Eks Al Qaeda: Osama Juga Akui Organisasi Teroris Banyak Masalah

Reza Gunadha, Nikolaus Tolen

Sabtu, 03 Juni 2017 | 18:05 WIB
Eks Al Qaeda: Osama Juga Akui Organisasi Teroris Banyak Masalah
Mantan Teroris Al Qaeda Sofyan Tsauri, di Warung Daun, Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (3/6/2017). [Suara.com/Nikolaus Tolen]

Suara.com - Mantan anggota organisasi Al Qaeda asal Indonesia, Sofyan Tsauri, blak-blakan menceritakan kisahnya memutuskan keluar dari jaringan teroris internasional tersebut.

Ia mengatakan, dorongan untuk masuk jaringan teroris bermula ketika ditugaskan ke lokasi bencana tsunami Aceh Tahun 2004, untuk mengamankan situasi dan ketertiban.

Selama disana, Sofyan berubah menjadi radikal dan akhirnya bergabung dalam kelompok teroris jaringan Al Qaeda Asia Tenggara.

Namun, keinginannya untuk terus menjadi teroris sudah pupus. Sebab, dia menyadari terdapat banyak persoalan dalam jalan jihad. Hal itu juga sebenarnya yang ditemukan oleh Osama Bin Laden.

"Osama (bin Laden) sendiri dalam suratnya melihat gerakan jihad banyak problem, di antaranya berlomba-lomba dalam urusan ‘darah’.  Ini yang menjadi pemnbelajaran dan evaluasi," kata Sofyan di Warung Daun, Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (3/6/2017).

Faktor lain yang menyebabkan dirinya sadar adalah, karena pernah ditangkap terkait aksi teror pencurian Bank CIMB Niaga di Aceh. Saat itu, dia mulai mengeveluasi dirinya.

"Ketika saya tertangkap, saya mengalami sebuah evaluasi, koreksi, dan kebetulan koreksi dan evaluasi itu bukan dari luar kelompok kami tapi dari dalam," kata Sofyan.

Meski sudah sadar, Mantan anggota Sabhara Kepolisian resort Kota Depok tersebut tidak setuju dengan program deradikalisasi saat ini. Kata dia, upaya tersebut tidak sesuai dengan keinginan para teroris.

"Dalam program reradikalisasi selama ini, teroris selalu dibentukan dengan ulama yang selama ini tak memahami pola pikir kami. Itu yang ditolak,” tandasnya.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Eks Teroris Al Qaeda: Teroris Ada karena Pemerintah Tidak Adil

Eks Teroris Al Qaeda: Teroris Ada karena Pemerintah Tidak Adil

News | Sabtu, 03 Juni 2017 | 17:05 WIB

ICMI: UU Anti Terorisme Tak Perlu Atur Keterlibatan TNI

ICMI: UU Anti Terorisme Tak Perlu Atur Keterlibatan TNI

News | Sabtu, 03 Juni 2017 | 16:23 WIB

Eks Teroris Al Qaeda: UU Anti Terorisme Harus Memihak Korban

Eks Teroris Al Qaeda: UU Anti Terorisme Harus Memihak Korban

News | Sabtu, 03 Juni 2017 | 13:48 WIB

Menkopolhukam dan Ketua MPR Setuju TNI Terlibat Berantas Teroris

Menkopolhukam dan Ketua MPR Setuju TNI Terlibat Berantas Teroris

News | Selasa, 30 Mei 2017 | 15:56 WIB

DPR Tak Mau Tumpang Tindih Antara TNI - Polri Terkait Terorisme

DPR Tak Mau Tumpang Tindih Antara TNI - Polri Terkait Terorisme

News | Selasa, 30 Mei 2017 | 12:45 WIB

Menkumham: Revisi UU Terorisme Tidak Melanggar HAM

Menkumham: Revisi UU Terorisme Tidak Melanggar HAM

News | Senin, 29 Mei 2017 | 16:57 WIB

Pasukan Mesir Serbu Kamp Pelatihan Terorisme

Pasukan Mesir Serbu Kamp Pelatihan Terorisme

News | Sabtu, 27 Mei 2017 | 09:47 WIB

Djarot Sebut Teroris Tak Pantas Tinggal di Indonesia

Djarot Sebut Teroris Tak Pantas Tinggal di Indonesia

News | Jum'at, 26 Mei 2017 | 11:34 WIB

Pascabom Meledak, Terminal Kampung Melayu Normal Lagi

Pascabom Meledak, Terminal Kampung Melayu Normal Lagi

News | Jum'at, 26 Mei 2017 | 10:25 WIB

Nasdem Kutuk Terorisme di Terminal Kampung Melayu

Nasdem Kutuk Terorisme di Terminal Kampung Melayu

News | Jum'at, 26 Mei 2017 | 09:10 WIB

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×