KontraS: Negara Berperan di Kasus Persekusi

Pebriansyah Ariefana, Erick Tanjung

Kamis, 15 Juni 2017 | 17:00 WIB
KontraS: Negara Berperan di Kasus Persekusi
Yati Andriyani, Koordinator Kontras. (suara.com/Erick Tanjung)

Suara.com - Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) mencatat sedikitnya terhadap 60 peristiwa penyebaran teror dan ketakutan di berbagai daerah sejak kampanye Pilkada pada 2016.
Kemudian sejak mencuatnya kasus penistaan agama oleh mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), sedikitnya 11 kasus terkait pelarangan ibadah yang didominasi oleh ormas intoleran terjadi sepanjang Oktober 2016.

"Pasca Pilkada putaran pertama terlihat kembali peningkatan pada bulan Maret (2017) secara signifikan, 10 kejadian aksi sweeping, penangkapan, intimidasi, serta pembubaran kelompok/individu yang dianggap sebagai aliran sesat," kata Yati Andriyani, Koordinator Kontras dalam konfrensi pers di kantornya, Jakarta Pusat, Kamis (15/6/2017).

Motif dasar yang mendominasi peristiwa intimidasi dan persekusi terhadap individu/kelompok yang dianggap sesat tersebut adalah agama dan politik. Kontras mencatat 46 peristiwa bermotif agama, dan terkait politik 16 kasus.

Motif agama ini sangat masif digunakan oleh ormas tertentu untuk melakukan persekusi, seperti pelarangan kelompok minoritas tertentu, yakni Syiah, Ahmadiyah, dan aliran lainnya yang berujung intimidasi. Kemudian penyegelan tempat ibadah hingga pelarangan kegiatan keagamaan.

"Provinsi terbanyak terjadinya tindak persekusi adalah DKI Jakarta dan Jawa Barat. Pelarangan dan perburuan yang dilakukan ormas tertentu terkait tulisan medsos dan kegiatan minoritas banyak terjadi. Sedangkan di Jawa Barat banyak terjadi pelarangan, penyegelan tempat ibadah, gereja yang dilakukan langsung oleh warga dan ormas, seperti penyegelan tempat ibadah Ahmadiyah di Bogor beberapa waktu lalu," ungkap dia.

Selain itu, Kontras melihat tren persekusi dari sisi politik. Jika di sektor agama, mayoritas pelakunya adalah ormas tertentu, maka di sektor politik cenderung dilakukan oleh negara.

"Lebih jelasnya bagaimana pemerintah membatasi HAM tertentu (kebebasan pribadi, integritas pribadi, kebebasan berekspresi, hak atas persamaan dan lainnya) kepada sekelompok orang karena aktivitas politik atau ideologi individu mereka dianggap bertentangan," tutur dia.

Selain itu, upaya responsif kepolisian dalam menindak pelaku persekusi cukup baik. Namun juga jangan sampai bersifat musiman atau tergantung selera politik tertentu yang kebetulan saat ini dalam posisi berseberangan dengan kelompok-kelompok vigilante.

"Upaya negara hadir dan bertanggung jawab pada agenda penegakan hukum dan HAM di Indonesia perlu dipertanyakan kembali, mengingat kejadian yang terjadi belakangan hanyalah kasus berulang dari masa rezim sebelumnya, serta berbagai ketentuan diskriminatif yang memberi angin bagi pelaku vigilante masih ada dan tidak dicabut," tandas dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Penyerang Novel Baswedan Tak Ditangkap, Koruptor Makin Beringas

