Warga Papua Tewas Ditembak Brimob, Polisi Klaim Itu Peluru Karet

Pebriansyah Ariefana | Suara.com

Rabu, 02 Agustus 2017 | 14:13 WIB
Warga Papua Tewas Ditembak Brimob, Polisi Klaim Itu Peluru Karet
Ilustrasi penembakan dengan pistol. (Shutterstock)

Suara.com - Kepolisian Daerah Papua mengklaim penembakan anggota Brimob ke tujuh warga Papua di Kabupaten Deiyai menggunakan peluru karet. Namun penembakan itu menyebabkan 1 orang tewas.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Papua, Kombes Pol AM Kamal menjelaskan kasus penembakan itu berawa dari penyerangan masyarakat setempat di Camp PT Putra Dewa Paniai yang sedang melakukan proyek pembangunan Jembatan Oneibo, Kampung Bomou, Distrik Tigi, Kabupaten Deiyai.

Aksi warga itu dilakukan sekitar pukul 14.30 WIT pada 1 Agustus 2017. Kata dia, ada masyarakat yang diduga melakukan penganiayaan terhadap karyawan PT Putra Dewa Paniai.

Kejadian penyerangan berawal di saat sejumlah karyawan perusahaan sedang makan siang. Lalu, datang seorang masyarakat yang berprofesi sebagai guru yang meminta tolong kepada Kepala Tukang, atas nama Yohanis Randa untuk mengantar orang sakit.

Namun, Yohanis Randa menyampaikan permintaan maaf sebelumnya, bahwa ia tidak berani mengantar orang sakit itu, karena kondisinya sudah sekarat. Lalu, guru yang minta tolong kepada karyawan kamp pun memahami alasan Yohanis Randa.

Namun, selang waktu 15 menit, datang seorang pemuda melaporkan ke Kepala tukang bahwa karyawan kamp diminta untuk sementara tidak melakukan aktifitasnya, karena masyarakat sedang berduka.

Tiba-tiba, sejumlah masyarakat langsung menyerang camp PT. Putra Dewa Paniai dan melakukan pemukulan terhadap karyawan. Di saat itu pula, Site Manager PT. Putra Dewa Paniai, atas nama Aldi melaporkan kejadian penyerangan ke anggota Brimob BKO Polsek Tigi.

Atas kejadian itu, Danton Brimob BKO Polsek Tigi, Iptu Aslam Djafar datang melapor ke Polsek Tigi, untuk minta perbantuan anggota, karena kekurangan personil.

Maka, sebanyak 9 anggota Brimob yang dipimpin Kapolsek Tigi Iptu H. M. Raini dan Danton Brimob Iptu Aslam Djafar mendatangi lokasi kejadian dan bernegosiasi dengan masyarakat.

“Namun, lagi-lagi, masyarakat melakukan penyerangan kepada aparat keamanan dengan menggunakan batu dan panah, sehingga aparat keamanan mengeluarkan tembakan peringatan dengan peluru karet,” kata Kamal seperi dilansir KabarPapua, Rabu (2/8/2017).

Dari kejadian itu, mobil patroli Polsek Tigi pecah kaca belakang dan 4 warga terkena peluru karet.

"Masyarakat yang terkena peluru karet masih dirawat di RS Deiyai," ujarnya.

Rencananya, hari ini, Forkopinda Deiyai akan melaksanakan pertemuan dengan tokoh masyarakat dan masyarakat Kampung Oneibo, guna menyelesaikan masalah itu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Korban Tewas Penembakan Brimob Papua Bernama Yulius Pigai

