Jokowi: Tiru Swedia dan Finlandia dalam Pengelolaan Hutan

Pebriansyah Ariefana, Erick Tanjung

Rabu, 02 Agustus 2017 | 11:34 WIB
Jokowi: Tiru Swedia dan Finlandia dalam Pengelolaan Hutan
Presiden Joko Widodo dalam sambutan Peringatan Hari Lingkungan Hidup dan Peresmian Landmark Hutan Indonesia di gedung Manggala Wana Bhakti, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Jakarta Pusat, Rabu (2/8/2017). (suara.com/Erick Tanjung)

Suara.com - Presiden Joko Widodo berpesan kepada semua kepala daerah dan pemangku kepentingan agar mengenai strategi besar dalam pembangunan hutan yang punya dimensi ekonomi dan lingkungan.

Dia meminta harus ada koreksi besar dalam pemanfaatan dan pengelolaan hutan yang lebih baik dan tak merusak lingkungan.

‎"Mestinya ada corrective action agar ada sebuah terobosan yang harus kita lakukan sehingga pengelolaan hutan kita lebih baik, jangan kita berpikir rutinitas, jangan kita berpikir linear, monoton. Sehingga dalam sekian tahun ini, mohon maaf pengelolaan hutan kita berada dalam posisi yang monoton, rutinitas, tidak ada pembaharuan di sini," kata Jokowi dalam sambutan Peringatan Hari Lingkungan Hidup dan Peresmian Landmark Hutan Indonesia di gedung Manggala Wana Bhakti, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Jakarta Pusat, Rabu (2/8/2017).

Untuk pengelolaan hutan, Jokowi meminta para kepala daerah dan jajaran instansi terkai untuk mencontoh Swedia dan Firlandia. Menurutnya kedua negara itu 70-80 persen ekonominya berjalan dari pengelolaan hutan secara baik.

"Tidak usah sulit-sulit, copy saja itu (Swedia dan Firlandia), disesuaikan dengan kondisi hutan negara kita. Tapi pengelolaan hutan beratus tahun baik jadi sample/contoh, kirim dari Kementerian LHK untuk melihat bagaimana pengelolaan hutan berjalan bersama-sama ekonominya," ujar dia.

‎Maka dari itu, Jokowi mengingatkan agar jangan ada lagi program-program yang berorientasi proyek. Dia meminta program berorientasi proyek pada pengelolaan hutan harus distop.

"Sudah hentikan itu (program berorientasi proyek). Sudah terlalu lama kita kerja berorientasi proyek, kita blak-blakan saja, kalau satu persatu nanti lama‎. Dibutuhkan jiwa-jiwa mulia para rimabawan dengan etos kerja yang baik, sehingga mana yang dilindungi, mana konsesi, mana untuk hutan sosial betul-betul jelas," terang dia.

Mantan Gubernur DKI Jakarta ini menegaskan, lahan hutan yang menjadi taman nasional harus dilindungi dengan baik. Jangan ada lagi diberikan izin kepada pihak swasta atau korporasi untuk mengekploitasi.

"‎Yang namanya taman nasional perlu dilindungi dengan baik, jangan sedikit-sedikit digerogoti, tau-tau ratusan, ribuan hektar kita biarkan. Jangan terus-terusan seperti itu, nanti dalam forum tertutup akan saya buka semuanya, kalau pengen saya buka. Saya kan di dalam, saya mengerti betul.‎ Harus ada corrective action, baik perizinan, jangan asal orang datang diberi, orang datang diberi, sudah itu stop. Saya ingatkan itu stop," tegas dia.

baca juga

Selain itu Jokowi kembali mengingatkan mengenai koreksi besar-besaran mengenai lahan gambut. Dia meminta moratorium lahan gambut harus betul-betul dilihat detai di lapangan.

