Davidson Korban ke-24 Geng Rampok Sadis asal Lampung

Madinah, Nikolaus Tolen

Sabtu, 17 Juni 2017 | 15:27 WIB
Davidson Korban ke-24 Geng Rampok Sadis asal Lampung
Kabid Humas Polda Metro Jaya Argo Yuwono saat rilis pelaku perampokan terhadap Davidson di Rumah Sakit Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur, Sabtu (17/6/2017). (Suara.com/Nicholas Tolen)

Suara.com - Kelompok perampok sadis yang menjadikan Davidson Tantono sebagai korban menjadi perhatian polisi akhir-akhir ini. Pasalnya, kelompok asal Lampung tersebut bukan pertama kali melakukan aksi keji tersebut.

Menurut Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Argo Yuwono kelompok ini sebelumnya sudah 23 kali merampok. Karena itu, aksi terhadap Davidson adalah aksi yang ke 24 yang dilakukan oleh kelompok yang diduga berjumlah lebih dari 10 orang tersebut.

"Kemudian sudah ada 23 TKP (lokasi) yang dilakukan mereka," kata Argo di Rumah Sakit Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur, Sabtu (17/6/2017).

Lebih lanjut kata Argo lokasi yang menjadi sasaran kelompok tersebut tidak hanya terjadi di Jakarta. Aksi yang berlangsung sejak April 2017 hingga Juni 2017 tersebut dilakukan juga di wilayah sekitar Jakarta. Jumlah hasil perampokannya pun kata Argo berebda-beda. Namun, secara umum jumlahnya puluhan juta hingga ratusan juta.

"Ada di Tangerang senilai Rp60 juta, Cirebon Rp10, Caringin Rp60 juta, Rawa Buaya Rp40 juta, Pesing Rp80 juta, Bekasi Rp800 ribu, Pemda Bogor Rp60 juta, Kampung Melayu Rp60 juta, Cidahu Rp31 Juta, Cirebon Rp60 juta, Kalijodo Rp80 juta, Cengkareng Rp20 juta, Taman Topi Rp40 juta, Ciawi Rp60 juta, Ciluwer Rp30 juta, Kampung Melayu Rp50 juta, Pasar Minggu Rp70 juta, Kalibata Rp30 juta, Poris Rp20 juta, Kedung Halang Rp100 juta, Kalimalang Rp50 juta, Cikarang Rp150 juta, Indovision Rp100 juta," kata Argo.

Saat ini, Gabungan Subdit 3/Resmob dan Subdit 6/Ranmor Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya sudah menangkap empat pelaku. Satu diantaranya yang berinisial IR sudah tewas, karena melawan polisi saat ingin menunjukkan tempat penyembunyian dalang aksi tersebut.

"IR ini sebagai wakil Kapten. Nah dia melakukan perlawanan sehingga kita tindak tegas dengan tembak dan dia meninggal dunia," katanya.

Namun, menurut Argo total pelaku yang terlibat menembak Davidson berjumlah 10 orang. Karenanya enam orang lainnya termasuk Kapten kelompok Lampung tersebut masih dalam pengejaran polisi.

Sebelumnya diberitakan, seorang lelaki bernama Davidson Tantono (30), yang menjadi korban perampokan di SPBU 34 - 11712 Jalan Daan mogot KM 12, Cengkareng Timur, Jakarta Barat tewas tertembak senjata api di bagian kepala. Peristiwa perampokan tersebut terjadi sekitar pukul 13.30 WIB, Jumat (9/6/2017).

baca juga

Korban diketahui pemilik mobil Innova bernomor polisi B 1136 GFY. Terkait kronologis kejadian, pada pukul 13.30 WIB, kendaraan Innova masuk ke SPBU untuk mengisi angin di lokasi SPBU, tepat di pintu keluar.

Tiba-tiba ada satu kendaraan motor berboncengan menghampiri pemilik Innova dan langsung mengambil tas yang berisi uang Rp350 juta, yang ada di dalam mobil dan pelaku menembakkan senjata api kepada korban dan mengenai bagian kepala. Korban pun meninggal dunia di lokasi kejadian.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pembunuh Davidson Ternyata Calon Lurah Lampung

Pembunuh Davidson Ternyata Calon Lurah Lampung

News | Sabtu, 17 Juni 2017 | 14:57 WIB

Perampokan Davidson, Empat Pelaku Ditangkap, Satu Tewas

Perampokan Davidson, Empat Pelaku Ditangkap, Satu Tewas

News | Sabtu, 17 Juni 2017 | 13:44 WIB

Lawan Polisi, Wakil Kapten Perampok Davidson Ditembak Mati

Lawan Polisi, Wakil Kapten Perampok Davidson Ditembak Mati

News | Sabtu, 17 Juni 2017 | 13:26 WIB

5 Berita Terpopuler Kamis 15 Juni 2017: Mulai Rizieq Hingga Ular

5 Berita Terpopuler Kamis 15 Juni 2017: Mulai Rizieq Hingga Ular

News | Jum'at, 16 Juni 2017 | 07:16 WIB

Kasus Davidson, Waspadai Bandit Jalanan Pakai Paku Modifikasi

Kasus Davidson, Waspadai Bandit Jalanan Pakai Paku Modifikasi

News | Kamis, 15 Juni 2017 | 13:18 WIB

Dua Tahun Menikah, Davidson Ditembak Perampok di Daan Mogot

Dua Tahun Menikah, Davidson Ditembak Perampok di Daan Mogot

News | Sabtu, 10 Juni 2017 | 10:26 WIB

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×