'Ketika Aku Menembak Mati Osama bin Laden'

Reza Gunadha

Minggu, 02 Juli 2017 | 10:32 WIB
'Ketika Aku Menembak Mati Osama bin Laden'
Mantan pemimpin Al-Qaeda, Osama bin Laden. (youtube.com)

Suara.com - Robert O'Neill, mantan anggota Navy Seal—pasukan khusus Amerika Serikat—memublikasikan kisahnya saat menembak mati dedengkot teroris Al Qaeda, Osama bin Laden, dalam sebuah buku berjudul "The Operator".

Buku tersebut, merupakan terbitan pertama yang menceritakan secara detil proses pembunuhan Osama di persembunyiannya, Abbottabad, Pakistan, Mei 2011. O'Neill sendiri mengklaim dirinya menembakkan peluru yang berakibat kematian Osama.

O'Neill, seperti dilansir Independent, Jumat (30/6/2017), menuliskan dalam buku tersebut bahwa dirinya menembakkan dua peluru ke arah kepala Osama.

"Saya berpaling ke kanan dan melihat ke ruangan sebelah. Osama bin Laden berdiri di dekat pintu masuk kamar tidur," tulis O'Neill dalam buku yang diterbitkan Mirror tersebut.

Ia menuturkan, Osama tampak lain dari gambaran yang diberikan komandannya.

"Osama memunyai postur tubuh lebih tinggi dan lebih kurus dari yang saya duga. Janggutnya lebih pendek dan rambutnya lebih putih," tulisnya lagi.

Ketika itu, terang O'Neill, Osama berada di belakang seorang perempuan. Tangan teroris paling diburu AS tersebut memegang bahu wanita itu.

"Dalam waktu kurang dari satu detik, saya mengarahkan moncong senapan ke atas bahu kanan wanita dan menarik pelatuk dua kali. Kepala Bin Laden pecah tertembak dan dia terjatuh. Aku menembakkan lagi peluru di kepalanya, untuk memastikan," kenangnya.

baca juga

O'Neill mengatakan dirinya sempat terdiam dan pikirannya kosong setelah menembak jatuh Osama. Ia terdiam sampai seorang rekannya menepuk pundak dan mengatakan, “selamat, Anda baru saja membunuh Osama bin Laden.”

O'Neill juga menceritakan detik-detik menegangkan saat ia bersama tim Navy Seal mendarat di luar kompleks persembunyian Osama. Kala itu, sambungnya, situasi masih sangat gelap.

Salah satu helikopter yang membawa unit ini terpaksa melakukan pendaratan, dan tim tersebut awalnya gagal masuk ke dalam kompleks.

Setelah ia bersama kompatriotnya melompat dari helikopter, mereka langsung menempelkan bom C-6 ke pintu gerbang kompleks tersebut dan meledakkannya.

"Kami segera menyeruak masuk, astaga, benar, ini adalah persembunyian Osama.  Ini sangat keren. Kami mungkin tidak akan hidup, tapi ini bersejarah dan saya akan menikmati ini," terangnya.

Mereka lantas menyisir tiga lantai rumah persembunyian tersebut. Tim lantas mengikat setiap perempuan dan anak-anak yang ditemui. Belakangan diketahui, perempuan yang diikat tersebut adalah empat istri dan 17 anak-anak Osama.

O’Neill juga menceritakan menemukan putra bungsu Osama, Khalid, yang ketika itu berusia 23 tahun. Si bungsu kala itu tak tahu bahwa penyusup rumahnya itu adalah tentara AS.

“Seorang kawan saya yang pinta bahasa Arab lantas berteriak kepada Khaid. ’Khalid, ayo kemari’. Ketika kepala Khalid yang bersembunyi di belakang tangga muncul dan menjawab ’apa’, rekan saya langsung menembak kepalanya hingga mati,” ungkapnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Peledak Dikira Mainan, Enam Anak di Pakistan Tewas

Peledak Dikira Mainan, Enam Anak di Pakistan Tewas

News | Senin, 26 Juni 2017 | 00:19 WIB

Waspada ISIS, Pakistan Kerahkan 15 Ribu Tentara Jaga Proyek Cina

Waspada ISIS, Pakistan Kerahkan 15 Ribu Tentara Jaga Proyek Cina

News | Minggu, 25 Juni 2017 | 20:16 WIB

Tak Ada Korban WNI di Serangan Bom Quetta dan Parachinar

Tak Ada Korban WNI di Serangan Bom Quetta dan Parachinar

News | Sabtu, 24 Juni 2017 | 20:51 WIB

Pakistan Diguncang 4 Aksi Serentak Bom Bunuh Diri dan Penembakan

Pakistan Diguncang 4 Aksi Serentak Bom Bunuh Diri dan Penembakan

News | Sabtu, 24 Juni 2017 | 01:00 WIB

Muhsin, Gay Sekaligus Imam Masjid Terinspirasi Sodom Gomorrah

Muhsin, Gay Sekaligus Imam Masjid Terinspirasi Sodom Gomorrah

News | Jum'at, 09 Juni 2017 | 14:51 WIB

Eks Al Qaeda: Osama Juga Akui Organisasi Teroris Banyak Masalah

Eks Al Qaeda: Osama Juga Akui Organisasi Teroris Banyak Masalah

News | Sabtu, 03 Juni 2017 | 18:05 WIB

Perempuan Pakistan Dijatuhi Hukuman Mati Setelah Diperkosa

Perempuan Pakistan Dijatuhi Hukuman Mati Setelah Diperkosa

News | Rabu, 31 Mei 2017 | 06:31 WIB

Putra Osama bin Laden Ikrar Balas Dendam atas Kematian Sang Ayah

Putra Osama bin Laden Ikrar Balas Dendam atas Kematian Sang Ayah

News | Rabu, 17 Mei 2017 | 12:39 WIB

Stasiun TV Milik Zakir Naik Diblokir Pakistan karena Menghasut

Stasiun TV Milik Zakir Naik Diblokir Pakistan karena Menghasut

News | Senin, 08 Mei 2017 | 13:11 WIB

Gara-Gara 'Status' Facebook, Mahasiswa Ini Tewas Dikeroyok Teman

Gara-Gara 'Status' Facebook, Mahasiswa Ini Tewas Dikeroyok Teman

News | Jum'at, 14 April 2017 | 14:40 WIB

Terkini

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:28 WIB

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:12 WIB

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Bogor | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Banten | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:49 WIB

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:37 WIB

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

Bri | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:28 WIB

×