Cerita Kekejian ISIS, Perempuan Yazidi: Saya Diperkosa Tiap Hari

Rizki Nurmansyah

Selasa, 25 Juli 2017 | 08:32 WIB
Cerita Kekejian ISIS, Perempuan Yazidi: Saya Diperkosa Tiap Hari
Ilustrasi bendera ISIS

Suara.com - Tumbangnya kelompok ekstremis ISIS di Irak tak ubahnya jadi 'angin surga' bagi warga etnis Yazidi. Betapa tidak, penderitaan mereka yang telah berlangsung kurang lebih tiga tahun pun praktis berakhir.

Sejak ISIS memproklamirkan pendirian khilafah Negara Islam Irak dan Syam dengan melakukan penyerangan brutal pada Agustus 2014, tak kurang 50 ribu etnis Yazidi terjebak dalam pengepungan.

Mereka dikepung oleh ISIS saat melarikan diri ke Pegunungan Sinjar, Provinsi Nineveh, Irak.

Adapun yang paling menderita dan merasakan kekejiaan kelompok radikal tersebut adalah kaum perempuan. ISIS menjadikan kaum Hawa etnis Yazidi sebagai budak seks mereka.

Salah satu yang jadi korban adalah Ekhlas. Dia masih berusia 14 tahun saat mencoba melarikan diri dari kelompok ISIS, namun akhirnya ditangkap dan dijadikan budak seks.

Ekhlas menceritakan, betapa beratnya cobaan hidup yang harus dia alami hingga membuatnya putus asa dan berusaha mengakhiri hidupnya saat dalam kungkungan kelompok ISIS.

"Setiap hari selama enam bulan dia memperkosa saya, saya mencoba bunuh diri," kata Ekhlas dalam sebuah acara BBC Victoria Derbyshire yang dikutip dari Independent, Selasa (25/7/2017).

"Dia memilih saya dari 150 anak perempuan yang dipilih secara acak. Dia sangat jelek, seperti binatang buas, dengan rambutnya yang panjang."

"Badannya juga bau, saya sangat ketakutan sehingga saya tidak mau melihatnya," lanjutnya.

baca juga

Ekhlas berhasil melarikan diri pada suatu hari saat penculiknya tengah bertengkar dengan temannya, dan dia dibawa ke kamp pengungsian.

"Bagaimana saya menceritakan hal ini tanpa menangis? Saya beritahu, air mata saya sudah habis," tuturnya.

Kini, Ekhlas tinggal di Jerman dimana menerima terapi dan pendidikan di sebuah rumah sakit jiwa, dan ambisinya adalah menjadi pengacara di masa depan.

Diperkirakan 9.900 etnis Yazidi terbunuh atau ditangkap ISIS mengambil alih Pegunungan Sinjar pada musim panas 2014.

Dari jumlah tersebut, 3.100 orang terbunuh, hampir setengahnya dieksekusi mati. Ada pula yang dipenggal kepalanya atau dibakar hidup-hidup.

Sedangkan sisanya meninggal karena kelaparan, dehidrasi atau luka-luka saat pengepungan ISIS di Pegunungan Sinjar.

Sementara, para periset mengatakan, skala genosida yang sebenarnya dilakukan ISIS terhadap etnis Yazidi kemungkinan tidak pernah akan diketahui karena ada ribuan orang yang masih jadi tawanan.

Diperkirakan 6.800 etnis Yazidi lainnya diculik dalam aksi brutal ISIS, dengan sepertiga masih hilang, dalam survei yang diterbitkan di jurnal mingguan PLOS Medicine.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Fakta Mencengangkan di Balik Brace Erling Haaland Saat Norwegia Hajar Irak 4-1

Fakta Mencengangkan di Balik Brace Erling Haaland Saat Norwegia Hajar Irak 4-1

Bola | Rabu, 17 Juni 2026 | 11:18 WIB

Hasil Piala Dunia 2026: Erling Haaland Cetak Brace, Irak Jadi Wakil Asia yang Pertama Kali Kalah

Hasil Piala Dunia 2026: Erling Haaland Cetak Brace, Irak Jadi Wakil Asia yang Pertama Kali Kalah

Bola | Rabu, 17 Juni 2026 | 07:03 WIB

Erling Haaland Langsung Jadi Starter saat Norwegia Hadapi Irak di Piala Dunia 2026

Erling Haaland Langsung Jadi Starter saat Norwegia Hadapi Irak di Piala Dunia 2026

