang diperbaiki, ya diperbaiki. Kalau memang harus ada yang dibenahi, ya dibenahi. Tapi kita memerlukan KPK yang kuat, memerlukan upaya pemberantasan korupsi yang tidak mengendur. Sekali lagi, negara kita masih memerlukan upaya luar biasa dalam mengatasi korupsi," tuturnya.

Presiden sendiri tidak ingin berkomentar mengenai polemik hak angket terhadap KPK yang saat ini tengah digulirkan di DPR. Secara tegas, ia menyatakan bahwa persoalan hak angket merupakan kewenangan di DPR yang tidak bisa diintervensi pemerintah.

"Itu wilayahnya DPR," ujarnya singkat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Wujudkan Ketahanan Pangan, Jokowi akan Perkuat Bulog

Wujudkan Ketahanan Pangan, Jokowi akan Perkuat Bulog

Bisnis | Rabu, 14 Juni 2017 | 06:33 WIB

Percepat Pembangunan Nasional, Jokowi Siapkan Kebijakan Satu Peta

Percepat Pembangunan Nasional, Jokowi Siapkan Kebijakan Satu Peta

Bisnis | Rabu, 14 Juni 2017 | 06:25 WIB

Fadli Zon Sindir Pelaporan Pansus Angket KPK ke MKD Salah Alamat

Fadli Zon Sindir Pelaporan Pansus Angket KPK ke MKD Salah Alamat

News | Selasa, 13 Juni 2017 | 11:53 WIB

Soal Angket KPK, Jokowi: Perbaiki Jika Ada yang Perlu Diperbaiki

Soal Angket KPK, Jokowi: Perbaiki Jika Ada yang Perlu Diperbaiki

News | Selasa, 13 Juni 2017 | 11:42 WIB

MKD Verifikasi Laporan Dugaan Pelanggaran Etika Pansus Angket

MKD Verifikasi Laporan Dugaan Pelanggaran Etika Pansus Angket

News | Selasa, 13 Juni 2017 | 11:33 WIB

Hendropriyono Bantah Akan Jadi Cawapres Jokowi di 2019

Hendropriyono Bantah Akan Jadi Cawapres Jokowi di 2019

News | Selasa, 13 Juni 2017 | 11:10 WIB

Jokowi Serahkan 200.000 Paket Sembako Bantuan BUMN

Jokowi Serahkan 200.000 Paket Sembako Bantuan BUMN

News | Selasa, 13 Juni 2017 | 09:40 WIB

PKPI Akui Jokowi Sosok yang Piawai Memainkan Ritme Politik

PKPI Akui Jokowi Sosok yang Piawai Memainkan Ritme Politik

News | Selasa, 13 Juni 2017 | 07:59 WIB

PKPI: Jokowi Telah Terbukti Berhasil Memimpin Indonesia

PKPI: Jokowi Telah Terbukti Berhasil Memimpin Indonesia

News | Selasa, 13 Juni 2017 | 07:39 WIB

PKPI Resmi Usung Jokowi Sebagai Calon Presiden RI 2019-2024

PKPI Resmi Usung Jokowi Sebagai Calon Presiden RI 2019-2024

News | Selasa, 13 Juni 2017 | 07:21 WIB

Terkini

PP Muhammadiyah: Lebaran Beda Itu Biasa, Jangan Pertajam Perbedaan

PP Muhammadiyah: Lebaran Beda Itu Biasa, Jangan Pertajam Perbedaan

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 10:05 WIB

Khotbah Idulfitri Haedar Nashir: Peradaban Modern di Ambang Kehancuran Akibat Ulah 'Predator' Dunia

Khotbah Idulfitri Haedar Nashir: Peradaban Modern di Ambang Kehancuran Akibat Ulah 'Predator' Dunia

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 09:18 WIB

Ketua Umum PP Muhammadiyah Minta Tak Pertajam Perbedaan Idulfitri, Imbau Tokoh Agama Jaga Kesejukan

Ketua Umum PP Muhammadiyah Minta Tak Pertajam Perbedaan Idulfitri, Imbau Tokoh Agama Jaga Kesejukan

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 08:59 WIB

Respons Dinamika Timur Tengah, Presiden Prabowo Pimpin Rapat Strategis Penghematan Energi

Respons Dinamika Timur Tengah, Presiden Prabowo Pimpin Rapat Strategis Penghematan Energi

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 08:36 WIB

Prabowo Pangkas Anggaran 'Akal-akalan' Rp308 Triliun: Jika Tak Dipotong, Ini ke Arah Korupsi

Prabowo Pangkas Anggaran 'Akal-akalan' Rp308 Triliun: Jika Tak Dipotong, Ini ke Arah Korupsi

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 08:25 WIB

BNI Hadirkan Agen46 di Jalur Mudik, Permudah Transaksi  Pemudik

BNI Hadirkan Agen46 di Jalur Mudik, Permudah Transaksi Pemudik

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 08:20 WIB

Sentil Pejabat Daerah, Prabowo: Saya Presiden Pakai Mobil Rp1 Miliar, Gubernur Beli Rp8 Miliar

Sentil Pejabat Daerah, Prabowo: Saya Presiden Pakai Mobil Rp1 Miliar, Gubernur Beli Rp8 Miliar

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 08:18 WIB

Tak Penuhi Standar, Presiden Prabowo Tangguhkan 1.030 Dapur Makan Bergizi Gratis

Tak Penuhi Standar, Presiden Prabowo Tangguhkan 1.030 Dapur Makan Bergizi Gratis

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 07:59 WIB

Lepas 1.431 Pekerja Panasonic dalam Program Mudik, Menaker Minta Perusahaan Manusiakan Pekerjanya

Lepas 1.431 Pekerja Panasonic dalam Program Mudik, Menaker Minta Perusahaan Manusiakan Pekerjanya

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 07:58 WIB

Libur Panjang, Posko THR Kemnaker Tetap Siaga Tangani Aduan Pekerja

Libur Panjang, Posko THR Kemnaker Tetap Siaga Tangani Aduan Pekerja

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 07:57 WIB