Tampil Beda, Spanduk di Pangkalan Ojek Satu Ini Bikin Salut!

Arsito Hidayatullah | Rinaldi Aban | Suara.com

Rabu, 19 Juli 2017 | 19:27 WIB
Tampil Beda, Spanduk di Pangkalan Ojek Satu Ini Bikin Salut!
Spanduk di pangkalan ojek. [Akun Instagram @dramaojol.id/capture]

Suara.com - Sejak populer dan mempunyai banyak pelanggan, kehadiran ojek berbasis online kemudian banyak ditentang para pengemudi ojek pangkalan di berbagai tempat.

Alasannya terutama karena kehadiran ojek online dianggap telah mematikan eksistensi ojek pangkalan yang sudah ada sejak lama. Makanya di beberapa pangkalan ojek, para tukang ojek secara terang-terangan memasang spanduk larangan masuk bagi pengendara ojek online.

Namun hal berbeda terjadi di pangkalan ojek yang satu ini. Para pengemudi ojek pangkalan di sana malah memasang spanduk yang mempersilakan pengemudi ojek online masuk sebebas-bebasnya.

Dalam foto yang diunggah akun Instagram @dramaojol.id, tampak "pemandangan langka" di pangkalan ojek itu. Di gambar, tampak terbentang sebuah spanduk yang berisi tulisan: "Pangkalan ojeg Zamov. Jalur bebas. Semua jenis ojeg silahkan masuk. Rejeki sudah ada yang ngatur."

Tak diketahui pasti di mana lokasi pangkalan ojek tersebut, meski ada yang menginformasikan lokasinya di Bandung.

Yang jelas, unggahan itu pun segera mendapat perhatian dari warganet. Kebanyakan mereka memuji sikap bijaksana dari para pengendara ojek di pangkalan tersebut.

"Wuiiiih salut ini yg kami inginkan rezeki tidak akan pernah tertukar, semua sudah di atur sama yg di atas," seru akun @yuniapriliyani.

"Semoga menular ke pangkalan ojek yang lain," tambah pemilik akun @r.aissyah pula berkomentar.

"Andaikan di semua pangkalan ojek seperti ini n setiap tukang ojek berfikir hal yg sama seperti ini mungkin gak bakal ada tuh yg namanya pertumpahan darah demi sesuap nasi allah sudah mengatur setiap rezeki untuk umatnya jd jgn takut rezeki itu tidak akan tertukar," timpal @netazafel.

Salah satu warganet yang kemudian memberitahukan bahwa lokasi tersebut ada di daerah Bandung adalah akun @gieguztians.

"Ini di bandung daerah kiaracondong zamov singkatan dari zembatan ovat, hehe," tulisnya di bagian komentar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tantang Go-jek, Atrans Luncurkan Aplikasi Jasa Rental Kendaraan

Tantang Go-jek, Atrans Luncurkan Aplikasi Jasa Rental Kendaraan

Otomotif | Selasa, 18 Juli 2017 | 20:27 WIB

Pemerintah Nyatakan Gojek Beroperasi Ilegal di Garut

Pemerintah Nyatakan Gojek Beroperasi Ilegal di Garut

News | Selasa, 18 Juli 2017 | 20:01 WIB

Anda Pasti Tertawa Lihat Tulisan di Helm Ojek Online Ini

Anda Pasti Tertawa Lihat Tulisan di Helm Ojek Online Ini

Tekno | Selasa, 18 Juli 2017 | 17:06 WIB

Terkini

50 Santriwati Dicabuli, Komnas HAM Desak Polisi Jerat Kiai di Pati Pakai UU TPKS

50 Santriwati Dicabuli, Komnas HAM Desak Polisi Jerat Kiai di Pati Pakai UU TPKS

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 20:34 WIB

Kader PSI Bro Ron Jadi Korban Pemukulan, Ahmad Ali: Siapapun Pelakunya Harus Bertanggung Jawab

Kader PSI Bro Ron Jadi Korban Pemukulan, Ahmad Ali: Siapapun Pelakunya Harus Bertanggung Jawab

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 20:26 WIB

Respons Kapolri Soal Reformasi Polri, Siap Tindak Lanjuti Rekomendasi di Depan Prabowo

Respons Kapolri Soal Reformasi Polri, Siap Tindak Lanjuti Rekomendasi di Depan Prabowo

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 20:24 WIB

Misteri Isi 10 Buku Reformasi Polri, Prabowo Setuju Kompolnas Diperkuat dan Jabatan Dibatasi

Misteri Isi 10 Buku Reformasi Polri, Prabowo Setuju Kompolnas Diperkuat dan Jabatan Dibatasi

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 20:09 WIB

Hapus Jejak Masa Lalu! Ketua Komisi XIII DPR Setuju Hak untuk Dilupakan Masuk RUU HAM

Hapus Jejak Masa Lalu! Ketua Komisi XIII DPR Setuju Hak untuk Dilupakan Masuk RUU HAM

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 20:04 WIB

Periksa Plt Bupati Cilacap, KPK Telusuri Pemerasan pada Periode Sebelumnya

Periksa Plt Bupati Cilacap, KPK Telusuri Pemerasan pada Periode Sebelumnya

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 19:59 WIB

Tak Ada Kementerian Keamanan, Polri Tetap di Bawah Presiden

Tak Ada Kementerian Keamanan, Polri Tetap di Bawah Presiden

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 19:55 WIB

33 Tahun Tanpa Keadilan, Kasus Marsinah Disebut Jadi Alarm Bahaya Kebangkitan Militerisme

33 Tahun Tanpa Keadilan, Kasus Marsinah Disebut Jadi Alarm Bahaya Kebangkitan Militerisme

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 19:48 WIB

KPK Periksa Eks Staf Ahli Menhub Terkait Dugaan Suap Proyek Jalur Kereta

KPK Periksa Eks Staf Ahli Menhub Terkait Dugaan Suap Proyek Jalur Kereta

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 19:42 WIB

Partai Buruh Kritik Sistem Pemilu Berbiaya Tinggi: Hanya Pemilik Modal dan Massa Besar yang Bertahan

Partai Buruh Kritik Sistem Pemilu Berbiaya Tinggi: Hanya Pemilik Modal dan Massa Besar yang Bertahan

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 19:14 WIB