Ukraina Dikuasai Neo Fasis, Pemberontak Proklamasikan Negara Baru

Reza Gunadha | Suara.com

Rabu, 19 Juli 2017 | 12:05 WIB
Ukraina Dikuasai Neo Fasis, Pemberontak Proklamasikan Negara Baru
Pemimpin Republik Rakyat Donetsk, Alexander Zakharchenko, memproklamasikan pendirian negara baru Malorossiya. [ALEKSEY FILIPPOV/AFP]

Suara.com - Republik Rakyat Donetsk (RRD), organisasi sekaligus wilayah pemberontak di Ukraina, memproklamasikan pendirian negara baru yang diberi nama Malorossiya. Negara baru tersebut dideklarasikan untuk menggantikan Ukraina.

Proklamasi tersebut, seperti dilansir Sputnik, Selasa (18/7/2017), dibacakan langsung oleh pemimpin tertinggi RRD Aexander Zakharchenko. RRD sendiri adalah organisasi pemberontak yang pro-Rusia.

“Kami dengan ini menyatakan pendirian negara Malorossiya. Dengan proklamasi ini juga, Malorossiya adalah negara muda yang independen,” tegas Zakharchenko.

Ia mengatakan, proklamasi itu juga merupakan bentuk eliminisi atau tak lagi mengakui Ukraina yang kekinian dikuasai kelompok “Kanan” sebagai negara berdaulat.

Karenanya, segala urusan pemerintahan, ekonomi, sosial dan kebudayaan warga Ukraina akan ditransisikan kepada negara Malorossiya yang berarti “Rusia Kecil” selama tiga tahun ke depan.

“Pendirian Malorossiya juga merupakan solusi untuk mengakhiri konflik dan perang sipil di Ukraina. Ini juga solusi bagi negara Ukraina yang dikuasai kelompok-kelompok Neo-Fasis/Neo-Nazi gagal. Kami meminta seluruh warga internasional mendukung negara baru Malorossiya,” pintanya.

Nantinya, kata dia, ibu kota negara Malorossiya adalah kota Donetsk. Sementara Kiev, ibu kota Ukraina, akan diposisikan sebagai kota sejarah budaya.

“Kami yakin negara baru ini akan segera mendapat pengakuan dari seluruh rakyat dan warga dunia. Sebab, kami kekinian sudah didukung oleh rakyat dari 19 daerah besar Ukraina,” terangnya.

Proklamasi Malorossiya itu dikecam oleh Presiden Ukraina Petro Poroshenko. Ia juga bertekad akan kembali merebut wilayah-wilayah yang dikuasai kaum pemberontak.

“Kami akan memulihkan keadaan seperti sedia kala. Tak ada satu pun daerah yang boleh memproklamasikan negara baru yang nanti pasti gagal,” tegasnya.

Sementara Presiden Rusia Vladimir Putin dan pejabat tinggi lainnya belum berkomentar mengenai proklamasi tersebut.

Untuk diketahui, rezim kanan Ukraina berhasil melakukan kudeta dan naik ke tampuk kekuasaan sejak 2014. Sejak itulah banyak kelompok rakyat menyatakan memberontak dan melakukan perlawanan bersenjata. Hingga kekinian, jumlah korban jiwa dalam perang sipil itu mencapai 10.000 orang.

 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Gempa 7,8 SR Guncang Rusia, Berpotensi Tsunami

Gempa 7,8 SR Guncang Rusia, Berpotensi Tsunami

News | Selasa, 18 Juli 2017 | 08:01 WIB

Dituding Jadi Kaki Tangan Intel Rusia, Kaspersky Terlarang di AS

Dituding Jadi Kaki Tangan Intel Rusia, Kaspersky Terlarang di AS

Tekno | Kamis, 13 Juli 2017 | 15:35 WIB

Lukaku Lebih Pilih ke MU, Apa Kata Fans Chelsea?

Lukaku Lebih Pilih ke MU, Apa Kata Fans Chelsea?

