Array

Polisi Ogah Gubris Omongan Jeremy Thomas Soal Bukti Transfer Axel

Selasa, 18 Juli 2017 | 17:17 WIB
Polisi Ogah Gubris Omongan Jeremy Thomas Soal Bukti Transfer Axel
Jeremy Thomas melaporkan delapan petugas polisi yang telah memukuli putranya, Axel Matthew Thomas, hingga babak belur ke Divisi Propam Mabes Polri pada Senin (17/7/2017). [suara.com/Ismail]

Suara.com - Polda Metro Jaya memastikan bakal tidak mengacuhkan pernyataan Jeremy Thomas mengenai uang Rp1,5 juta yang ditransfer putranya, Axel Matthew, bukan untuk membeli pil ekstasi jenis Happy Five.

Aktor lawas itu berkukuh, uang yang ditransfer anaknya itu untuk keperluan membeli pakaian.

"Ya biasa. Namanya juga keluarga, bela-belain biasa ya," kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Raden Prabowo Yuwono, Selasa (18/7/2017).

Ia mengatakan, polisi telah mengantongi bukti transfer dan keterangan dua warga berinisial JV dan DRW yang menyebutkan Axel ikut memesan narkoba yang dibawa dari Malaysia.

"Ada bukti transfer. Pengiriman uang itu dilakukan sebelum pelaku itu datang dari Malaysia. Kan ada beberapa temannya yang pesan ya, ada 35 strip, 11 strip semuanya itu 1.118 butir (Happy Five). Itu perlu dipahami," ungkapnya.

Argo juga menuturkan, polisi telah memeriksa lima orang saksi terkait kasus yang kini menjerat Axel sebagai tersangka.

"Teman-temannya kan sudah kami periksa. Saksinya ada lima. Semua sudah kami tanyakan dan menyampaikan semua," terangnya.

Sebelumnya, Jeremy menyangkal tuduhan polisi jika Axel telah memesan narkoba dengan cara mentransfer uang sebesar Rp1,5 juta.

Baca Juga: Pulang MOS, Siswa Ini Meninggal karena Minum Soda Campur Susu

"Bukti transfer boleh saja. Anaknya (teman Axel) kan juga jualan baju online. Yang saya tahu, tidak ada (pembelian Happy Five). Kalaupun dia (Axel) melakukan transaksi-transaksi online, sekarang itu sangat wajar," kata Jeremy di Sentra Pelayanan Propam Polri, Jakarta Selatan, Senin (17/7/2017).

"Axel suka membeli baju dan sepatu secara online. Suka menitip kepada temannya. Kemarin dia ingin membeli baju Supreme, saya tahu baju Supreme itu kaos. Tapi ketika membeli malah diarahkan ke sana, Kan bisa saja. Seseorang bebas kok menjual apa saja. Tapi mungkin ketika dia tersangkut masalah, mungkin dibelokkan ke masalah situ (narkoba)," tudingnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI