Arkeolog: Buku Majapahit Kerajaan Islam Tak Penuhi Kaidah Ilmiah

Siswanto, Dian Rosmala

Minggu, 23 Juli 2017 | 14:47 WIB
Arkeolog: Buku Majapahit Kerajaan Islam Tak Penuhi Kaidah Ilmiah
Arkeolog dari Fakultas Ilmu Budaya Universitas Indonesia Agus Aris Munandar di acara beda buku tentang Majapahit [suara.com/Dian Rosmala]
Arkeolog dari Fakultas Ilmu Budaya Universitas Indonesia Agus Aris Munandar mengkritik kesimpulan buku berjudul Fakta Mengejutkan, Majapahit Kerajaan Islam yang ditulis oleh Herman Sinung Janutama.

"Pertama adalah harus memperhatikan universal data. Jangan menggunakan data yang hanya sedikit, melainkan gunakanlah data tentang Majapahit yang paling semaksimal mungkin," kata Agus dalam diskusi bertema Jangan Lupakan Sejarah, Tolak Rekayasa Sejarah Majapahit, di Restoran Bumbu Desa, Cikini, Jakarta Pusat, Minggu (23/7/2017).

Data tersebut, kata Agus, harus dikomparasikan dengan berbagai data lainnya sehingga memperoleh kesimpulan yang kuat.

Dalam diskusi yang diselenggarakan oleh Dewan Pimpinan Nasional Peradah dan Pimpinan Pusat Kesatuan Mahasiswa Hindu Darma Indonesia, Agus juga meminta Herman menunjukkan sumber yang ia gunakan untuk menulis buku, seperti manuskrip baru diklaim sebagai sumber yang tidak pernah dijamah oleh peneliti sebelumnya.

"Harus disebutkan manuskrip apa, disimpan di mana. Jadi jangan ditutupi supaya kita bisa akses bersama. Jangan-jangan dia salah tafsir terhadap data itu. Jadi jangan menutupi menyembunyikan data, karena ilmiah nggak boleh menyembunyikan data," tutur Agus.

Buku berjudul Fakta Mengejutkan, Majapahit Kerajaan Islam Buku Majapahit, Kerajaan Islam diterbitkan pada 2010. Buku diterbitkan oleh Lembaga Hikmah dan Kebijakan Publik Pengurus Daerah Muhammadiyah, Kota Yogyakarta.

Hasil pengkajian yang dilakukan Herman dipertanyakan oleh arkeolog setelah dibahas di media sosial baru-baru ini.

Warganet ketika itu memperdebatkan informasi yang menyebutkan Mahapatih Gajah Mada sebagai penganut Islam dengan nama asli Gaj Ahmada atau Syaikh Mada.

Agus juga menyoroti informasi tersebut. Dia menilai penyebutan nama Gajah Mada menjadi Gaj Ahmada tendensius. Sebab, menurut dia, sumber sejarah tidak pernah mencatat nama Gaj Ahmada.

"Ga Ahmada itu tendensius. Penyebutan seperti itu tidak ada, yang ada ya dari sumber-sumber otentik ya Gajah Mada. Kita percaya Negarakertagama atau tafsiran plesetan seperti itu? Dari prasasti-prasastinya, dia bilang Gajah Mada. Prasasti otentik, nggak ada Gaj Ahmada itu," kata Agus.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Simak Rekayasa Lalu Lintas dan Lokasi Parkir Merdeka Run 81 Tahun Indonesia Besok

Simak Rekayasa Lalu Lintas dan Lokasi Parkir Merdeka Run 81 Tahun Indonesia Besok

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:26 WIB

Membaca Perang Paregrek 1: Saat Konflik Kerajaan Majapahit Berubah Jadi Thriller Politik

Membaca Perang Paregrek 1: Saat Konflik Kerajaan Majapahit Berubah Jadi Thriller Politik

Your Say | Kamis, 27 Agustus 2026 | 08:35 WIB

Bulog Buka Gudang Bagi Mahasiswa UGM, Mahasiswa Lihat Langsung Pengelolaan Cadangan Beras Pemerintah

Bulog Buka Gudang Bagi Mahasiswa UGM, Mahasiswa Lihat Langsung Pengelolaan Cadangan Beras Pemerintah