Bola | Senin, 10 Juli 2017 | 10:35 WIB

Rusia Diembargo, Indonesia Gagas 'Poros' Jakarta-Moskow

Rusia Diembargo, Indonesia Gagas 'Poros' Jakarta-Moskow

News | Rabu, 05 Juli 2017 | 16:01 WIB

Izin Beli Rokok, Ternyata Lelaki Meksiko Ini ke Rusia Nonton Bola

Izin Beli Rokok, Ternyata Lelaki Meksiko Ini ke Rusia Nonton Bola

News | Senin, 03 Juli 2017 | 05:31 WIB

Uni Eropa Perpanjang Sanksi kepada Rusia hingga Januari 2018

Uni Eropa Perpanjang Sanksi kepada Rusia hingga Januari 2018

News | Kamis, 29 Juni 2017 | 04:30 WIB

Stalin Jadi Tokoh Terhebat Menurut Survei Rakyat Rusia

Stalin Jadi Tokoh Terhebat Menurut Survei Rakyat Rusia

News | Selasa, 27 Juni 2017 | 20:54 WIB

Saat Muslim Idul Fitri, 'Penyembah Berhala' Rayakan Hari Matahari

Saat Muslim Idul Fitri, 'Penyembah Berhala' Rayakan Hari Matahari

News | Senin, 26 Juni 2017 | 17:13 WIB

Dipecundangi Meksiko, Kiprah Rusia di Piala Konfederasi Berakhir

Dipecundangi Meksiko, Kiprah Rusia di Piala Konfederasi Berakhir

Bola | Minggu, 25 Juni 2017 | 04:29 WIB

Imbang Lawan Meksiko, Portugal Targetkan Menang Lawan Rusia

Imbang Lawan Meksiko, Portugal Targetkan Menang Lawan Rusia

Bola | Rabu, 21 Juni 2017 | 16:58 WIB

Terkini

Penyerangan Tentara Israel ke Global Flotilla dan Jurnalis Indonesia Dianggap Pelanggaran Hukum Laut

Penyerangan Tentara Israel ke Global Flotilla dan Jurnalis Indonesia Dianggap Pelanggaran Hukum Laut

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 07:07 WIB

Bulog Pastikan Beras SPHP Tetap Terjangkau untuk Masyarakat

Bulog Pastikan Beras SPHP Tetap Terjangkau untuk Masyarakat

News | Senin, 18 Mei 2026 | 23:19 WIB

Kapal Berisi Jurnalis dan Relawan Indonesia Dibajak, Kemlu Kecam Keras Militer Israel

Kapal Berisi Jurnalis dan Relawan Indonesia Dibajak, Kemlu Kecam Keras Militer Israel

News | Senin, 18 Mei 2026 | 23:14 WIB

Mensos Gus Ipul Minta Penjangkauan Calon Siswa Sekolah Rakyat Tepat Sasaran

Mensos Gus Ipul Minta Penjangkauan Calon Siswa Sekolah Rakyat Tepat Sasaran

News | Senin, 18 Mei 2026 | 23:14 WIB

Menjaga Protein dari Hulu, Misi SPHP Jagung Meredam Gejolak Harga Telur

Menjaga Protein dari Hulu, Misi SPHP Jagung Meredam Gejolak Harga Telur

News | Senin, 18 Mei 2026 | 23:11 WIB

Tak Terima Dituntut 5 Tahun Penjara, Noel Ebenezer: KPK Harus Taubat Nasuha

Tak Terima Dituntut 5 Tahun Penjara, Noel Ebenezer: KPK Harus Taubat Nasuha

News | Senin, 18 Mei 2026 | 23:09 WIB

Raksasa Sawit PT Musim Mas Jadi Tersangka Perusakan Lingkungan, Kerugian Capai Rp187 Miliar

Raksasa Sawit PT Musim Mas Jadi Tersangka Perusakan Lingkungan, Kerugian Capai Rp187 Miliar

News | Senin, 18 Mei 2026 | 21:18 WIB

9 WNI Hilang Kontak Usai Diintersep Israel, GPCI Langsung Siagakan 3 KJRI untuk Evakuasi

9 WNI Hilang Kontak Usai Diintersep Israel, GPCI Langsung Siagakan 3 KJRI untuk Evakuasi

News | Senin, 18 Mei 2026 | 21:16 WIB

DPR Desak Kemenhub Awasi Ketat Fuel Surcharge, Jangan Sampai Harga Tiket Ugal-ugalan

DPR Desak Kemenhub Awasi Ketat Fuel Surcharge, Jangan Sampai Harga Tiket Ugal-ugalan

News | Senin, 18 Mei 2026 | 21:10 WIB

Dirjen Binwasnaker K3 Dituntut 4,5 Tahun, Sultan Kemnaker 6 Tahun Penjara

Dirjen Binwasnaker K3 Dituntut 4,5 Tahun, Sultan Kemnaker 6 Tahun Penjara

News | Senin, 18 Mei 2026 | 21:08 WIB