"Selamat datang di Neraka" Sambut Jokowi dan Kepala Negara G20

Ruben Setiawan

Jum'at, 07 Juli 2017 | 04:30 WIB
"Selamat datang di Neraka" Sambut Jokowi dan Kepala Negara G20
Bentrokan demonstran dan aparat di Hamburg. (AFP)

Kepolisian Jerman terlibat bentrok dengan demonstran anti-konferensi tingkat tinggi (KTT) G20, Kamis (6/7/2017) di Hamburg, Jerman. Polisi menggunakan meriam air dan tembakan gas air mata untuk membubarkan demonstran bertopeng bersenjatakan batu dan botol, yang menentang penyelenggaraan konferensi ekonomi beranggotakan 20 negara besar dari seluruh dunia.

Aksi dimulai pada pukul 7 malam waktu setempat. Sambil meneriakkan “Enyah! A-A-Antikapitalis!” sekitar 12 ribu demonstran melakukan aksinya di kota yang menjadi tempat penyelenggaraan KTT. Mereka juga membawa sejumlah spanduk bertuliskan “Hancurkan G20!” dan “Selamat datang di Neraka”.

Setelah beberapa saat, aksi berubah jadi anarkis setelah sekitar 1.000 demonstran Black Bloc menolak perintah polisi untuk melepaskan kerudung hitam dan topeng yang mereka kenakan. Bentrok pun tak terelakkan. Sejumlah orang terluka dalam bentrokan tersebut. 

Alhasil, niat demonstran untuk mengepung lokasi konferensi, urung terwujud. Menurut Polisi, lewat laman Twitternya, pihak penyelenggara membubarkan aksi.

Bentrokan dengan pihak keamanan membuat demonstran kocar-kacir. Banyak yang pergi sembari melepaskan atribut mereka yang serba hitam.

Disinyalir, aksi demo yang akan diikuti hingga 100 ribu demonstran itu bakal berlangsung sebelum dan selama konferensi G20 yang berlangsung dua hari. Konferensi ini dihadiri sejumlah kepala negara seperti Presiden Amerika Serikat Donald Trump, Presiden Rusia Vladimir Putin, Presiden Cina, Xi Jinping, serta banyak lagi lainnya, termasuk Presiden Indonesia Joko Widodo. Jokowi dikabarkan telah meninggalkan Turki dan bertolak menuju Jerman pada Kamis malam.

G20 atau “Group of Twenty” adalah forum internasional bagi pemerintah dan gubernur bank sentral dari 20 negara ekonomi besar dunia. Konferensi G-20 digelar untuk mendiskusikan kebijakan-kebijakan yang dianggap perlu untuk mewujudkan kestabilan keuangan internasional. Konferensi bakal digelar pada tanggal 7 hingga 8 Juli 2017.

“Selamat datang di Neraka”

Aksi demo itu sendiri digagas oleh para aktivis anti-globalisasi dan aktivis lingkungan, serikat dagang, pelajar, dan kelompok keagamaan. 

Aksi digelar dengan moto “Selamat datang di Neraka”. Menurut salah satu penyelenggara, Andreas Blechschmidt, moto itu merupakan pesan perlawanan. Namun, sambungnya, itu juga merupakan simbol kebijakan-kebijakan G20 yang mengakibatkan terjadinya kondisi seperti di neraka, seperti kelaparan, perang, dan perubahan iklim.

Pemerintah Hamburg sudah melarang demo di jantung kota dan sepanjang jalan akses menuju bandara. Hal ini membuat para demonstran bergeser ke kawasan pelabuhan di St Pauli dan Altona, jauh dari lokasi penyelenggaraan G20. (AFP)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jokowi Dinobatkan sebagai Sesepuh oleh 9 Raja Timor

Jokowi Dinobatkan sebagai Sesepuh oleh 9 Raja Timor

Video | Senin, 03 Agustus 2026 | 21:00 WIB

Sebut Jokowi Master yang Merusak, Anthony Budiawan: Dia 'Beli' Orang untuk Mendukungnya

Sebut Jokowi Master yang Merusak, Anthony Budiawan: Dia 'Beli' Orang untuk Mendukungnya

News | Senin, 03 Agustus 2026 | 17:43 WIB

Roy Suryo Ajukan Praperadilan Keempat, Gugat Pencekalan di Kasus Dugaan Ijazah Jokowi

Roy Suryo Ajukan Praperadilan Keempat, Gugat Pencekalan di Kasus Dugaan Ijazah Jokowi

News | Senin, 03 Agustus 2026 | 16:27 WIB

Bukan Pidana, Eks Hakim Agung Beberkan Alasan Mengapa Kasus Ijazah Jokowi Harus Diuji di PTUN