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 11:00 WIB

Membaca Ulang Sang Mahapatih Gajah Mada di Buku Agus Munandar

Membaca Ulang Sang Mahapatih Gajah Mada di Buku Agus Munandar

Your Say | Jum'at, 26 Juni 2026 | 13:00 WIB

Di Ambang Senja Majapahit: Membaca Sabda Palon 4 karya Damar Shashangka

Di Ambang Senja Majapahit: Membaca Sabda Palon 4 karya Damar Shashangka

Your Say | Rabu, 06 Mei 2026 | 13:20 WIB

Bajak Laut & Purnama Terakhir: Mencari Pusaka Sakti Majapahit 1667

Bajak Laut & Purnama Terakhir: Mencari Pusaka Sakti Majapahit 1667

Your Say | Minggu, 19 April 2026 | 15:57 WIB

Novel Kemben Emas: Sejarah Kejayaan Majapahit dan Bangkitnya Kerajaan Demak

Novel Kemben Emas: Sejarah Kejayaan Majapahit dan Bangkitnya Kerajaan Demak

Your Say | Minggu, 12 April 2026 | 09:00 WIB

Diguyur Hujan, Dinding Penahan Candi Dorok Era Majapahit Runtuh

Diguyur Hujan, Dinding Penahan Candi Dorok Era Majapahit Runtuh

Foto | Selasa, 03 Maret 2026 | 20:36 WIB

Jejak Majapahit dan Aroma yang Menjerat Keserakahan dalam Aroma Karsa

Jejak Majapahit dan Aroma yang Menjerat Keserakahan dalam Aroma Karsa

Your Say | Jum'at, 13 Februari 2026 | 17:55 WIB

Hadiri Pengukuhan Guru Besar UGM, Jusuf Kalla: Sikap Kritis Penting dalam Demokrasi

Hadiri Pengukuhan Guru Besar UGM, Jusuf Kalla: Sikap Kritis Penting dalam Demokrasi

News | Kamis, 15 Januari 2026 | 14:47 WIB

Terkini

Korban PHK Tabrak Porsche di Gading Serpong, Sikap Pemilik Mobil Mewah itu Bikin Shock

Korban PHK Tabrak Porsche di Gading Serpong, Sikap Pemilik Mobil Mewah itu Bikin Shock

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 08:39 WIB

Laba Emiten MARK Naik 46,1 Persen, Ini Pendorongnya

Laba Emiten MARK Naik 46,1 Persen, Ini Pendorongnya

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 08:38 WIB

Tone Up Gel Emina untuk Apa? Ini Manfaat, Kandungan, dan Harganya

Tone Up Gel Emina untuk Apa? Ini Manfaat, Kandungan, dan Harganya

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 08:37 WIB

Kerinduan Saya pada Panggung Teater yang Akhirnya Terbayar di Surabaya

Kerinduan Saya pada Panggung Teater yang Akhirnya Terbayar di Surabaya

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 08:30 WIB

Media Inggris Sorot Antam di Tambang Emas Nabire: Alam Terus-Terusan Dikeruk

Media Inggris Sorot Antam di Tambang Emas Nabire: Alam Terus-Terusan Dikeruk

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 08:29 WIB

5.040 Bendahara Koperasi Merah Putih Dilatih, Seberapa Siap Kelola Dana dan Bisnis Desa?

5.040 Bendahara Koperasi Merah Putih Dilatih, Seberapa Siap Kelola Dana dan Bisnis Desa?

Jawa Tengah | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 08:25 WIB

Wakil Ketua DPRD Jateng Minta Kebijakan Pengupahan Lindungi Pekerja Tanpa Matikan Usaha

Wakil Ketua DPRD Jateng Minta Kebijakan Pengupahan Lindungi Pekerja Tanpa Matikan Usaha

Jawa Tengah | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 08:17 WIB

Harga Minyak Turun Tipis Terdorong Lobi Diplomasi AS-Iran

Harga Minyak Turun Tipis Terdorong Lobi Diplomasi AS-Iran

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 08:12 WIB

Emiten VICI Perluas Peluang Ekspor ke Jepang

Emiten VICI Perluas Peluang Ekspor ke Jepang

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 08:04 WIB

Jas Hujan Warna Cerah atau Gelap, Mana yang Lebih Aman untuk Berkendara?

Jas Hujan Warna Cerah atau Gelap, Mana yang Lebih Aman untuk Berkendara?

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 08:03 WIB

×