Korban Tewas Penembakan Brimob Papua Bernama Yulius Pigai

News | Rabu, 02 Agustus 2017 | 10:54 WIB

Sipil Ditembak Polisi, Dewan Adat Papua: Tarik Brimob dari Deiyai

Sipil Ditembak Polisi, Dewan Adat Papua: Tarik Brimob dari Deiyai

News | Rabu, 02 Agustus 2017 | 10:38 WIB

Polda Papua Selidiki Penembakan Brimob ke Warga Sipil di Tigi

Polda Papua Selidiki Penembakan Brimob ke Warga Sipil di Tigi

News | Rabu, 02 Agustus 2017 | 10:24 WIB

Perang Antar Pendukung Cabub, Kegiatan Sekolah di Mulia Lumpuh

Perang Antar Pendukung Cabub, Kegiatan Sekolah di Mulia Lumpuh

News | Senin, 31 Juli 2017 | 11:28 WIB

Perang Pendukung Calon Kepala Daerah di Papua, 7 Orang Luka Parah

Perang Pendukung Calon Kepala Daerah di Papua, 7 Orang Luka Parah

News | Minggu, 30 Juli 2017 | 11:49 WIB

Kementerian PUPR Bangun Infrastruktur Strategis di Papua Barat

Kementerian PUPR Bangun Infrastruktur Strategis di Papua Barat

News | Sabtu, 22 Juli 2017 | 00:01 WIB

Kementerian PUPR Bangun Infrastruktur Strategis di Papua Barat

Kementerian PUPR Bangun Infrastruktur Strategis di Papua Barat

Bisnis | Jum'at, 21 Juli 2017 | 02:00 WIB

Jokowi: Pembangunan Infrastruktur Di Papua Barat Harus Dipercepat

Jokowi: Pembangunan Infrastruktur Di Papua Barat Harus Dipercepat

Bisnis | Rabu, 19 Juli 2017 | 22:11 WIB

Jokowi Minta Pemprov Papua Manfaatkan Potensi Alam

Jokowi Minta Pemprov Papua Manfaatkan Potensi Alam

Bisnis | Rabu, 19 Juli 2017 | 22:02 WIB

Terkini

Ahmad Rizal Ramdhani, Dari Korps Zeni Menuju Penguatan Ketahanan Pangan Nasional

Ahmad Rizal Ramdhani, Dari Korps Zeni Menuju Penguatan Ketahanan Pangan Nasional

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 20:46 WIB

Diplomasi Dudung Abdurachman dengan Dubes Saudi: Ada Undangan Resmi untuk Prabowo Haji Tahun 2027

Diplomasi Dudung Abdurachman dengan Dubes Saudi: Ada Undangan Resmi untuk Prabowo Haji Tahun 2027

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 20:46 WIB

Senyum-senyum Donald Trump Tiba di Beijing Disambut Nyanyian 300 Remaja China

Senyum-senyum Donald Trump Tiba di Beijing Disambut Nyanyian 300 Remaja China

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 20:38 WIB

Main Game dan Merokok saat Rapat, Anggota DPRD Jember Achmad Syahri Bisa Dipidana 1 Tahun Penjara

Main Game dan Merokok saat Rapat, Anggota DPRD Jember Achmad Syahri Bisa Dipidana 1 Tahun Penjara

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 20:30 WIB

Curhat Nadiem Usai Dituntut 18 Tahun: Saya Patah Hati karena Sangat Cinta Negara Ini

Curhat Nadiem Usai Dituntut 18 Tahun: Saya Patah Hati karena Sangat Cinta Negara Ini

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 20:19 WIB

Biar Nggak Merasa Ketipu, Ini Alasan Hukum Kenapa Kuota Internet Kamu Hangus Saat Masa Aktif Habis

Biar Nggak Merasa Ketipu, Ini Alasan Hukum Kenapa Kuota Internet Kamu Hangus Saat Masa Aktif Habis

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 19:45 WIB

Bukan 18 Tahun, Nadiem Makarim Bongkar Hitungan Jaksa: Total Saya Dituntut 27 Tahun Penjara!

Bukan 18 Tahun, Nadiem Makarim Bongkar Hitungan Jaksa: Total Saya Dituntut 27 Tahun Penjara!

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 19:35 WIB

Prabowo Bangga, Gaji Hakim RI Naik 280 Persen dan Kini di Atas Malaysia

Prabowo Bangga, Gaji Hakim RI Naik 280 Persen dan Kini di Atas Malaysia

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 19:28 WIB

Prabowo Tantang Satgas PKH: Takut Bandit atau Berani Bela Rakyat?

Prabowo Tantang Satgas PKH: Takut Bandit atau Berani Bela Rakyat?

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 19:18 WIB

Budisatrio Djiwandono Siap Hadirkan Para Dubes untuk Simak Sinergi Karang Taruna - Sekolah Rakyat

Budisatrio Djiwandono Siap Hadirkan Para Dubes untuk Simak Sinergi Karang Taruna - Sekolah Rakyat

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 19:15 WIB