"Hasil sudah kelihatan, tapi saya ingin konkrit, hasil yang besar dan menjaga hutan-hutan primer kita. Jangan sampai hutan tidak memberikan apa-apa untuk rakyat. Kenapa Swedia dan Firlandia, hutan bisa memakmurkan rakyatnya? kenapa?" kata Jokowi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jokowi: Kita Buka dengan Tasbih, Tahlil, Tahmid dan Takbir

Jokowi: Kita Buka dengan Tasbih, Tahlil, Tahmid dan Takbir

News | Selasa, 01 Agustus 2017 | 21:11 WIB

Dari KH Ma'ruf hingga KH Maimoen Hadiri Zikir Kebangsaan

Dari KH Ma'ruf hingga KH Maimoen Hadiri Zikir Kebangsaan

News | Selasa, 01 Agustus 2017 | 20:50 WIB

Jokowi Gelar Zikir Kebangsaan, Berawal Marak Demo Atas Nama Agama

Jokowi Gelar Zikir Kebangsaan, Berawal Marak Demo Atas Nama Agama

News | Selasa, 01 Agustus 2017 | 19:36 WIB

Rapat Evaluasi Tingkat Komponen Dalam Negeri

Rapat Evaluasi Tingkat Komponen Dalam Negeri

Foto | Selasa, 01 Agustus 2017 | 18:45 WIB

Unggah Vlog Progres Tol Pekanbaru-Dumai, Jokowi: Insya Allah 2019

Unggah Vlog Progres Tol Pekanbaru-Dumai, Jokowi: Insya Allah 2019

News | Selasa, 01 Agustus 2017 | 15:08 WIB

Jokowi Ingin Pengusutan Kasus Novel Baswedan Maju

Jokowi Ingin Pengusutan Kasus Novel Baswedan Maju

News | Selasa, 01 Agustus 2017 | 11:56 WIB

Presiden Jokowi Canangkan Kampanye Imunisasi MR Hari Ini

Presiden Jokowi Canangkan Kampanye Imunisasi MR Hari Ini

News | Selasa, 01 Agustus 2017 | 09:08 WIB

Inilah Faktor-faktor Yang Bisa Bikin Jokowi Kalah di Pilpres 2019

Inilah Faktor-faktor Yang Bisa Bikin Jokowi Kalah di Pilpres 2019

News | Senin, 31 Juli 2017 | 15:30 WIB

Fadli Zon: Hidup di Era Jokowi Makin Susah

Fadli Zon: Hidup di Era Jokowi Makin Susah

News | Senin, 31 Juli 2017 | 15:23 WIB

Terkini

Dari Selera Hingga Nutrisi, Riset Ilmiah IPB Siapkan Standardisasi Baru Makanan Kucing

Dari Selera Hingga Nutrisi, Riset Ilmiah IPB Siapkan Standardisasi Baru Makanan Kucing

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 22:01 WIB

Bamsoet jadi Wantimpres, Bahlil Singgung PAW Anggota DPR

Bamsoet jadi Wantimpres, Bahlil Singgung PAW Anggota DPR

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:55 WIB

Anggota Wantimpres Siap Beri Masukan ke Prabowo: Agar Lebih Terarah dan Terukur

Anggota Wantimpres Siap Beri Masukan ke Prabowo: Agar Lebih Terarah dan Terukur

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:42 WIB

Ariawan Titip Pesan ke KWP 2026-2028: Jangan Pecah, Tetap Kompak dan Solid

Ariawan Titip Pesan ke KWP 2026-2028: Jangan Pecah, Tetap Kompak dan Solid

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:27 WIB

Memelihara Ikan Hias Tak Cuma untuk Penghobi, Bisa Jadi Aktivitas Seru Bareng Keluarga

Memelihara Ikan Hias Tak Cuma untuk Penghobi, Bisa Jadi Aktivitas Seru Bareng Keluarga

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:23 WIB

Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan

Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:15 WIB

KWP Punya Nahkoda Baru, Ariawan: Jaga Kekompakan dan Solidaritas!

KWP Punya Nahkoda Baru, Ariawan: Jaga Kekompakan dan Solidaritas!

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:08 WIB

Review The Early Spring: Pahit Manisnya Dunia Kerja Korporat!

Review The Early Spring: Pahit Manisnya Dunia Kerja Korporat!

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:00 WIB

7 Pekan Pascagempa Nagekeo, Warga Masih Butuh Bantuan dan Pendampingan Psikososial

7 Pekan Pascagempa Nagekeo, Warga Masih Butuh Bantuan dan Pendampingan Psikososial

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 20:55 WIB

Asap TPA Jatibarang Membahayakan, Kualitas Udara Radius 2 Km Tak Layak

Asap TPA Jatibarang Membahayakan, Kualitas Udara Radius 2 Km Tak Layak

Jawa Tengah | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 20:43 WIB

×