Diusir Arab Saudi, Ratusan Unta Qatar Tewas Kelaparan

Reza Gunadha | Suara.com

Selasa, 11 Juli 2017 | 09:22 WIB
Diusir Arab Saudi, Ratusan Unta Qatar Tewas Kelaparan
Ratusan Unta asal Qatar tewas di wilayah perbatasan Arab Saudi karena kelaparan dan kehausan. [AFP]

Suara.com - Ketika dua kerajaan berseteru, tak hanya rakyat yang jadi korban, tapi juga binatang. Setidaknya itulah yang terjadi ketika Arab Saudi dan Qatar berseteru dan saling memutuskan hubungan diplomatik.

Seperti dilansir Telepgraph, Selasa (11/7/2017), Arab Saudi mengusir keluar seluruh unta milik Qatar dari wilayahnya.

Akibatnya, ratusan unta itu mati di wilayah perbatasan kedua negara karena tak memunyai perbekalan air dan makanan.

Ratusan unta itu tewas setelah para pemiliknya yang merupakan warga Qatar hanya diberikan tenggat waktu satu jam oleh pemerintah Arab Saudi untuk meninggalkan peternakan dan kembali ke negaranya.

Setelah adanya perintah pengusiran, para peternak beserta hewan ternak, yakni 10.000 ekor domba dan 15.000 ekor unta dipaksa keluar dari Arab Saudi.

Pada masa itu pula, 9.000 ekor unta dipaksa pemiliknya terus berjalan melintasi perbatasan kedua negara dalam waktu 36 jam.

Karena Qatar adalah negara kecil—hanya memunyai wilayah 11.000 kilometer persegi---para peternak terpaksa tak bisa menggiring seluruh unta tersebut memasuki wilayah negaranya.

“Ketika aku kembali dari Arab Saudi, aku melihat terdapat ratusan unta mati di jalanan,” kata peternak Unta asal Qatar, Hussein al-Marri.

Sementara peternak lain mengatakan, dirinya harus merelakan 50 ekor domba, 5 unta, dan 10 hewan ternak lainnya hilang setelah pengusiran.

Untuk diketahui, setelah memutuskan hubungan diplomatik dan menutup seluruh wilayah daratan, udara, dan lautannya, Arab Saudi memerintahkan warga dan hewan asal Qatar untuk pergi dari wilayah kerajaannya.

Ketika banyak hewan ternak yang mati, kementerian lingkungan hidup Arab Saudi akhirnya menyediakan kandang penampungan yang dilengkapi dengan persediaan air bersih serta makanan untuk lebih dari 8.000 unta milik Qatar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Menlu AS Tiba di Kuwait Bicarakan Krisis Qatar

Menlu AS Tiba di Kuwait Bicarakan Krisis Qatar

News | Selasa, 11 Juli 2017 | 06:28 WIB

Qatar Sumbang 8 Juta Dolar AS untuk Suriah

Qatar Sumbang 8 Juta Dolar AS untuk Suriah

News | Minggu, 09 Juli 2017 | 07:47 WIB

Studi: Arab Saudi Paling Banyak Sumbang Teroris

Studi: Arab Saudi Paling Banyak Sumbang Teroris

News | Rabu, 05 Juli 2017 | 16:35 WIB

Putin, Pemimpin Qatar dan Bahrain Bicara via Telepon, Ada Apa?

Putin, Pemimpin Qatar dan Bahrain Bicara via Telepon, Ada Apa?

News | Minggu, 02 Juli 2017 | 10:40 WIB

Arab Saudi: Tuntutan Terhadap Qatar Tak Bisa Ditawar Lagi

Arab Saudi: Tuntutan Terhadap Qatar Tak Bisa Ditawar Lagi

News | Rabu, 28 Juni 2017 | 07:08 WIB

Penunjukan Putra Mahkota Baru Arab Jadi Kabar Baik Buat AS-Israel

Penunjukan Putra Mahkota Baru Arab Jadi Kabar Baik Buat AS-Israel

News | Kamis, 22 Juni 2017 | 10:39 WIB

Raja Salman Tunjuk Puteranya Sebagai Putera Mahkota

Raja Salman Tunjuk Puteranya Sebagai Putera Mahkota

News | Kamis, 22 Juni 2017 | 06:04 WIB

Ribuan Unta yang Terjebak di Tengah Konflik Qatar Kembali ke Tuan

Ribuan Unta yang Terjebak di Tengah Konflik Qatar Kembali ke Tuan

News | Rabu, 21 Juni 2017 | 15:13 WIB

Sembunyi di Arab Saudi, Rizieq Merasa di Rumah Sendiri

Sembunyi di Arab Saudi, Rizieq Merasa di Rumah Sendiri

News | Rabu, 21 Juni 2017 | 11:24 WIB

Qatar Tutup Pintu Negosiasi Jika Boikot Perdagangan Tak Dicabut

Qatar Tutup Pintu Negosiasi Jika Boikot Perdagangan Tak Dicabut

News | Rabu, 21 Juni 2017 | 08:50 WIB

Terkini

Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional

Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 23:41 WIB

33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi

33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 23:38 WIB

Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia

Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 23:33 WIB

Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF

Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 22:34 WIB

Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan

Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 22:00 WIB

Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China

Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:50 WIB

Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah

Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:38 WIB

Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP

Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:31 WIB

Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun

Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:20 WIB

Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara

Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:01 WIB