Bola | Rabu, 17 Juni 2026 | 04:54 WIB

Hadapi Irak, Pelatih Norwegia: Erling Haaland Senjata Mematikan

Hadapi Irak, Pelatih Norwegia: Erling Haaland Senjata Mematikan

Bola | Selasa, 16 Juni 2026 | 20:38 WIB

Pelatih Norwegia: Semoga Erling Haaland Kasih Dampak Besar Hadapi Irak

Pelatih Norwegia: Semoga Erling Haaland Kasih Dampak Besar Hadapi Irak

Bola | Selasa, 16 Juni 2026 | 15:59 WIB

Prediksi Susunan Pemain Irak vs Norwegia di Piala Dunia 2026

Prediksi Susunan Pemain Irak vs Norwegia di Piala Dunia 2026

Bola | Selasa, 16 Juni 2026 | 15:42 WIB

Prediksi Skor Irak vs Norwegia di Piala Dunia 2026: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik

Prediksi Skor Irak vs Norwegia di Piala Dunia 2026: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik

Bola | Selasa, 16 Juni 2026 | 15:09 WIB

Menanti Debut Erling Haaland dan Odegaard di Piala Dunia 2026, Norwegia Bidik Tiga Poin Lawan Irak

Menanti Debut Erling Haaland dan Odegaard di Piala Dunia 2026, Norwegia Bidik Tiga Poin Lawan Irak

Bola | Selasa, 16 Juni 2026 | 14:13 WIB

Martin Odegaard Pastikan Kondisinya Fit Jelang Lawan Irak di Piala Dunia 2026

Martin Odegaard Pastikan Kondisinya Fit Jelang Lawan Irak di Piala Dunia 2026

Bola | Senin, 15 Juni 2026 | 06:09 WIB

Siap Nikmati Momen, Pemain Irak Tak Ingin Terbebani di Piala Dunia 2026

Siap Nikmati Momen, Pemain Irak Tak Ingin Terbebani di Piala Dunia 2026

Bola | Kamis, 11 Juni 2026 | 21:03 WIB

Terkini

Benarkah Demo Mahasiswa Ditunggangi? Ini Alasan Mengapa PDIP Dicurigai

Benarkah Demo Mahasiswa Ditunggangi? Ini Alasan Mengapa PDIP Dicurigai

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 21:40 WIB

Wamensos Apresiasi Dukungan ESQ Group untuk Pendidikan dan Karier Siswa Sekolah Rakyat

Wamensos Apresiasi Dukungan ESQ Group untuk Pendidikan dan Karier Siswa Sekolah Rakyat

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 21:09 WIB

Sekolah Rakyat Ubah Jalan Hidup Aldo, Mantan Tukang Las Kini Punya Impian ke Negeri Sakura

Sekolah Rakyat Ubah Jalan Hidup Aldo, Mantan Tukang Las Kini Punya Impian ke Negeri Sakura

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 21:01 WIB

Bupati Kediri Apresiasi Capaian Siswa Sekolah Rakyat dalam Open House 2026

Bupati Kediri Apresiasi Capaian Siswa Sekolah Rakyat dalam Open House 2026

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 20:50 WIB

Rano Karno Janji Tuntaskan Banjir Abadi Joglo: Jalan Ambles Aja Kita Perbaiki

Rano Karno Janji Tuntaskan Banjir Abadi Joglo: Jalan Ambles Aja Kita Perbaiki

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 20:00 WIB

Washington D.C. Kalah, Jakarta Masuk Peringkat 53 Kota Terbaik Dunia

Washington D.C. Kalah, Jakarta Masuk Peringkat 53 Kota Terbaik Dunia

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 19:10 WIB

Gaya Dasco Hadapi Aksi Mahasiswa Dipuji, Peneliti: Dobrak Eksklusivitas Senayan

Gaya Dasco Hadapi Aksi Mahasiswa Dipuji, Peneliti: Dobrak Eksklusivitas Senayan

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 18:55 WIB

Polisi Tangkap 4 Terduga Pelaku Terkait Tewasnya Dua Pria di Saluran Air Bekasi

Polisi Tangkap 4 Terduga Pelaku Terkait Tewasnya Dua Pria di Saluran Air Bekasi

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 18:34 WIB

Rano Karno Ajak Generasi Muda Rawat Sejarah dan Hidupkan Nilai Kebudayaan Bangsa

Rano Karno Ajak Generasi Muda Rawat Sejarah dan Hidupkan Nilai Kebudayaan Bangsa

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 18:30 WIB

Rano Karno: Indonesia Saat Ini Butuh Keberanian Bung Karno

Rano Karno: Indonesia Saat Ini Butuh Keberanian Bung Karno

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 17:39 WIB