Bukan Pidana, Eks Hakim Agung Beberkan Alasan Mengapa Kasus Ijazah Jokowi Harus Diuji di PTUN

News | Senin, 03 Agustus 2026 | 12:22 WIB

Pesan Jokowi ke Kader PSI: Jangan Dikit-Dikit ke Solo

Pesan Jokowi ke Kader PSI: Jangan Dikit-Dikit ke Solo

News | Minggu, 02 Agustus 2026 | 10:59 WIB

Jokowi Dinobatkan Jadi Sesepuh Raja-raja Timor, Ribuan Warga Kupang Berebut Abadikan Momen

Jokowi Dinobatkan Jadi Sesepuh Raja-raja Timor, Ribuan Warga Kupang Berebut Abadikan Momen

News | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 20:50 WIB

Tak Hanya Politis, Ini Alasan di Balik Kunjungan Jokowi ke Bumi NTT

Tak Hanya Politis, Ini Alasan di Balik Kunjungan Jokowi ke Bumi NTT

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 20:01 WIB

Jokowi Kunjungi NTT Besok, PSI Singgung Soal Legacy Indonesia Sentris

Jokowi Kunjungi NTT Besok, PSI Singgung Soal Legacy Indonesia Sentris

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 16:42 WIB

Tak Risih Ada Kabinet Bayangan, Gibran: Demokrasi akan Semakin Matang

Tak Risih Ada Kabinet Bayangan, Gibran: Demokrasi akan Semakin Matang

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 09:05 WIB

Duel Simbolik Kaesang di Dapil Neraka: Mampukah Efek Jokowi Runtuhkan Dominasi Puan dan PDIP?

Duel Simbolik Kaesang di Dapil Neraka: Mampukah Efek Jokowi Runtuhkan Dominasi Puan dan PDIP?

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 07:55 WIB

Terkini

Wamendagri Wiyagus Dorong Percepatan Desa dan Kelurahan Siaga TBC di Provinsi Riau

Wamendagri Wiyagus Dorong Percepatan Desa dan Kelurahan Siaga TBC di Provinsi Riau

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 19:46 WIB

Momen Akrab Prabowo dan PM Anutin, Antar Sampai Tangga Pesawat

Momen Akrab Prabowo dan PM Anutin, Antar Sampai Tangga Pesawat

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 19:45 WIB

Menyaksikan Lahirnya Sebuah Peradaban dari Buku Bara di Atas Demak Bintara

Menyaksikan Lahirnya Sebuah Peradaban dari Buku Bara di Atas Demak Bintara

Your Say | Selasa, 04 Agustus 2026 | 19:40 WIB

War Tiket Upacara 17 Agustus di Istana Daftar di Mana? Ini Link dan Syarat yang Dibutuhkan

War Tiket Upacara 17 Agustus di Istana Daftar di Mana? Ini Link dan Syarat yang Dibutuhkan

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 19:35 WIB

Bukan Akar Masalah! Pencopotan 137 Kepala Dapur SPPG Tak Perbaiki Program MBG

Bukan Akar Masalah! Pencopotan 137 Kepala Dapur SPPG Tak Perbaiki Program MBG

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 19:32 WIB

Aguan Lapor, Laba PANI Melejit 484% Jadi Rp1,7 Triliun

Aguan Lapor, Laba PANI Melejit 484% Jadi Rp1,7 Triliun

Bisnis | Selasa, 04 Agustus 2026 | 19:30 WIB

Benarkah Kesepakatan AS-Iran Sudah Dekat?

Benarkah Kesepakatan AS-Iran Sudah Dekat?

Bisnis | Selasa, 04 Agustus 2026 | 19:28 WIB

Ogah Terima Materi, Sumarsih Tagih Janji Pemerintah Tuntaskan Kasus Pelanggaran HAM 1998

Ogah Terima Materi, Sumarsih Tagih Janji Pemerintah Tuntaskan Kasus Pelanggaran HAM 1998

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 19:21 WIB

Ketangkap Lagi! Tiga WN Malaysia Selundupkan Kokain Dalam Sepatu hingga Perlengkapan Mandi

Ketangkap Lagi! Tiga WN Malaysia Selundupkan Kokain Dalam Sepatu hingga Perlengkapan Mandi

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 19:18 WIB

Purbaya Semprot Moody's dan Fitch: "Offside!" Salah Ukur Ekonomi RI, Harusnya Lihat Angka 5,6%

Purbaya Semprot Moody's dan Fitch: "Offside!" Salah Ukur Ekonomi RI, Harusnya Lihat Angka 5,6%

Bisnis | Selasa, 04 Agustus 2026 | 19:12 WIB

×