Penyerang Novel Baswedan Tak Ditangkap, Koruptor Makin Beringas

News | Selasa, 11 April 2017 | 12:05 WIB

KontraS: Persekongkolan Jahat di Balik Hilangnya Dokumen Munir

KontraS: Persekongkolan Jahat di Balik Hilangnya Dokumen Munir

News | Sabtu, 18 Februari 2017 | 17:54 WIB

KontraS Tolak Putusan PTUN

KontraS Tolak Putusan PTUN

Foto | Sabtu, 18 Februari 2017 | 17:46 WIB

Putusan KI Dibatalkan, Istri Munir Desak Jokowi Tanggung Jawab

Putusan KI Dibatalkan, Istri Munir Desak Jokowi Tanggung Jawab

News | Sabtu, 18 Februari 2017 | 17:31 WIB

KontraS Beri Ultimatum Jokowi

KontraS Beri Ultimatum Jokowi

Foto | Rabu, 19 Oktober 2016 | 15:02 WIB

Kontras Menang Gugatan di KIP

Kontras Menang Gugatan di KIP

Foto | Selasa, 11 Oktober 2016 | 11:16 WIB

Ada Mantan Napi Ngaku Diperas Habis-habisan Jelang Sidang

Ada Mantan Napi Ngaku Diperas Habis-habisan Jelang Sidang

News | Jum'at, 19 Agustus 2016 | 20:07 WIB

Petani Bela Haris Azhar

Petani Bela Haris Azhar

Foto | Selasa, 09 Agustus 2016 | 17:18 WIB

Ruhut: Siapa yang Dukung Haris Azhar? Aku Nggak Percaya Sama Dia

Ruhut: Siapa yang Dukung Haris Azhar? Aku Nggak Percaya Sama Dia

News | Selasa, 09 Agustus 2016 | 12:14 WIB

Terkini

Dapur Cuanki Sadaya di Blok M Hub Terbakar, Satu Karyawan Alami Luka Ringan

Dapur Cuanki Sadaya di Blok M Hub Terbakar, Satu Karyawan Alami Luka Ringan

News | Senin, 02 November 2026 | 17:11 WIB

Review The Longest Wait: Melihat Perjuangan Timnas Garuda dari Balik Layar

Review The Longest Wait: Melihat Perjuangan Timnas Garuda dari Balik Layar

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 17:10 WIB

Dibeli Haji Isam, BYAN Bakal Rombak Direksi dan Komisaris

Dibeli Haji Isam, BYAN Bakal Rombak Direksi dan Komisaris

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 17:09 WIB

Apa Penyebab Truk Molen Tabrak Halte di Bekasi, 6 Orang Tewas

Apa Penyebab Truk Molen Tabrak Halte di Bekasi, 6 Orang Tewas

Bekaci | Senin, 02 November 2026 | 17:06 WIB

Novel The Newcomer, saat Kebohongan Kecil Menyembunyikan Sebuah Kebenaran

Novel The Newcomer, saat Kebohongan Kecil Menyembunyikan Sebuah Kebenaran

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 17:00 WIB

Investor Kabur, Rupiah Makin Loyo di Awal November

Investor Kabur, Rupiah Makin Loyo di Awal November

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 16:56 WIB

BEI Proyeksi Puluhan UKM Siap IPO Tahun 2027

BEI Proyeksi Puluhan UKM Siap IPO Tahun 2027

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 16:56 WIB

Buah Manis Kepercayaan, Investasi Senilai Rp9,7 Triliun Segera Masuk Jateng

Buah Manis Kepercayaan, Investasi Senilai Rp9,7 Triliun Segera Masuk Jateng

News | Senin, 02 November 2026 | 16:55 WIB

Bestari Barus Sentil Demokrat soal Putusan MA Gibran: Jangan Buru-buru Ingin AHY Jadi Wapres

Bestari Barus Sentil Demokrat soal Putusan MA Gibran: Jangan Buru-buru Ingin AHY Jadi Wapres

News | Senin, 02 November 2026 | 16:54 WIB

Kenapa Kontak Hilang Sendiri di iPhone? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

Kenapa Kontak Hilang Sendiri di iPhone? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

Tekno | Senin, 02 November 2026 | 16:51 WIB

×