Dokter Stefanus Wafat Saat Tugas, IDI Usul Aturan Beban Kerja

Siswanto | Suara.com

Rabu, 28 Juni 2017 | 16:47 WIB
Dokter Stefanus Wafat Saat Tugas, IDI Usul Aturan Beban Kerja
Dokter spesialis anestesi, Stefanus Taofik semasa hidup. (Sumber: BlogDokter)

Suara.com - Peristiwa dokter anestesi Stefanus Taofik meninggal dunia di tengah tugas jaga di Rumah Sakit Pondok Indah, Bintaro, Tangerang, Banten, menyedot perhatian publik. Stefanus meninggal diduga karena kelelahan karena menjalani piket Lebaran secara marathon, kabarnya sampai 2 x 24 jam.

Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia Adib Khumaidi menjadikan peristiwa tersebut sebagai sebuah catatan penting tentang pengaturan beban kerja tenaga kedokteran.

"Perlu ditindaklanjuti mengenai pengaturan beban kerja dokter. Baik itu dokter umum, dokter UGD terutama, atau dokter yang diperlukan tiap saat," kata Adib kepada Suara.com, Rabu (28/6/2017).

Adib mengatakan peraturan mengenai pengaturan beban kerja memang sudah diatur dalam Undang-Undang tentang Ketenagakerjaan. Tetapi, kata dia, bidang kedokteran berbeda dengan profesi pekerjaan yang lain sehingga aturannya pun tentu harus khusus.

"Dokter itu profesi yang beda. Itu harus ada aturan khusus," kata Adib.

Adib mengungkapkan, dulu, IDI sudah pernah mengusulkan tentang sistem kerja tenaga kedokteran dengan pertimbangan-pertimbangan matang.

"Pernah usulkan jam kerja menangani pasien setiap hari maksimal 35 pasien. Kalau lebih bisa misdiagnosis karena faktor kelelahan. Hal seperti ini harus ada pengaturan yang jelas," kata dia.

Adib berharap pemerintah melalui Kementerian Kesehatan dapat menyikapi problematika tersebut.

"Menyikapi bersama-sama dengan kita untuk membuat sebuah regulasi, pengaturan, beban kerja dokter," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Terkini

Semakin Buruk, Sekjen PBB Desak Penghentian Konflik AS-Israel dan Iran

Semakin Buruk, Sekjen PBB Desak Penghentian Konflik AS-Israel dan Iran

News | Jum'at, 03 April 2026 | 07:32 WIB

Negara Timur Tengah Siaga Satu Hadapi Hujan Drone Iran, Sasar Bandara Kuwait Hingga Perbankan Arab

Negara Timur Tengah Siaga Satu Hadapi Hujan Drone Iran, Sasar Bandara Kuwait Hingga Perbankan Arab

News | Jum'at, 03 April 2026 | 07:25 WIB

Austria Tolak Permintaan AS Gunakan Wilayah Udara untuk Serangan ke Iran

Austria Tolak Permintaan AS Gunakan Wilayah Udara untuk Serangan ke Iran

News | Jum'at, 03 April 2026 | 07:19 WIB

Donald Trump Desak NATO Kirim Kapal ke Selat Hormuz

Donald Trump Desak NATO Kirim Kapal ke Selat Hormuz

News | Jum'at, 03 April 2026 | 07:13 WIB

Nekat Mau Bunuh Donald Trump Sampai Rata dengan Tanah, Pria Massachusetts Ini Akhirnya Ditangkap

Nekat Mau Bunuh Donald Trump Sampai Rata dengan Tanah, Pria Massachusetts Ini Akhirnya Ditangkap

News | Jum'at, 03 April 2026 | 07:13 WIB

Selat Hormuz Dibuka Gratis untuk Kapal Malaysia

Selat Hormuz Dibuka Gratis untuk Kapal Malaysia

News | Jum'at, 03 April 2026 | 07:01 WIB

PBB Ungkap Fakta Baru Prajurit TNI Tewas di Lebanon Akibat Ledakan Bom Pinggir Jalan Militer Israel

PBB Ungkap Fakta Baru Prajurit TNI Tewas di Lebanon Akibat Ledakan Bom Pinggir Jalan Militer Israel

News | Jum'at, 03 April 2026 | 06:48 WIB

WFH ASN Tak Boleh Disalahgunakan, Mensos: Liburan Bisa Berujung Sanksi

WFH ASN Tak Boleh Disalahgunakan, Mensos: Liburan Bisa Berujung Sanksi

News | Kamis, 02 April 2026 | 23:02 WIB

Begini Cara Satgas PRR Manfaatkan Kayu Hanyutan di Wilayah Terdampak Bencana

Begini Cara Satgas PRR Manfaatkan Kayu Hanyutan di Wilayah Terdampak Bencana

News | Kamis, 02 April 2026 | 22:15 WIB

Respons Gempa Sulut: Mensos Pastikan Beri Santunan Ahli Waris dan Kirim Bantuan Sesuai Kebutuhan

Respons Gempa Sulut: Mensos Pastikan Beri Santunan Ahli Waris dan Kirim Bantuan Sesuai Kebutuhan

News | Kamis, 02 April 2026 | 21:44 WIB