Mabes Polri: Kecil Kemungkinan Jakarta Jadi seperti Marawi

Reza Gunadha | Agung Sandy Lesmana | Suara.com

Rabu, 05 Juli 2017 | 17:36 WIB
Mabes Polri: Kecil Kemungkinan Jakarta Jadi seperti Marawi
[Dok.Polsek Kebayoran Lama]

Suara.com - Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia akhirnya menanggapi  isi surat ancaman bercap ISIS, yang diletakkan di area kantor Polsek Kebayoran Lama pada Selasa (4/7/2017).

Dalam  surat ancaman terebut, pelaku bersumpah akan menjadikan DKI Jakarta sebagai medan peperangan seperti Kota Marawi, Pulau Mindanao, Filipina.

Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Hubungan Masyarakat Polri Komisaris Besar Martinus Sitompul memastikan, kecil kemungkinan Jakarta menjadi medan perang seperti Marawi.

"Pemerintah, kepolisian, TNI, dan juga masyarakat mayoritas menolak paham ISIS. Jadi, kecil kemungkinan Jakarta bisa menjadi Marawi,” terang Martinus, Rabu (5/7).

Martinus menduga, surat ancaman itu sengaja dibuat pelaku untuk memanaskan situasi pascapenikaman dua anggota Brimob di Masjid Falatehan, Jakarta Selatan, Jumat (30/6) pekan lalu.

Kasus penyerangan dua Brimob dan pemasangan bendera ISIS di Polsek Kebayoran Lama itu dimanfaatkan untuk menimbulkan keresahan di masyarakat.

"Ada sejumlah kemungkinan. Pertama, mereka sendiri melakukan provokasi. Kedua, bisa saja orang iseng. Ketiga, ada yang memanfaatkan situasi di mana sebelumnya ada penyerangan terhadap personel Polri," terangnya.

Namun, Martinus mengakui polisi tetap mengantisipasi segala bentuk teror di wilayah Jakarta, terutama kepada anggota polisi yang kini dijadikan sebagai sasaran utama kelompok teroris.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Polisi Sudah Periksa Enam Saksi Pemasangan Bendera ISIS

Polisi Sudah Periksa Enam Saksi Pemasangan Bendera ISIS

News | Rabu, 05 Juli 2017 | 16:39 WIB

Khawatir Serangan ISIS, Pengamanan Polda Metro Jaya Diperketat

Khawatir Serangan ISIS, Pengamanan Polda Metro Jaya Diperketat

News | Rabu, 05 Juli 2017 | 15:52 WIB

Polisi Sita 5 CCTV untuk Perjelas Wajah Pelaku Teror Bendera ISIS

Polisi Sita 5 CCTV untuk Perjelas Wajah Pelaku Teror Bendera ISIS

News | Rabu, 05 Juli 2017 | 15:35 WIB

Polisi Telisik Kaitan Teror Bendera ISIS dan Penikaman 2 Brimob

Polisi Telisik Kaitan Teror Bendera ISIS dan Penikaman 2 Brimob

News | Rabu, 05 Juli 2017 | 13:09 WIB

Kapolri Duga Teror Bendera ISIS Hanya Iseng

Kapolri Duga Teror Bendera ISIS Hanya Iseng

News | Rabu, 05 Juli 2017 | 12:29 WIB

Bendera ISIS Dikirim ke Polsek, Kapolri: Jangan Negative Thinking

Bendera ISIS Dikirim ke Polsek, Kapolri: Jangan Negative Thinking

News | Rabu, 05 Juli 2017 | 11:12 WIB

Gabung ISIS, Gitaris Punk Perempuan Ini Akhirnya Kangen Rumah

Gabung ISIS, Gitaris Punk Perempuan Ini Akhirnya Kangen Rumah

News | Rabu, 05 Juli 2017 | 05:30 WIB

Diteror Bakal Diburu ISIS, Ansor: Kami akan Selalu Siap

Diteror Bakal Diburu ISIS, Ansor: Kami akan Selalu Siap

News | Selasa, 04 Juli 2017 | 21:15 WIB

Polisi akan Cari Tahu Siapa Pemuda Ganteng Tenteng Senjata Serbu

Polisi akan Cari Tahu Siapa Pemuda Ganteng Tenteng Senjata Serbu

News | Selasa, 04 Juli 2017 | 21:10 WIB

Ini Isi Surat Deklarasi Perang ISIS di Polsek Kebayoran Lama

Ini Isi Surat Deklarasi Perang ISIS di Polsek Kebayoran Lama

News | Selasa, 04 Juli 2017 | 21:14 WIB

Terkini

Kedok Pekerja Migran, Imigrasi Gagalkan Keberangkatan 42 Calon Haji Ilegal di Bandara Soetta

Kedok Pekerja Migran, Imigrasi Gagalkan Keberangkatan 42 Calon Haji Ilegal di Bandara Soetta

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 11:17 WIB

Irma Suryani Ingatkan DPR Tak Ulangi Kesalahan UU Cipta Kerja dalam Pembahasan RUU Ketenagakerjaan

Irma Suryani Ingatkan DPR Tak Ulangi Kesalahan UU Cipta Kerja dalam Pembahasan RUU Ketenagakerjaan

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 10:35 WIB

Iran Kirim Proposal Negosiasi Baru, Trump Malah Siapkan Pasukan Darat di Selat Hormuz

Iran Kirim Proposal Negosiasi Baru, Trump Malah Siapkan Pasukan Darat di Selat Hormuz

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 09:57 WIB

Biaya Perang Iran Tembus Rp1600 T, Warga AS Bayar Mahal: Rp8 Juta per Bulan per Rumah

Biaya Perang Iran Tembus Rp1600 T, Warga AS Bayar Mahal: Rp8 Juta per Bulan per Rumah

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 09:52 WIB

Pentagon Dituding Bohong! Biaya Perang AS vs Iran Tembus Rp1.600 Triliun

Pentagon Dituding Bohong! Biaya Perang AS vs Iran Tembus Rp1.600 Triliun

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 09:45 WIB

Balas Ancaman Trump, Panglima Militer Tegaskan Jari Tentara Iran Sudah di Pelatuk

Balas Ancaman Trump, Panglima Militer Tegaskan Jari Tentara Iran Sudah di Pelatuk

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 09:32 WIB

Geger! Hacker 15 Tahun Bobol Basis Data Nasional, Pemerintah Prancis Kelimpungan

Geger! Hacker 15 Tahun Bobol Basis Data Nasional, Pemerintah Prancis Kelimpungan

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 09:25 WIB

Sempat Bikin Geger, Kini Amien Rais Hapus Video Fitnah yang Singgung Prabowo dan Seskab Teddy

Sempat Bikin Geger, Kini Amien Rais Hapus Video Fitnah yang Singgung Prabowo dan Seskab Teddy

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 09:24 WIB

Modus Dua Sejoli Jadi Atlet NBA, Tipu Banyak Korban hingga Raup Rp56 Miliar

Modus Dua Sejoli Jadi Atlet NBA, Tipu Banyak Korban hingga Raup Rp56 Miliar

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 09:18 WIB

Donald Trump Tantrum Dikritik Kanselir Merz, 5000 Pasukan AS Ditarik dari Jerman

Donald Trump Tantrum Dikritik Kanselir Merz, 5000 Pasukan AS Ditarik dari Jerman

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 09:10 WIB